<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog &#187; twitter</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/tag/twitter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 11:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Cara membuat karyawan Anda berhenti membuang waktu di Facebook</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 05:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Cukup lama rasanya sejak saya menuliskan sesuatu di Blog ini  
Ya, memang alhamdulillah belakangan ini saya agak sibuk. Selain dari undangan berbagai macam universitas dan komunitas untuk berbicara, kantor juga sedang banyak menerima pekerjaan. Alhamdulillah&#8230;
Apa yang tidak akan kita lakukan untuk dapat memiliki waktu lebih dari 24 jam dalam sehari? Jika Anda sama seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-992" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/waste/"><img class="alignleft size-full wp-image-992" title="waste" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/waste.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=240&amp;h=161&amp;hash=694648a0e13d0f03b6f077bcd734baca" alt="waste" /></a>Cukup lama rasanya sejak saya menuliskan sesuatu di Blog ini <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya, memang alhamdulillah belakangan ini saya <a href="http://fauzan.dhezign.com/967/dhezign/foto-dokumentasi-workshop-teknik-freelancing/">agak sibuk</a>. Selain dari <a href="http://fauzan.dhezign.com/949/bisnis/menumbuhkan-entrepreneurship-di-palembang/">undangan</a> berbagai macam <a href="http://fauzan.dhezign.com/940/bisnis/mengajak-mahasiswa-ui-berwirausaha/">universitas</a> dan <a href="http://fauzan.dhezign.com/930/bisnis/dari-bancakan-2-0-getting-the-business-spotlight/">komunitas</a> untuk berbicara, kantor juga sedang banyak menerima pekerjaan. Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>Apa yang tidak akan kita lakukan untuk dapat memiliki waktu lebih dari 24 jam dalam sehari? Jika Anda sama seperti saya, Anda akan sangat menyadari pentingnya waktu dan benar benar berharap memiliki waktu yang lebih banyak dalam sehari.</p>
<p>Nggak jauh dari bahasan tentang waktu, kali ini saya akan sedikit mengulas tentang tips bagaimana dapat membuat karyawan Anda berhenti <em><a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/facebook/">Facebook</a>an </em>di jam kerja.</p>
<p>Nah, pertama-tama saya pada dasarnya akan mengaku bahwa saya<span id="more-988"></span> bukanlah orang yang mudah berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Bagi anda yang mengenal saya belakangan ini, tentu hal ini sulit sekali di percaya. Well&#8230; tapi itulah kenyataannya <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Coba tanya teman teman SMA dan Kuliah saya kalo nggak percaya. Liat juga hasil test di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://aburamza.mypersonality.info" target="_top"><img class="aligncenter" src="http://badges.mypersonality.info/badge/0/4/41129.png" border="0" alt="Click to view my Personality Profile page" /></a></p>
<p>Apa hubungannya dengan personality saya yang introvert? Banyak sekali! Salah satunya adalah karena dengan menjadi seorang introvert yang extrovert (bingung kan&#8230;. hehe) saya bisa melihat dan merasakan kenikmatan yang didapat dari seseorang yang suka bergaul, dari kacamata orang yang tidak suka bergaul.</p>
<p>Kalo paragraf di atas membuat anda bingung, anda bisa lupakan dulu untuk sekarang. Silahkan lanjutkan membaca.</p>
<p>Bukan menjadi rahasia lagi bahwa Facebook, <a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/twitter/" target="_blank">Twitter</a>, dan aplikasi <a href="http://rumahdot.com/tag/social-media/">social media</a> lainnya memang membuat banyak di antara kita menjadi tidak efisien. Dengan kata lain, banyak membuang waktu disana. Selain berakibat buruk bagi diri kita, Hal ini juga berakibat buruk bagi orang lain (boss atau institusi tempat anda bekerja biasanya).</p>
<p><a rel="attachment wp-att-993" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/images-3/"><img class="size-full wp-image-993 alignleft" title="Social Media Training" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/images.jpeg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=176&amp;h=176&amp;hash=42aa2e94b683db682ea12233437d6f5b" alt="Social Media Training" /></a>Anyway, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan. Dari beberapa <a title="web konsultan jakarta, indonesia web development, social media training" href="http://www.dhezign.com/services.php">social media training</a> yang saya berikan pada perusahaan klien saya, kebanyakan mengambil pendekatan jalan pintas dengan cara melarang dan membatasi akses karyawan mereka ke social media.</p>
<p>Jika anda ingat, cara ini juga dilakukan oleh pemerintahan kita. Dan di Surabaya, peningkatan kinerja yang cukup signifikan telah dicatat sebagai hasil dari pembatasan penggunaan social media ini.</p>
<p>Ok. Permasalahan utamanya adalah, menghambat orang untuk menggunakan social media hanya merupakan solusi sementara. Jika perusahaan anda termasuk yang sedang mengalami dilema ini saat ini (karyawan tidak efektif kerjaannya karena banyak main facebook dll), maka anda perlu mengingat bahwa membatasi hanya solusi yang bersifat sementara.</p>
<p>Kenapa? Karena cepat atau lambat mereka akan menemukan cara mereka masing masing untuk mengakses social media, <strong>tanpa sepengetahuan anda </strong>pastinya.</p>
<h2>Facebook benar benar membuang waktu tim dan karyawan Anda!</h2>
<p>Menurut sebuah penelitian yang dituliskan oleh <a href="http://blogs.reuters.com/mediafile/2009/07/13/shock-offices-lose-productivity-to-facebook-study/" target="_blank">reuters</a>:</p>
<ul>
<li>dua dari tiga pengguna facebook mengakses facebook dari kantor</li>
<li>mereka menghabiskan rata rata 15 menit sehari</li>
<li>87% dari mereka tidak bisa mendefinisikan tujuan bisnis yang jelas dari penggunaan facebook</li>
<li>6% dari mereka juga tidak pernah menggunakan facebook ditempat lain. Artinya, 6 dari 100 orang mengisi profil dan membangun keberadaannya di facebook pada jam kerja mereka</li>
</ul>
<p>Selain dari penelitian di atas, sebuah <a href="http://www.smh.com.au/news/technology/facebook-labelled-a-5b-waste-of-time/2007/08/19/1187462087940.html" target="_blank">penelitian yang dilakukan oleh Richard Cullen</a> dari SurfControl, sebuah perusahaan internet filtering mengestimasikan bahwa inefisiensi ini membuat perusahaan di Australia menghabiskan sekitar USD 5 milliar per tahunnya.</p>
<p>Bukan angka yang kecil tentu saja.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-994" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/engagement-300x300/"><img class="size-full wp-image-994 aligncenter" title="engagement-300x300" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/engagement-300x300.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=300&amp;hash=8ff00e50644f2c772673e3e27ebedec1" alt="engagement-300x300" /></a></p>
<h2>Mengakses social media ternyata meningkatkan produktivitas!</h2>
<p>Sementara di sisi lain, <a href="http://blogs.bnet.com/harvard/?p=2946" target="_blank">penelitian lainnya</a> yang dilakukan oleh universitas Melbourne membuktikan bahwa <strong>mereka yang menggunakan facebook (dan mengakses social media) ternyata 9% lebih produktif</strong> dibandingkan mereka yang tidak.</p>
<p>Bagaimana bisa? Logikanya adalah karena waktu istirahat sejenak dari pekerjaan meningkatkan fokus dan menyegarkan pikiran.</p>
<p>Tentu saja, peningkatan produktivitas tersebut berakhir jika penggunaan internet untuk keperluan pribadi atau social media pada jam kerja melebihi 20%.</p>
<p>Nah, Anda lihat korelasinya?</p>
<p>Mengajarkan pada karyawan dan tim Anda bagaimana cara menggunakan social media dengan benar bisa memberikan benefit yang luar biasa untuk bisnis dan perusahaan Anda.</p>
<p>Jika Anda berhenti pada tindakan memberikan peraturan yang membatasi untuk penggunaan social media, tanpa memberikan knowledge dan pendidikan untuk karyawan dan tim Anda maka bersiaplah untuk mengalami penurunan produktivitas.</p>
<p>Penting sekali mengajarkan pada tim dan karyawan Anda untuk dapat menggunakan internet, utamanya social media secara tepat.</p>
<p>Sebuah contoh sederhana yang jelas terbukti adalah bagaimana <a href="http://zappos.com" target="_blank">Zappos</a> membiarkan seluruh karyawannya menggunakan social media. Dalam contoh ini, kebijakan Zappos (social media strategy) adalah membuat nama Zappos semakin sering didengar dan semakin sering disebut. Hal yang tidak asing lagi bagi digital agency yang melakukan pencatatan brand mentioning.</p>
<p>Bagaimana cara Zappos melakukannya? Karyawan mereka sekedar mengupdate statusnya di twitter. Misalnya, saat pagi hari akan menuju tempat kerja, mereka akan mengupdate, &#8220;Going to Zappos right now. I am FIRED up today <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8221;.</p>
<p>Perusahaan yang berbeda memiliki policy berbeda. Tentu saja hal yang sama juga seharusnya dilakukan pada bisnis dan perusahaan Anda.</p>
<h2>Kondisi ini akan semakin &#8216;parah&#8217;</h2>
<p>Saya yakin anda sadar bahwa semakin lama, usia produktif akan dipenuhi oleh generasi muda yang notabene sangat adaptif dan sudah terbiasa menggunakan Facebook (dan social media lainnya).</p>
<p>Permasalahan utamanya adalah jika Anda belum sadar dan berharap bahwa euforia facebook akan berakhir dan menurun dengan sendirinya. Sambil berharap karyawan dan tim Anda akhirnya berhenti membuang waktu disana.</p>
<p>Jika memang benar harapan Anda seperti itu, bersiaplah benar benar kecewa. Karena apa yang Anda impikan tidak akan terjadi.</p>
<p>Di Inggris, <a href="http://www.hrmagazine.co.uk/news/1007676/New-research-counters-claims-employees-waste-time-personal-social-networking-sites-work/" target="_blank">20% kaum muda mencari kerja lewat website social network</a>. 15% di antaranya telah menemukan pekerjaan lewat website social network. Dan angka ini akan terus bertambah.</p>
<p>Bayangkan bagaimana dengan Indonesia! Ada lebih dari 25 juta akun terdaftar di Facebook yang berasal dari Indonesia. Indonesia adalah negara penghasil tweet ketiga terbesar di dunia! Jelas-jelas Indonesia adalah negara yang sangat reseptif terhadap social media.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-995" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/i-need-socialmedia-training/"><img class="size-full wp-image-995 aligncenter" title="I-Need-SocialMedia-Training" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/I-Need-SocialMedia-Training.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=258&amp;h=258&amp;hash=a1798390da93a19dcc122482b004c33b" alt="I-Need-SocialMedia-Training" /></a>Jadi jika Anda dan perusahaan Anda tidak mulai dari sekarang menentukan social media policy dan memberikan training serta pemahaman tentang bagaimana memanfaatkan social media secara efektif di jam kerja, bersiaplah untuk menghadapi penurunan kinerja yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>Anda bisa menghubungi saya atau <a title="web konsultan jakarta, indonesia web development, social media training" href="http://www.dhezign.com">DheZign.com</a> mengenai edukasi dan training yang bisa kami lakukan untuk karyawan dan tim Anda.</p>
<p>Jangan lupa Anda bisa juga tuliskan pengalaman atau pendapat Anda dengan cara berkomentar di sini <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>image is courtesy of <a href="http://www.flickr.com/photos/grahambones/2168343862/">Grahambones</a>, siliconbeachtraining.co.uk, closingbigger.net, realfresh.tv<a href="http://www.flickr.com/photos/grahambones/2168343862/"><br />
</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Starting &amp; Developing Your Online Presence</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/945/entrepreneurship/starting-developing-your-online-presence/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/945/entrepreneurship/starting-developing-your-online-presence/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 10:22:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[branding]]></category>
		<category><![CDATA[business]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[TDA]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[
Mau tak mau, cepat atau lambat dunia online akan menjangkiti banyak hal. Meski masih berpegang pada aspek offline, dunia bisnis sudah memperhitungkan aspek online. 
Pada Sabtu, 5 Juni 2010, komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan menggelar pelatihan strategi bisnis online untuk para anggotanya di Plaza Aminta, Jakarta. Pelatihan tersebut dibawakan oleh Brian Arfi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><img class="alignleft size-medium wp-image-946" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/06/presentasi-WMM09-jatim2-300x200.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=200&amp;hash=d4e8b884589e4f346aae081eca2da94a" alt="Brian Arfi" /></p>
<p><strong>Mau tak mau, cepat atau lambat dunia online akan menjangkiti banyak hal. Meski masih berpegang pada aspek offline, dunia bisnis sudah memperhitungkan aspek online. </strong></p></blockquote>
<p>Pada Sabtu, 5 Juni 2010, komunitas bisnis <a href="http://mastermindjaksel.com/">Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Selatan </a>menggelar pelatihan strategi bisnis online untuk para anggotanya di Plaza Aminta, Jakarta. Pelatihan tersebut dibawakan oleh Brian Arfi, pemenang Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 yang sudah lama menggeluti bisnis online.</p>
<p>Menurut Sonny B Sofjan, Divisi Bisnis TDA Jakarta Selatan, pelatihan ini diadakan untuk yang baru mau dan sudah terjun ke online. Untuk yang baru mau terjun, bisa lebih tahu apa alasan pakai facebook, twitter, blog misalnya. Bagi yang sudah terjun, pelatihan ini sebagai ajang evaluasi dan penajaman strategi bisnis yang sudah dilakukan selama ini.</p>
<p>Brian memberikan alasan mengapa kehadiran di online itu penting. Hal itu terkait dengan aksesibilitas. Jika kita ada di dunia online, kita akan lebih mudah diakses dan mengakses orang lain. Sekarang ini, seringkali orang mencari informasi tentang suatu hal cukup mengetikkan kata kunci tertentu pada mesin pencari. Nah, jika Anda ada di wilayah online, di website, facebook, twitter, blog, foursquare, ataupun forum, kesempatan Anda untuk ditemukan lebih besar.</p>
<p>Lalu apa manfaatnya bagi bisnis? Prinsip dasar branding adalah, semakin Anda banyak dikenal, akan semakin terbuka peluang untuk meningkatkan bisnis Anda. Dunia online memberi kesempatan Anda untuk mengenalkan diri Anda seluas-luasnya. <span id="more-945"></span></p>
<p>Beberapa langkah yang harus Anda lakukan ketika memasuki dunia online antara lain: memiliki reference website, baik untuk bisnis maupun personal. Jika masih awal, Brian menyarankan untuk memulai dengan membuat blog. Tapi jika sudah mulai banyak dikenal orang, Brian menganjurkan untuk membuat website personal.</p>
<p>Kemudian apa yang bisa dilakukan dengan facebook? Facebook bisa digunakan sebagai secondary reference. Selain itu, facebook juga bisa digunakan untuk menghimpun fans, mencari orang-orang yang bergerak dalam bidang yang sama, memata-matai saingan, serta bisa digunakan untuk menyampaikan pesan kepada orang-orang tertentu.</p>
<p>Sekarang ini juga ramai orang memakai twitter. Apa manfaat twitter? Twitter merupakan sumber informasi yang luar biasa dahsyat dan cepat. Banyak orang yang berbagi info melalui microblogging ini. Jika Anda memasuki lingkungan twitter, follow-lah orang yang tepat. Cari orang-orang yang tepat melalui google, temukan akunnya, dan follow mereka. Kemudian, jalin interaksi dengan mereka. Lupakan berapa follower Anda, fokus-lah pada belajar dan mendapatkan informasi. &#8220;Nah, saat sudah mulai dikenal dan follower meningkat, saatnya Anda narsis!&#8221;, kata Brian.</p>
<p>Untuk foursqure, Brian masih menganggapnya sesuatu untuk bersenang-senang saja. Sedangkan untuk forum, Brian menyarankan untuk menganalisa dulu apa fungsi forum tersebut, apakah bisa digunakan untuk branding atau tidak. Brian mewanti-wanti, ketika memasuki dunia online, usahakan tetap memperhatikan etika. Misalnya, janganlah menjadikan facebook sebagai alat spam dan hardselling.</p>
<p>Pada bagian penutup, Brian mengingatkan bahwa setiap tahapan dalam terjun ke dunia online itu berbeda, jadi strateginya juga beda. Lalui dengan sabar, jangan terburu-buru.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/945/entrepreneurship/starting-developing-your-online-presence/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Google buzz hanyalah trend sesaat?</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 05:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[google buzz]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[
&#8216;Noblesse Oblige&#8217;
Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.
Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton Eden of the East? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa Google [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-770" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/eden_of_the_east-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-770" title="eden_of_the_east" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/eden_of_the_east1-300x168.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=168&amp;hash=1ac2b7d24578aa3beaf5262e9a5aea4e" alt="eden_of_the_east" /></a><strong>&#8216;Noblesse Oblige&#8217;</strong></p>
<p>Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.</p>
<p>Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eden_of_the_East">Eden of the East</a>? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa <a href="http://buzz.google.com" target="_blank">Google buzz</a> sedikit banyak mirip dengan apa yang bisa dilakukan oleh project eden dalam film itu. Dan satu lagi, film di atas jelas <strong>bukan film porno</strong></p>
<p>Oiya, film itu merupakan anime (kartun) sepanjang 12 episode. Tapi obrolan tentang anime dan Eden of the East saya stop disini. Kita akan lanjut membicarakan tentang Google buzz.</p>
<p>Apakah anda sudah mencoba Google buzz? Jika belum, mungkin sudah saatnya anda mencoba. Tapi bagi anda yang sudah pernah mencoba, bagaimana pendapat anda? Terlalu mirip dengan twitter? Lebih asyik daripada twitter? Terlalu membuka privasi di depan orang lain?</p>
<p><a href="http://mashable.com/2010/02/12/google-buzz-twitter-reactions/" target="_blank">Mashable mengadakan polling</a> pada para pengguna twitter mengenai pendapat<span id="more-762"></span> mereka tentang Google buzz. Dan tidak mengejutkan, karena ternyata pendapatnya benar benar tersebar. Ada yang suka, menyambung hangat, penasaran, benci, bahkan nggak peduli dan tetap setia dengan twitter.</p>
<div id="attachment_781" class="wp-caption alignnone" style="width: 532px"><a rel="attachment wp-att-781" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/googlebuzz-twitter-stats/"><img class="size-full wp-image-781" title="googlebuzz-twitter stats" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/googlebuzz-twitter-stats.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=522&amp;h=293&amp;hash=7c8db19175275a3f5a527bac6abe56d6" alt="courtesy of mashable.com" /></a><p class="wp-caption-text">courtesy of mashable.com</p></div>
<p>Terlepas dari berbagai pendapat itu, ternyata penggunaan Google buzz meningkat tajam. Dan walaupun tersandung berbagai masalah seperti <a href="http://mashable.com/2010/02/13/google-buzz-changes/" target="_blank">privacy setting</a>, banyak pengguna terus berdatangan mencoba Google buzz.</p>
<p>Ok, nyatanya memang membahas secara spesifik tentang google buzz saja akan sangat menghabiskan waktu dan diskusi juga bisa menjadi sangat panjang. Tapi disini saya akan membahas lebih jauh tentang potensi tersembunyi dari Google buzz, yang tentu saja bisa jadi berhubungan sangat erat dengan bisnis anda.</p>
<p>Kami di dhezign biasa mengamati perkembangan dunia teknologi dan kemudian mencari tahu tentang efeknya pada dunia bisnis. Dan tebakan kami memang biasanya tidak jauh dari kenyataan, seperti yang terjadi pada Google Wave yang tidak begitu sukses.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-763" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz/"><img class="alignnone size-medium wp-image-763" title="google buzz" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-300x182.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=313&amp;hash=5ce1c018a21e98b90af74a965c9cb7e7" alt="google buzz" /></a></p>
<p>Rekan-rekan saya di twitter seperti <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/02/09/menjaga-kerahasiaan-pribadi-di-social-media/" target="_blank">@anakcerdas</a> dan <a href="http://kristiono-setyadi.net/2010/02/google-buzz-ancaman-terbaru-twitter-dan-facebook/" target="_blank">@ksetyadi</a> pesimis bahwa google buzz akan menjadi trend dan mampu bertahan menjadi salah satu social network yang digunakan secara aktif. Sementara mbak <a href="http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/berita-di-era-social-media-apa-yang-harus-dilakukan-reporter-dan-apa-yang-perlu-disadari-narasumber/" target="_blank">@iimfahima </a>berpendapat bahwa tidak ada yang mampu meramalkan dunia social network karena sangat cepat perkembangannya.</p>
<h2>Nah, apakah nasib Google buzz akan sama seperti wave?</h2>
<p>Menurut prediksi saya, sepertinya jawabannya adalah tidak. Karena apa yang anda ketahui dan gunakan saat ini hanyalah awal dari google buzz. Potensi terbesarnya bukanlah pada google buzz yang terintegrasi dengan email. Tapi pada <a href="http://www.google.com/intl/en/mobile/buzz/" target="_blank">google buzz versi mobile</a>.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-764" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz-mobile/"><img class="size-medium wp-image-764 alignleft" title="google buzz mobile" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-mobile-300x100.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=330&amp;h=110&amp;hash=5bbbcc651984f9e5d5b04d25f2df9b57" alt="google buzz mobile" /></a>Anda sebaiknya tahu bahwa google memang sudah merilis versi mobile untuk android dan iphone. Dan tentu saja pada platform lainnya dalam waktu dekat kemudian. Ini akan membawa efek yang luar biasa. Apalagi, jika anda tahu bahwa biasanya smartphone sudah dilengkapi dengan fasilitas GPS.</p>
<p>Dengan fasilitas GPS ini, google buzz dapat memisahkan buzz-buzz berdasarkan lokasi anda. Anda ingat dengan <a href="http://blog.koprol.com/2009/11/yahoo/" target="_blank">Koprol</a>? Location-based microblogging service buatan anak bangsa? Kira kira mirip dengan itulah. Tapi, sementara Koprol tidak memanfaatkan fungsi GPS, google buzz bisa jadi menggunakannya.</p>
<p>Apa perbedaannya? Di Koprol, anda harus &#8217;sign in&#8217; di sebuah tempat untuk dapat tahu apa yang terjadi dan aktivitas di tempat itu. Artinya, Koprol tidak secara otomatis mengetahui di daerah mana anda berada. Sementara jika menggunakan fitur GPS, google buzz bisa langsung mendeteksi dimana anda berada dan memberikan feed/buzz yang ada di sekeliling anda!</p>
<p>Ini artinya jika bisnis anda bergantung sangat besar pada kehadiran orang di sekeliling bisnis anda, seperti misalnya restoran, rumah makan, promo, event dadakan, atau lainnya, anda bisa (dan sudah seharusnya) memanfaatkan google buzz secara maksimal.</p>
<h2>Belum terjadi, tapi anda harus bersiap!</h2>
<p>Tentu saja, sedikit paparan di atas memang belum terjadi saat ini. Utamanya karena smartphone dengan GPS belum membudaya di Indonesia. Tapi bukan tidak mungkin dalam waktu satu tahun ke depan akan menjadi kenyataan.</p>
<p>Tapi, melihat pertumbuhan Facebook yang begitu luar biasa. Dan dengan lebih dari <a href="http://mashable.com/2010/02/04/facebook-400-million/" target="_blank">400 juta pengguna</a>, tidak ada yang meragukan Facebook sebagai social network terbesar di dunia. Sebagai perbandingannya, Gmail hanya memiliki <a href="http://mashable.com/2009/09/08/gmail-more-engaged/">36 juta unique visitor tahun lalu</a>. Artinya, orang yang menggunakan Gmail jumlahnya masih kalah jauh dibanding facebook.</p>
<p>Belum lagi, anda pasti sudah tahu bahwa facebook berencana <a href="http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/" target="_blank">meluncurkan layanan email</a>. Project Titan namanya.</p>
<p>Tapi ingat, walaupun <a href="http://rumahdot.com/web-business/google-sucks-at-social/">google tidak pernah berhasil sebelumnya dalam dunia social network</a>, google berupaya keras menanggulangi masalah itu. Contohnya dengan <a href="http://news.cnet.com/8301-1023_3-10446272-93.html" target="_blank">merekrut social media expert</a> baru-baru ini.</p>
<h2>Bisnis harus terus beradaptasi</h2>
<p>Terlepas dari itu semua, tidak merubah fakta bahwa anda (dan bisnis anda tentunya) harus terus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Utamanya apabila teknologi itu dapat mengubah peta persaingan bisnis anda nantinya.</p>
<p>Seharusnya, mereka yang bergerak di industri Franchise, Restoran dan Fast Moving Consumer Goods adalah yang paling mampu mendapatkan efek maksimal dari teknologi google buzz mobile di masa depan ini.</p>
<p>Mau tahu lebih banyak, atau sekedar berbincang dengan saya tentang ini atau pemanfaatan dunia internet untuk bisnis anda? Undang saya untuk ngobrol atau ngopi bareng dengan menghubungi saya via <a title="Web consultant indonesia" href="http://www.dhezign.com">email</a>, <a href="http://facebook.com/brianarfi" target="_blank">facebook</a>, atau <a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">twitter</a>.</p>
<p>Apakah anda punya pendapat lain? Apa saya melewatkan sesuatu? Silahkan Berbagi dan share disini komentar anda</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan social media dengan benar &#8211; Kenapa komunitas milist sulit untuk dipindah ke social network</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 12:01:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[tangandiatas]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti kenal dengan komunitas TDA. Komunitas bisnis dengan anggota lebih dari 10.000 orang ini adalah salah satu komunitas bisnis terdepan yang patut diperhitungkan di Indonesia.

Kegiatan awalnya dimulai dari milist. Kemudian berlanjut dengan mengadakan kopdar, event-event, dan training. Saat ini, TDA sudah memiliki website sendiri. Dan baru kemarin via milist, Pak Roni Yuzirman, salah satu founder, mengajak rekan rekan TDA untuk bersilaturahim lewat tangandiatas.ning.com

Apakah ini langkah yang tepat?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-786" href="http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/attachment/enquete-de-satisfaction/"><img class="alignnone size-full wp-image-786" title="Engaged?" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/engagedornot.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=523&amp;h=342&amp;hash=053cb65617ebc3e479e5bb6c087149af" alt="Engaged?" /></a></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu <a href="http://roniyuzirman.wordpress.com/2010/02/13/come-join-me-on-tda-business-community/" target="_blank">@roniyuzirman</a>, founder komunitas tangandiatas, mengajak secara terbuka milist TDA untuk bergabung ke <a href="http://tangandiatas.ning.com" target="_blank">tangandiatas.ning.com</a>.</p>
<p>Saya salut dengan pak Roni yang terus menerus memikirkan <a href="http://tangandiatas.com" target="_blank">komunitas TDA</a> ini dan tidak berhenti memberikan inovasi dan selalu berusaha memberikan yang terbaik.</p>
<p>Walaupun begitu, saya sebagai seseorang yang sedikit lebih berpengalaman di <a href="http://rumahdot.com/">dunia online</a> merasa sayang apabila niatan positif itu tidak diarahkan dengan maksimal.</p>
<p>Ibarat senjatanya sudah tajam, oke, dan sempurna, tapi pemanfaatannya salah sasaran.</p>
<p>Tidak, ini bukan kritik, tapi lebih ke arah masukan, dan mungkin sedikit &#8216;bawel&#8217; saya sebagai bukti kepedulian saya terhadap komunitas TDA <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Menurut saya seharusnya akan jauh lebih bagus apabila bukan di Ning social network<span id="more-778"></span> TDA ini dibuat.</p>
<p>Kenapa? karena ini akan membuat tangandiatas.com (yang sampai sekarang sepertinya underutilized) akan semakin turun fungsi dan kegunaannya. Akan lebih baik apabila mengembangkan aplikasi social networking internal di tangandiatas.com walaupun fakta membuktikan akan sulit untuk berkembang.</p>
<h2>Apa sebenarnya yang membuat social networking website itu sukses?</h2>
<p>Social networking, sama seperti handphone, email, fax, dan televisi. Kekuatannya ada di jumlah pengguna. Jadi akan sulit mengharapkan ada banyak orang yang berkumpul dan login di sebuah social network yang kebutuhannya/scope bahasannya spesifik. Itulah kenapa, jika jumlah penggunanya kecil akan sulit untuk berkembang dan punya momentum. Mirip sekali dengan <a href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat">kegagalan Google Wave</a>.</p>
<p>Karena sama seperti bentuk dasar social network awalnya yaitu forum online, social network sangat bergantung pada banyaknya jumlah pengguna dan keaktifan pengguna itu. Berbeda jauh dengan portal vertikal (yang membahas tema spesifik tertentu, seperti RumahDot yang <a title="web programming, web design, web business indonesia" href="http://rumahdot.com/">membahas tentang dunia web development, web design, dan web business</a>) atau blog atau milist.</p>
<h2>Topik Spesifik</h2>
<p>Portal vertikal, blog, dan milist memenuhi kebutuhan orang untuk saling berbagi dan berinteraksi atas dasar TOPIK SPESIFIK. Jadi, yang berkumpul adalah mereka dengan kebutuhan tertentu dan minat tertentu yang sama.</p>
<p>Dan karena sifat kebutuhannya adalah &#8216;tertentu&#8217;, maka tidak bisa diharapkan orang akan terus menerus login dan memantau perkembangan di portal vertikal, blog, ataupun milist. Berbeda jauh dengan facebook atau kaskus atau <a href="http://twitter.com/dhezign">twitter</a>, yang rasanya kurang komplit dan nggak enak klo sehari aja blom buka ketiga aplikasi itu.</p>
<p>Karena diketiga aplikasi itu, yang penting adalah banyaknya jumlah user disana. Sehingga yang terjadi adalah numbers game. Saat kita memiliki 500 teman, kemungkinan ada salah satu dari mereka yang mengucapkan, atau mengupload foto, atau menulis sesuatu yang menarik minat kita.</p>
<p>Sementara masalahnya dengan apapun yang membahas tentang hal spesifik (misalnya entrepreneurship dan bisnis), kemungkinan besar jumlah update yang menarik jauh lebih sedikit untuk memaksa kita terus menyimaknya.</p>
<p>Kesimpulannya, akan sulit memindahkan habit dari dunia yang spesifik menuju dunia yang general. Seperti yang akan terjadi dengan memindahkan budaya milist ke social network di ning. Tentu saja, pendapat saya ini bisa jadi salah.</p>
<p>Saya akhiri dengan pertanyaan:</p>
<p>kenapa harus login di tangandiatas.ning.com kalo kita bisa bertemu di facebook, baca update milist di email, dan belajar bisnis dan tips dengan berkunjung ke blog teman teman TDA?</p>
<p><em>image is courtesy of recognitionworks.net</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasus Luna Maya di Twitter dan wartawan infotainment</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/653/social-media/kasus-luna-maya-di-twitter-dan-wartawan-infotainment/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/653/social-media/kasus-luna-maya-di-twitter-dan-wartawan-infotainment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 03:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[Luna Maya]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[wartawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[
Sebelum menulis panjang lebar, saya ingin mengaku bahwa saya bukanlah termasuk pemirsa televisi. Jadi boro boro nonton infotainment, nonton space toon aja nggak :p
Nah, tapi menurut berita yang beredar di twitterverse, bahwa beberapa hari yang lalu (16 desember menurut catatan detikHot) Luna Maya bintang iklan terkenal itu menutup akun twitternya @lunmay dikarenakan umpatan yang ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/twitter-fighter.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-654" title="twitter fighter" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/twitter-fighter.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=504&amp;h=353&amp;hash=7fa5a916172044f7755249104a0f1310" alt="twitter fighter" /></a></p>
<p>Sebelum menulis panjang lebar, saya ingin mengaku bahwa saya bukanlah termasuk pemirsa televisi. Jadi boro boro nonton infotainment, nonton space toon aja nggak :p</p>
<p>Nah, tapi menurut berita yang beredar di twitterverse, bahwa beberapa hari yang lalu (16 desember menurut catatan <a href="http://www.detikhot.com/read/2009/12/16/113338/1261034/230/luna-maya-ngamuk-di-twitter" target="_blank">detikHot</a>) <strong>Luna Maya</strong> bintang iklan terkenal itu menutup akun twitternya @lunmay dikarenakan umpatan yang ia tuliskan di twitter kepada para wartawan infotainment.</p>
<blockquote><p><strong>&#8220;Infotemnt derajatnya lebih HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!may ur soul burn in hell,&#8221;</strong></p></blockquote>
<p>Begitulah umpatannya.</p>
<p>Tentu saja anda tidak akan bisa melihat screenshot aslinya karena accountya sudah di delete. Tapi jejaknya masih bisa dilihat di <a href="http://intipselebriti.strategocorp.com/?s=pembunuh" target="_blank">IntipSelebriti</a>. Melalui retweet beberapa rekan artis lainnya.</p>
<p>Anyway, gara gara kasus luna ini beberapa hari belakangan orang orang yang <a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">saya follow</a> (yang tentu saja kebanyakan bukan artis) juga rame membahas tentang bunuh membunuh gara gara PWI (Persatuan wartawan <span style="text-decoration: line-through;">infotainment</span> Indoneisa) mengancam <span id="more-653"></span>akan memolisikan Luna Maya.</p>
<p>Dan beberapa orang di twitter juga pada rame membahas siapa yang bakalan dibela oleh komunitas online kali ini. Dan semakin lama semakin jelas bahwa pembelaan sepertinya berpihak pada Luna Maya.</p>
<p>Mengingat ternyata wartawan wartawan <span style="text-decoration: line-through;">nggak penting</span> infotainment itu ada yang memaksa wawancara sampai sampai kepala Alea (calon anak Luna Maya) yang waktu itu dia gendong terkena kamera. Padahal saat itu Luna Maya sudah meminta wawancara dilakukan dilobi saja.</p>
<p>Pak Nukman menulis mengenai <a href="http://sudutpandang.com/2009/12/twitter-luna-maya-jarak-antara-teks-dan-konteks/" target="_blank">penggunaan twitter</a> ini dengan menarik diambil dari sudut pandang yang berbeda. Dan saya yakin banyak rekan lainnya juga menulis tentang hal yang sama.</p>
<p>Dan sepertinya, mendengar santernya twitter diberitakan di media dan infotainment, akan mulai banyak orang yang bertanya tanya apa itu twitter. Dan pada akhirnya akan ikut mempopulerkan twitter.</p>
<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/koinuntukprita.png"><img class="alignleft size-full wp-image-655" title="koinuntukprita" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/koinuntukprita.png&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=266&amp;h=266&amp;hash=29fcd148a9e4f2c9bfa980d75bf3b183" alt="koinuntukprita" /></a></p>
<p>Dari sini kita sebenarnya bisa mengambil banyak pelajaran. Bahwa seperti halnya yang terjadi dengan kasus prita dan <a href="http://koinkeadilan.com/2009/12/17/tentang-konser-koin-untuk-keadilan-sebuah-konser-untuk-melawan-ketidakadilan-di-hari-kesetiakawanan-sosial/" target="_blank">koinkeadilan</a> yang heboh itu, social media sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari hari. Bukan lagi sesuatu yang bisa dipisahkan dari kehidupan nyata, dan memberikan impact yang dahsyat saat kita menggunakannya dengan benar (ataupun salah).</p>
<p>Apakah akhirnya nanti dukungan masyarakat online ini akan terus menjadi aksi nyata seperti koinkeadilan Prita? Kita lihat saja perkembangannya.</p>
<p>Sementara itu, anda bisa mulai sedikit demi sedikit memahami seperti apa dunia social media itu. Bagaimana cara <a href="http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/">memanfaatkan social media untuk bisnis anda</a>, dan etika etikanya disana.</p>
<p>Apakah anda pernah mempunyai pengalaman yang serupa berupa hinaan dan umpatan di Social Media? Silahkan komentar disini.</p>
<p><em>Image is courtesy of gawker.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/653/social-media/kasus-luna-maya-di-twitter-dan-wartawan-infotainment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Step by step cara memulai social media campaign untuk bisnis anda</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/614/social-media/step-by-step-cara-memulai-social-media-campaign-untuk-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/614/social-media/step-by-step-cara-memulai-social-media-campaign-untuk-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 00:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[
Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya mengenai pentingnya social media untuk bisnis anda ini adalah bagian ketiga dari tulisan saya tentang cara memulai social media campaign untuk bisnis anda.
Tentu saja, post kali ini lebih ditujukan kepada anda yang memiliki budget terbatas dan ingin melakukan dan mengawasi social media campaign anda sendiri. Namun, jangan khawatir karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/social_media_icons.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-635" title="social_media_icons" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/social_media_icons.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=498&amp;h=387&amp;hash=cc2b627b047a7d33b447f093149bc174" alt="social_media_icons" /></a></p>
<p>Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/">pentingnya social media untuk bisnis anda</a> ini adalah bagian ketiga dari tulisan saya tentang cara memulai social media campaign untuk bisnis anda.</p>
<p>Tentu saja, post kali ini lebih ditujukan kepada anda yang memiliki budget terbatas dan ingin melakukan dan mengawasi social media campaign anda sendiri. Namun, jangan khawatir karena untuk anda yang memang ingin fokus di core business anda dan ingin menyewa penyedia online marketing services, beberapa tips di sini akan membantu anda menemukan penyedia layanan yang cocok untuk anda.</p>
<p><strong>Lima langkah dasar sebelum memulai</strong></p>
<p>Pertama, ada lima langkah yang harus anda lakukan dan persiapkan dalam memulai social media campaign untuk bisnis anda. Kelima langkah tersebut adalah:</p>
<ol>
<li>Menentukan target dan tujuan dari campaign</li>
<li>Mendefinisikan dan menentukan tim dan resource yang anda miliki</li>
<li>Menentukan strategi yang akan anda tempuh</li>
<li>Mengukur dan menganalisa hasil</li>
<li>Membuat penyesuaian dan perbaikan</li>
</ol>
<p>Jika anda perhatikan, maka kelima langkah diatas tidaklah jauh berbeda dengan langkah-langkah dasar yang harus dilakukan untuk memulai sesuatu yang baru. Kenapa? Karena itulah <span id="more-614"></span>tepatnya yang akan anda lakukan.</p>
<p>Baik, saya akan jabarkan satu per satu.</p>
<p><strong>1. Menentukan target dan tujuan dari campaign</strong></p>
<p>Tidak ada gunanya anda pergi melakukan sebuah perjalanan jika anda tidak tahu kemana tujuan anda. Sama dengan hal itu, maka tidak ada gunanya anda melakukan social media campaign jika anda tidak mengerti tujuan social media campaign yang anda lakukan.</p>
<p>Tentu saja, seperti kebanyakan orang, banyak pebisnis yang cenderung menginginkan semua tujuan dapat dicapai dengan satu campaign. Yang mana kita sama sama tahu ada satu dari dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu, social media campaignnya gagal, atau tidak mencapai hasil yang maksimal.</p>
<p>Seperti membangun bisnis anda, saat bisnis anda masih dalam tahap awal, anda tidak bisa membiarkannya begitu saja dan kemudian mencari aktivitas lain dan membangun bisnis lainnya. Adalah sangat penting berfokus pada satu hal sampai selesai dan sukses.</p>
<p>Sama halnya dengan social media campaign anda. Tentukan tujuannya terlebih dahulu. Semakin spesifik semakin bagus!</p>
<p>Saya akan tuliskan beberapa contoh tujuan yang bisa anda tentukan dalam memulai social media campaign anda:</p>
<ol>
<li>Menciptakan Buzz</li>
<li>Meningkatkan kesetiaan pelanggan</li>
<li>Meningkatkan sales/penjualan</li>
<li>Membangun hubungan dengan pelanggan</li>
<li>Meningkatkan traffic/kunjungan ke website</li>
<li>Meningkatkan awareness</li>
<li>Memenuhi dan mendengarkan kebutuhan dan komplain customer anda</li>
<li>Memanfaatkannya sebagai customer support</li>
<li>Memonitor kegiatan dan apa yang dibicarakan pelanggan tentang produk anda, atau bahkan saingan anda</li>
<li>&#8230;.masih banyak lainnya</li>
</ol>
<p>Ingat, jangan sekali-kali terjebak dan menyusun banyak tujuan dalam satu campaign. Akan lebih bijak dan cerdas untuk memulai dahulu dengan sebuah tujuan, dan kemudian dilanjutkan dengan tujuan lainnya.</p>
<p><strong>2. Mendefinisikan dan menentukan tim dan resource yang anda miliki</strong></p>
<p>Setelah mengetahui apa tujuan anda. Sekarang saatnya menganalisa dan mencari tahu apa saja sebenarnya resource yang anda miliki. Langkah ini sangat erat kaitannya dengan pilihan apakah anda akan menggunakan jasa layanan marketing online, ataukah melakukannya sendiri.</p>
<p>Jika anda termasuk pengusaha yang lebih suka fokus pada inti kompetensi anda, maka adalah lebih baik dan sangat disarankan untuk menggunakan jasa pihak ketiga yang lebih profesional. Karena bagaimanapun juga, selain memiliki pengetahuan dan pengalaman lebih banyak dibandingkan anda, social media campaign itu memakan waktu yang tidak sedikit.</p>
<p>Jadi akan lebih baik jika anda manfaatkan waktu anda untuk meningkatkan income bisnis anda dibandingkan anda harus mempelajari sesuatu yang baru dan mengalami learning curve yang tidak perlu ada seandainya anda menggunakan online marketing services.</p>
<p>Tentu saja, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan jasa mereka. Dari yang saya tahu, biaya ini berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 30 juta per bulannya di Asia tenggara. Ada juga yang biayanya dihitung per campaign. Jadi silahkan tentukan sendiri yang mana yang paling sesuai untuk anda.</p>
<p>Namun jika anda memiliki tim marketing yang kuat, diantara mereka ada dan bahkan mungkin banyak yang sudah terbiasa menggunakan social media, punya kemampuan analisis yang kuat, dan mencintai dunia internet dan social media, akan jauh lebih baik jika anda menggunakan tim anda sendiri.</p>
<p>Jika anda tidak memiliki keduanya (tidak ada budget maupun tim yang bisa diandalkan), maka solusi satu-satunya adalah melakukannya sendiri. Tapi ingat, anda harus tetap ingat untuk fokus di kompetensi utama anda dan tahu kapan waktunya menyerahkan social media campaign anda pada orang lain. Entah itu penyedia layanan online marketing profesional ataupun tim anda sendiri.</p>
<p>Sebagai gambaran singkat, tim yang anda miliki haruslah mereka yang mempunyai skill, <strong>PR, Marketing, Customer Service, Brand, Technical, dan Legal</strong>. Tentu saja ini adalah kondisi idealnya. Intinya adalah anda memiliki setiap bagian dari tim anda di social media campaign anda.</p>
<p>Dan tentu saja, skill tim seperti apa yang anda butuhkan sangat dipengaruhi oleh objective/tujuan anda.</p>
<p><strong>3. Menentukan strategi yang akan anda tempuh</strong></p>
<p>Setelah paham betul apa tujuan anda dan resources apa saja yang anda miiki. Sekarang saatnya merumuskan strategi yang akan anda tempuh. Tergantung tujuannya, apa yang anda rumuskan bisa jadi sesuatu yang sangat sederhana, atau sesuat yang amat sangat kompleks.</p>
<p>Misalnya, jika tujuan campaign anda adalah meningkatkan jumlah fans anda di facebook, maka yang harus dilakukan adalah memikirkan benefit apa yang akan anda berikan jika mereka menjadi fans bisnis anda. Bisa juga dengan mengadakan perlombaan yang hanya bisa diikuti oleh fans anda. Atau juga dengan menggunakan strategi viral.</p>
<p>Apa yang saya sebutkan di atas saya anggap cukup sederhana jika misalnya dibandingkan dengan tujuan yang lebih kompleks dan integrated. Misalnya, untuk tujuan meningkatkan sales.</p>
<p>Merumuskan strategi untuk mencapai peningkatan sales melalui social media campaign tidak semudah meningkatkan jumlah fans bisnis anda di facebook.</p>
<p>Karena untuk meningkatkan sales, yang harus diimprove dan dilakukan tidak bisa hanya berkutat di social medianya saja. Social media campaignya <strong>harus</strong> juga menyentuh komponen teknologi, customer service, availability barang (ato jasa) yang anda tawarkan.</p>
<p>Misalnya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebelum memulai campaign anda dimulai di social media, pertama-tama anda harus memaksimalkan website anda terlebih dahulu. Bagaimana caranya meningkatkan lama waktu kunjungan, mengurangi bounce rate visitor anda, meng&#8217;guide&#8217; visitor untuk melakukan action yang diinginkan.</p>
<p>Serta dari sisi iklan, harus juga dilakukan test and measure tentang bagaimana caranya mendapatkan clickthrough yang maksimal, price per lead yang rendah, dan tentu saja menentukan media apa yang menjangkau segmen market yang anda bidik.</p>
<p>Dari sisi hosting dan teknologi, website dan server anda harus mampu untuk menangani jumlah kenaikan visitor yang mungkin dadakan dan diluar dugaan. Karena sifat <em>buzz </em>di dunia online sering kali tidak bisa ditebak. Akan menjadi sangat konyol dan melukai brand dan bisnis anda jika tiba tiba website anda mati karena tidak bisa menangani popularitas gara gara aktivitas social media campaign anda.</p>
<p>Dan jangan lupa, dari sisi business process yang anda miliki, anda juga harus siap menangani kemungkinan lonjakan permintaan. Jangan sampai terjadi kasus seperti yang dialami oleh smartjump terjadi pada anda.</p>
<p>Ini sebagian gambaran dari bagaimana menyusun strategi yang sesuai dengan objective/tujuan anda.</p>
<p><strong>4. Mengukur dan menganalisa hasil</strong></p>
<p>Semua yang anda lakukan bisa diukur, dan apa yang bisa diukur bisa diimprove. Perkataan lama (kurang lebih gitu lah) yang sering saya lihat dipajang di lab statistik sewaktu saya kuliah dulu memang benar. Jika anda ingin mengetahui efektif tidaknya apa yang anda lakukan, mulailah mengukur!</p>
<p>Ada banyak alat yang bisa anda gunakan untuk mengukur kesuksesan campaign anda. Termasuk diantaranya google analytics, netvibes, klout, facebook&#8217;s insight. Dan jangan lupa, ada banyak macam dari social media. Yang paling populer di Indonesia saat ini adalah facebook, dan kemudian disusul oleh twitter, multiply, koprol, youtube, dan masih banyak lainnya.</p>
<p>Tentu saja anda harus memilih social media mana yang akan anda gunakan, dan tools apa yang akan anda gunakan sebagai acuan. Dan ingat, yang bisa anda jadikan ukuran bukan hanya hal kuantitatif saja, namun juga kualitatif seperti loyalitas, interaktivitas, dan influence.</p>
<p><strong>5. Membuat penyesuaian dan perbaikan</strong><strong> </strong></p>
<p>Setelah anda melakukan pengukuran dan analisa tentang campaign anda. Tugas anda selanjutnya adalah membuat penyesuaian atas strategi dan campaign anda. Apa yang berhasil bisa diduplikasi dan diperbanyak. Apa yang tidak berjalan dengan semestinya bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali.</p>
<p>Tentu saja anda harus tetap ingat untuk berada dijalur tujuan semula. Jangan melenceng atau keluar jalur sebelum campaign anda benar-benar berhasil.</p>
<p>Baca juga mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/608/social-media/hambatan-dalam-memulai-social-media-campaign/">hambatan dalam memulai social media campaign</a> dan <a href="http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/">cara memanfaatkan social media untuk bisnis anda </a>untuk pemahaman yang lebih menyeluruh.</p>
<p>Apakah anda punya masukan dan saran tentang bagaimana anda melakukan social media campaign anda? Silahkan berkomentar dan berbagi disini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/614/social-media/step-by-step-cara-memulai-social-media-campaign-untuk-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hambatan dalam memulai social media campaign</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/608/social-media/hambatan-dalam-memulai-social-media-campaign/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/608/social-media/hambatan-dalam-memulai-social-media-campaign/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 01:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dell Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Terlambat]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[
Tidak sedikit dari kita yang mengalami benturan, hambatan, dan tantangan, yang seringkali terlalu berat atau kita tidak tahu bagaimana cara kita menyelesaikannya dalam memulai social media campaign kita.
Posting kali ini akan membahas tentang tantangan, hambatan, dan bagaimana cara menyikapinya. Sebagai kelanjutan dari posting saya mengenai memanfaatkan social media untuk bisnis.  Sebelum selanjutnya saya menuliskan tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/rhino-road-block.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-609" title="rhino road block" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/rhino-road-block.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=529&amp;h=406&amp;hash=9cb6d0afc1b9839641128cb741170309" alt="rhino road block" /></a></p>
<p>Tidak sedikit dari kita yang mengalami benturan, hambatan, dan tantangan, yang seringkali terlalu berat atau kita tidak tahu bagaimana cara kita menyelesaikannya dalam memulai social media campaign kita.</p>
<p>Posting kali ini akan membahas tentang tantangan, hambatan, dan bagaimana cara menyikapinya. Sebagai kelanjutan dari posting saya mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/">memanfaatkan social media untuk bisnis</a>.  Sebelum selanjutnya saya menuliskan tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk memulai social media campaign anda.</p>
<p>Pertama, menurut <em>IAB Platform Status Report &#8211; User Generated Content, Social Media &amp; Advertising</em> bahwa</p>
<blockquote><p>In 2009, If you&#8217;re not on a social networking site, you&#8217;re <strong>NOT</strong> on the Internet.</p></blockquote>
<p>Tapi nyatanya, masuk ke social media atau memulai social media campaign itu membuat &#8216;takut&#8217; banyak perusahaan. Mengutip yang dikatakan oleh Andy @orangemood kemarin, social media itu seperti <em>teensex</em>. Semua orang ingin melakukannya, namun tidak ada yang tahu bagaimana cara melakukannya dengan benar. Dan setelah mencoba melakukannya, mereka bingung apakah hanya seperti itu rasanya (dan manfaatnya).</p>
<p>Jika anda memanfaatkan social media dengan efektif dan benar, maka anda akan terkejut bagaimana besar dampaknya terhadap bisnis anda. Contoh nyata sudah dilakukan oleh @delloutlet , menurut beberapa laporan yang saya baca, pertumbuhan pemasukannya yang dihasilkan dari twitter meningkat tajam.</p>
<p>Dan @delloutlet menghasilkan USD 3,000,000 (itu artnya sekitar <strong>30 miliar rupiah!</strong>), bukan jumlah yang kecil lho. Jika anda penasaran, silahkan berkunjung<span id="more-608"></span> <a href="http://johnfmoore.wordpress.com/2009/11/24/how-dell-outlet-combines-social-crm-and-marketing-to-generate-revenue/" target="_blank">kesini</a></p>
<p>Lalu kenapa banyak bisnis yang <strong>takut?</strong></p>
<h4>Karena banyak bisnis tidak tahu harus memulai dari mana</h4>
<p>Seperti belajar menyetir mobil, semuanya akan jauh lebih mudah jika ada yang menuntun dan mengajarkan caranya kepada anda. Dibandingkan dengan mempelajari semuanya sendiri secara otodidak.</p>
<h4>Alasan kedua adalah karena banyak bisnis yang tidak tahu dimana target mereka</h4>
<p>Adalah sebuah tindakan yang bodoh jika anda memulai berburu sebuah binatang sementara anda tidak tahu dimana lokasi binatang tersebut ditemukan. Sama dengan bisnis anda, seringkali anda merasa takut untuk memulai social media campaign karena anda tidak mengetahui dimana target market anda.</p>
<h4>Sadar bahwa banyak orang memaki brand/bisnis anda</h4>
<p>Jika memang anda melakukan sedikir research seperti yang saya sebutkan diposting saya sebelumnya, maka anda sedikit banyak akan menemukan bahwa ada (mungkin banyak) orang-orang yang berkata jelek tentang bisnis anda. Dan tentu saja, menerima makian dan hinaan dengan hati lapang itu sulit. Maka banyak bisnis yang takut dan keluar dari social media karena hal ini.</p>
<h4>Ternyata tidak gratis</h4>
<p>Mungkin jika anda adalah salah seorang yang menganggap bahwa social media itu adalah gratis, dalam arti tidak ada investasi apapun yang harus dikeluarkan, maka anda akan takut dan mundur ketika anda tahu bahwa pada kenyataannya, social media itu <strong>tidak gratis</strong>.</p>
<p>Anda membutuhkan waktu untuk mempelajarinya (<em>and time is money! right?</em>), dan apabila anda membayar jasa untuk online marketer seperti kami, anda akan heran kenapa tidak ada rumus yang pasti atau ROI yang jelas.</p>
<p>Ini disebabkan karena social media adalah sebuah hal yang baru. Dan semua orang serta bisnis masih mencari cara untuk memanfaatkannya dengan baik. Orang seperti saya yang bergerak di bidang online tahu lebih banyak dan sudah mempelajari studi kasus baik lokal maupun internasional.</p>
<p>Namun walaupun tahu daripada anda, bukan berarti tahu segalanya. Karenanya, tidak ada yang bisa memastikan ROI di social media. Yang ada adalah test and measure.</p>
<h4>Dan yang paling banyak terjadi adalah takut karyawan membuang waktu</h4>
<p>Hayoo&#8230; siapa yang melarang karyawannya <em>facebook</em>an? haha&#8230; ya saya mengerti perasaan anda. Bahkan saya pribadi mengancam karyawan <a title="toko busana muslim, keladi tikus, al-quran digital" href="http://www.pernikmuslim.com">PernikMuslim</a> untuk melarang mereka membuka facebook jika tidak ada kinerja yang meningkat dan mereka terus memanfaatkan facebook untuk kepentingan pribadi mereka di jam kerja.</p>
<p>Memang, larangan di atas <span style="text-decoration: line-through;">tidak</span> belum saya berlakukan. Utamanya adalah karena, kesalahan bukan ada pada facebooknya. Facebook tidak membuang waktu anda dan karyawan anda. Karyawan andalah yang membuang waktunya.</p>
<p>Memang memblok akses facebook merupakan solusi jangka pendek untuk mengembalikan efisiensi kinerja karyawan. Namun jika anda bisa memberikan pengertian dan pengetahuan untuk karyawan anda mengenai bagaimana mereka dapat membantu perusahaan lewat pemanfaatan facebook, maka mereka akan dengan senang hati melakukannya.</p>
<p>Apalagi jika ada rewardnya.</p>
<p>Eits&#8230; nggak percaya? saya nggak akan menuliskan bagaimana caranya disini. Tapi <em>mungkin</em> saya akan membagi rahasia dan caranya kepada anda jika anda mengundang saya ngopi atau ngeteh <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4>Jangan takut! kalau anda tidak memulai sekarang anda akan ketinggalan</h4>
<p>Kembali ke bahasan utama, itulah sebagian besar hambatan dan ketakutan yang dihadapi oleh brand dan bisnis saat memutuskan untuk memulai social media campaign mereka.</p>
<p>Setelah mengetahui ini, saya harap anda tidak takut dan ragu untuk memulainya sendiri. Atau dengan menggunakan jasa beberapa perusahaan yang berfokus di dunia online. Saya yakin ada banyak pilihan selain dari <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">kami</a>. Tinggal anda sesuaikan dengan kebutuhan anda.</p>
<p>Jangan lupa untuk berbagi dan menuliskan komentar anda jika anda menemukan tulisan saya bermanfaat.</p>
<p>Untuk selanjutnya, adalah bagian terakhir dari seri ini. Yaitu langkah-langkah untuk memulai social media campaign bisnis anda.</p>
<p><em>picture is courtesy of newcommbiz.com</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/608/social-media/hambatan-dalam-memulai-social-media-campaign/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan social media untuk bisnis anda</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 23:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Prita Mulyasari]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[
Jika dilihat dari kebanyakan posting saya, akhir-akhir ini fokus tulisan saya adalah seputar social media. Well, bukan kenapa-kenapa, alasan sebenarnya adalah karena saya ingin membantu banyak bisnis untuk memanfaatkan social media secara benar dan efektif.
Kenapa? Karena banyak sekali bisnis yang masih takut, atau belum tahu, atau bahkan salah dalam memanfaatkan social media untuk bisnis mereka.
Sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/social_media.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-602" title="social_media" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/social_media.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=342&amp;hash=2704e6d2e543e1632fd2f950eb756054" alt="social_media" /></a></p>
<p>Jika dilihat dari kebanyakan posting saya, akhir-akhir ini fokus tulisan saya adalah seputar social media. Well, bukan kenapa-kenapa, alasan sebenarnya adalah karena saya ingin membantu banyak bisnis untuk memanfaatkan social media secara benar dan efektif.</p>
<p>Kenapa? Karena banyak sekali bisnis yang masih takut, atau belum tahu, atau bahkan <strong>salah</strong> dalam memanfaatkan social media untuk bisnis mereka.</p>
<p>Sudah lama sebenarnya saya ingin menulis tentang ini, hanya saja kebetulan kemarin diundang <a href="http://twitter.com/orangemood" target="_blank">@orangemood</a> (terima kasih pak) untuk datang ke acara &#8220;social media untuk SME&#8221; yang digelar oleh majalah SME dan Three. Dan hadir di sana benar-benar menimbulkan keinginan saya untuk segera menulis tentang bagaimana caranya memanfaatkan social media untuk bisnis anda dengan benar.</p>
<p>Jadi jika anda menemukan posting ini bermanfaat, maka jangan lupa sharing dan berkomentar agar anda juga bisa memberikan manfaat ke rekan anda lainnya.</p>
<p>Kerangka tulisan ini saya ambil dari inti sari presentasi Andy <a href="http://twitter.com/orangemood" target="_blank">@orangemood</a> kemarin, dan akan saya lengkapi dengan analisis dan data data yang sudah saya kumpulkan sendiri.</p>
<p>Sebelum saya menulis posting ini, saya juga menulis sebelumnya mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/twitter/">panduan menggunakan twitter</a>, ada tiga tulisan yang membahas spesifik tentang ini disana (dan insya Allah akan bertambah). Anda bisa membacanya untuk mengetahui tentang twitter dengan lebih lanjut sebagai pelengkap tulisan ini.</p>
<p>Oke, pertama tama saya akan bercerita sedikit lebih dalam tentang alasan <a href="http://fauzan.dhezign.com/407/social-media/kenapa-anda-harus-terlibat-di-social-media-meskipun-anda-benci-social-media-1/">kenapa anda harus memanfaatkan social media untuk bisnis anda</a>. Selain karena alasan yang sudah saya ceritakan, ada beberapa hal lagi kenapa anda harus ikut terlibat didalamnya.</p>
<h2>Pertama, karena social media itu besar dan memiliki banyak pengguna</h2>
<p>Faktanya, facebook user di Indonesia mencapai <span id="audience_number">14,093,220 pengguna!<span id="more-601"></span> Menurut data yang saya dapatkan pagi ini dari facebook. Dan pengguna twitter di Indonesia mencapai lebih dari 2,000,000 pengguna. Ini artinya, dari lebih dari total 30,000,000 pengguna Internet di Indonesia (menuru data APJII) lebih dari 50%nya berada di social media.</span></p>
<p><span>Dan waktu yang dihabiskan oleh orang orang ini di social media tumbuh 83% (<em>Nielsen, global faces &amp; networked faces 2009) </em>dibandingkan tahun sebelumnya. Dan selain itu, social media adalah satu satunya tempat dimana orang orang menghabiskan waktu lebih banyak dibandingkan website porn.<br />
</span></p>
<p><span>Sebuah kesalahan besar jika anda salah memanfaatkan media ini. Karena&#8230;</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Kedua, karena social media itu terpercaya dan dipercaya oleh pelanggan anda</span></h2>
<p><span>Menurut data <em>Nielsen, Trust in advertising report, 2007</em> bahwa 78% orang mempercayai rekomendasi teman dan rekannya. Model dari advertising sebelumnya adalah komunikasi satu arah. Sementara, sejak adanya social media, <a href="http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/">model komunikasi ini berubah menjadi 2 arah</a>.</span></p>
<p>Social media merubah total cara orang berkomunikasi. Dan social media juga membuat orang orang ini mengekspresikan pendapat dan suaranya secara bebas.</p>
<p>Karena kenyataannya, dalam riset yang sama terungkap bahwa hanya 14% orang yang percaya terhadap iklan.</p>
<p>Anda tentu ingat dengan koinkeadilan prita kemarin. Dimana banyak sekali <em>Netizen</em> (dan akhirnya memberikan pengaruh pada komunitas offline) mengumpulkan koin dan sumbangan untuk mendukung Prita dan tidak adilnya sistem keadilan di Indonesia.</p>
<p>Yang sampai memaksa RS OMNI untuk membatalkan tuntutan perdatanya pada Prita. Saya akan menulis tentang ini lain waktu.</p>
<p><span>Anda tidak mau bisnis anda menjadi seperti RS OMNI dalam kasus ini kan?</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Ketiga, karena social media secara nyata mempengaruhi bisnis anda</span></h2>
<p><span><br />
</span></p>
<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-604" title="tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact1.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=521&amp;h=539&amp;hash=3eeb818393c9f9c2bae85020111da254" alt="tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact" /></a></p>
<p><span>Jika anda penasaran, coba kunjungi twitter.com anda dan search Indomie misalnya. Atau Telkomsel. Atau mungkin yang lebih down to earth, kebab turki. Atau mungkin, produk atau merk, atau brand anda sendiri.</span></p>
<p><span>Anda kemungkinan akan dibuat terkejut dengan hasilnya. Karena kenyataannya banyak sekali orang yang membicarakan tentang bisnis anda di twitter. yang memiliki pengguna <em>hanya</em> 2 juta user di Indonesia. Bagaimana dengan facebook yang penggunanya saat ini <strong>7 x lipat</strong> ?</span></p>
<p><span>Apakah anda yakin 100% bahwa bisnis anda tidak sedang dibicarakan oleh mereka? saya yakin 100% <strong>sebaliknya</strong>. Dan anda harus mulai memikirkan tentang itu.</span></p>
<p><span>Pengguna social media membicarakan sebuah bisnis (entah itu produk, brand, atau barang tertentu) secara positif dan negatif. Jika anda tidak terlibat disana, jangan salahkan social media kalau akhirnya semakin banyak orang yang membenci bisnis anda. </span></p>
<p><span>Karena seperti yang anda telah ketahui, berita negatif menyebar <strong>jauh lebih cepat</strong> dibandingkan berita positif. Jadi pastikan anda tahu secara seketika saat ada orang yang membicarakan tentang bisnis anda.</span></p>
<p><span>Sebuah contoh menarik saa alami saat saya nge<em>tweet</em> tentang <a href="http://koolred.com" target="_blank">Koolred</a>.  Sebuah social media baru besutan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tony_Fernandes" target="_blank">Tony Fernandez</a> (ingat air asia?). Saat saya baru mengetahui tentang koolred dari <a href="http://twitter.com/tuhunugraha" target="_blank">@tuhunugraha</a>, saya menyebutkan koolred dalam tweet saya dan tiba tiba dalam waktu yang tidak begitu lama @koolred mereply message saya dan mengundang saya untuk bergabung <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span>Tentu saja saya akan mengulas tentang apa itu koolred dan apa bedanya dibandingkan social network website lainnya ditulisan saya yang akan datang, jadi jangan sampai ketinggalan.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Keempat, pengguna social media berharap anda berada disana.</span></h2>
<p><span>Ya, <em>Business in social media study, 2008</em> mengungkapkan fakta bahwa 93% dari pengguna social media berharap anda ada disana. Dan 85% berharap bisnis anda berinteraksi dengan mereka.</span></p>
<p><span>Nah, saya harapkan dengan membaca fakta-fakta diatas anda jadi tahu mengapa anda harus ikut terjun di dalam social media. Tulisan saya selanjutnya akan membahas tentang mengapa banyak brand dan bisnis (terutama lokal) yang belum masuk ke social media, atau tidak memanfaatkannya dengan baik.<br />
</span></p>
<p><span>Jangan lupa berbagi tulisan ini dengan rekan anda dan berkomentar jika anda menemukan tulisan ini bermanfaat.</span></p>
<p><span>Dan jika anda ingin ngobrol dan sharing bagaimana kami dapat membantu bisnis anda memanfaatkan social media dengan optimal, just call me at +62-21-4555-61-88 atau lewat <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">website kami disini</a></span></p>
<p><span><em>image is courtesy of marketingcharts.com &amp; understandingdigital.com</em><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan jumlah follower anda, panduan menggunakan twitter (3)</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/555/social-media/meningkatkan-jumlah-follower-anda-panduan-menggunakan-twitter-3/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/555/social-media/meningkatkan-jumlah-follower-anda-panduan-menggunakan-twitter-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 16:53:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[panduan twitter]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[
Satu hal pertama yang biasanya diinginkan oleh pengguna twitter, sadar atau tidak sadar, adalah bagaimana caranya meningkatkan jumlah follower.
Posting kali ini adalah seri ke 3 dari tulisan saya mengenai panduan menggunakan twitter. Posting yang pertama berisi tentang apa itu twitter dan yang kedua adalah tentang mengatasi hambatan terbesar pengguna twitter.
Lebih jauh dari menunjukkan beberapa tips [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/get-more-Twitter-Followers.JPG"><img class="size-full wp-image-556 aligncenter" title="get-more-Twitter-Followers" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/get-more-Twitter-Followers.JPG&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=373&amp;h=253&amp;hash=36173cffefc4aad8815dd66774b1c0e2" alt="get-more-Twitter-Followers" /></a></p>
<p>Satu hal pertama yang biasanya diinginkan oleh pengguna twitter, sadar atau tidak sadar, adalah bagaimana caranya meningkatkan jumlah follower.</p>
<p>Posting kali ini adalah seri ke 3 dari tulisan saya mengenai panduan menggunakan twitter. Posting yang pertama berisi tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/467/social-media/apa-itu-twitter-panduan-menggunakan-twitter-1/">apa itu twitter</a> dan yang kedua adalah tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/490/social-media/mengatasi-hambatan-terbesar-pengguna-twitter-panduan-menggunakan-twitter-2/">mengatasi hambatan terbesar pengguna twitter</a>.</p>
<p>Lebih jauh dari menunjukkan beberapa tips dan cara untuk meningkatkan follower anda, di posting ini saya juga akan membahas beberapa alasan kenapa anda ingin meningkatkan follower anda.</p>
<p>Karena tidak jarang, banyak orang yang ingin meningkatkan follower hanya untuk gagah gagahan saja.</p>
<h1><strong>Kenapa harus meningkatkan follower anda?</strong></h1>
<p>Ada banyak alasan seseorang mulai menggunakan twitter.</p>
<p>Sebuah bisnis mungkin menggunakan twitter untuk mengumpulkan data. Sebuah brand mungkin menggunakan twitter untuk mengetahui apa yang dikatakan oleh orang lain tentang brand tersebut. Sebuah toko mungkin menggunakan twitter untuk layanan customer service.</p>
<p>Bagaimana dengan anda?<span id="more-555"></span> Kebanyakan pebisnis menggunakan twitter karena berpikir bahwa twitter adalah alat untuk SPAM massal. Saya tidak mengatakan bahwa itu salah, tapi saya pribadi tidak menggunakannya demikian.</p>
<p>Sama seperti banyak pebisnis yang baru mengenal twitter, banyak sekali yang berpikiran, &#8220;wah, kalau ada orang yang follow saya, saya bisa promosi dan iklan sebanyak-banyaknya!&#8221; Dan bahkan ada yang berpikir,&#8221;kalau follower saya banyak, itu artinya saya orang penting&#8221;.</p>
<p>Permasalahannya adalah, apakah kalau anda bisa promosi dan iklan sebanyak-banyaknya di twitter sudah pasti bisnis anda berkembang? Dan apakah kalau follower anda banyak artinya anda orang penting yang diundang mengisi seminar dimana-mana? <strong>belum tentu</strong></p>
<p>Seperti layaknya social media lainnya, facebook misalnya, orang orang menggunakan twitter untuk <strong>mengetahui informasi yang berharga bagi mereka.</strong> Jika tweet-tweet anda berisikan informasi informasi berharga, anda akan membangun basis follower anda.</p>
<p>Jika tidak, jangan salahkan saya kalau anda akhirnya dibenci karena banyak berbicara namun tidak pernah mendengar.</p>
<p>Oke, saya akan pisahkan beberapa alasan mengapa anda harus meningkatkan jumlah follower anda.</p>
<ol>
<li>Anda adalah seorang marketer/internet marketer/affiliate marketer sehingga anda butuh sebanyak mungkin audience untuk anda SPAM</li>
<li>Anda adalah sebuah toko/restoran/salon atau yang sejenis yang baru saja belajar menggunakan twitter untuk meningkatkan bisnis anda</li>
<li>Anda adalah seorang pembicara atau trainer yang butuh untuk membangun basis audience anda</li>
<li>Anda adalah sebuah brand baru yang ingin dikenal di <em>niche</em> tertentu</li>
<li>Anda adalah pengguna biasa yang sekedar ingin banyak di dengar oleh banyak orang.</li>
<li>Anda adalah seorang artis yang sedang berlomba banyak-banyakan follower dengan rekan artis anda lainnya.</li>
</ol>
<p>Nah, semestinya alasan mengapa anda ingin meningkatkan jumlah follower anda masuk ke dalam salah satu kategori di atas. Setelah anda tahu dimana posisi anda dan mengapa anda ingin meningkatkan jumlah follower anda, mari kita perhatikan beberapa tips untuk meningkatkan follower twitter anda.</p>
<h1>Meningkatkan follower anda di twitter</h1>
<p>Senada dengan yang saya sampaikan di atas, dan juga yang sempat saya tuliskan mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/">komunikasi 2 arah</a>, twitter adalah sebuah information network. Jejaring informasi yang digunakan oleh orang-orang untuk saling berbagi dan bertukar informasi.  Dengan mengetahui konsep dasar di atas, saya akan tuliskan beberapa tips untuk meningkatkan basis follower anda. Mulai dari yang paling cepat, sampai yang berorientasi jangka panjang.</p>
<ul>
<li>Jadilah artis! semakin terkenal anda semakin bagus, karena ini berbanding lurus dengan jumlah follower anda. <a href="http://twitter.com/aplusk" target="_blank">Ashton Kutcher</a> memiliki 4 jutaan follower, <a href="http://twitter.com/sherinamunaf" target="_blank">sherina</a> memiliki sekitar 150rb follower, <a href="http://twitter.com/birowo" target="_blank">indra birowo</a> punya sekitar 35rb follower. Walaupun jika anda follow mereka, mostly tidak ada informasi yang bermanfaat yang bisa anda ambil, tapi tetap saja banyak sekali follower mereka. Kenapa? Karena merekalah informasi itu! infotainment sangat laris karena banyak sekali orang yang ingin mengetahui <strong>segala sesuatu</strong> tentang idola mereka.</li>
<li>Jadilah motivator, konsultan, atau orang yang terkenal! sama prinsipnya dengan menjadi artis, banyak orang yang mengidolakan motivator seperti brad sugars, atau pebisnis ulung seperti <a href="http://twitter.com/jasonfried" target="_blank">jason fried</a>.</li>
<li>Jika anda bukan artis, dan juga bukan orang terkenal, maka bergabunglah dengan layanan seperti <a href="http://get-more-twitter-followers.com/" target="_blank">ini</a>. <strong>tapi</strong> hati-hati, langkah ini benar benar tidak disarankan jika anda tidak ingin berakhir dengan banyaknya follower palsu/bot.</li>
</ul>
<p style="text-align: left;">Sekian tips untuk mendapatkan follower dengan sangat cepat <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  untuk anda yang serius dan ingin mendapatkan natural follower dan membangun brand dan citra diri anda, <a href="http://www.doshdosh.com/how-to-get-more-twitter-followers/" target="_blank">@doshdosh</a> menuliskan panduan yang sangat bagus.</p>
<p style="text-align: left;">Dan beberapa inti sari yang bisa saya share adalah bahwa, jumlah follower anda itu <strong>bukan</strong> representasi dari apa yang anda tweet, apa yang anda bicarakan, dan kepada siapa anda bicara.  Tapi jumlah follower anda sangat ditentukan oleh <strong>siapa diri anda</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">Senada dengan tiga tips yang saya kemukakan diatas, jika anda adalah seorang public figure, otomatis anda akan memiliki banyak follower. doshdosh percaya bahwa cara anda menggunakan twitter, bagaimana anda <em>ngtweet</em> nggak ada hubungannya dengan jumlah follower anda.</p>
<p style="text-align: left;">Tapi dia tetap menunjukkan beberapa tips dan cara untuk meningkatkan follower anda. Anda bisa lansung membaca <a href="http://www.doshdosh.com/how-to-get-more-twitter-followers/" target="_blank">postingnya disini</a>.</p>
<p style="text-align: left;">Sementara itu, saya sendiri akan memberikan tips-tips untuk meningkatkan follower anda. Mungkin kebanyakan dari tips ini tidak sama dengan yang dituliskan oleh doshdosh, karena saya menuliskan tips yang saya lakukan sendiri, dan juga yang dilakukan oleh orang yang saya kenal.</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_557" class="wp-caption aligncenter" style="width: 351px"><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/dhezigntw2depan.jpg"><img class="size-full wp-image-557" title="dhezigntw2depan" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/dhezigntw2depan.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=341&amp;h=195&amp;hash=a662a56a5640b76197f4ca54d5d98757" alt="salah satu desain kartu nama DheZign" /></a><p class="wp-caption-text">salah satu desain kartu nama DheZign</p></div>
<ol>
<li>Sama seperti website, anda perlu mempromosikan profile page anda dimanapun anda berada. Di signature anda di forum dan email, di kartu nama anda, di blog yang anda tulis, di update status anda di facebook, di profile anda di linkedin dan FB, dll. Semakin banyak tempat anda meletakkan link account twitter anda, semakin baik.</li>
<li>Buat banner/badge &#8220;follow me&#8221; di kartu nama anda, website anda, blog anda, dan sebanyak mungkin tempat yang anda bisa. Yang jika diklik langsung terhubung ke profile account twitter anda.</li>
<li>Tweet informasi, artikel, dan link link yang bermanfaat untuk follower anda.</li>
<li>Dan ajarkan kepada mereka pentingnya meretweet tweet2 anda. Dengan banyaknya tweet anda yang diretweet oleh follower anda, username anda akan terekspos di komunitas-komunitas baru.</li>
<li>Isi bio anda di twitter! Nggak ada gunanya menggiring banyak orang ke profile page anda di twitter kalo halaman itu kosong dan tidak menjelaskan siapa anda.</li>
<li>Buatlah &#8216;keributan&#8217;! Anda pasti masih ingat dengan post saya tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/351/my-mind/fenomena-bugil-joko-anwar-circle-k-dan-pim/" target="_blank">bugilnya Joko Anwar</a> kan? Itulah maksud saya keributan. Bisa juga dengan kontes/memberikan hadiah jika orang memfollow anda.</li>
<li>Berinteraksilah dengan orang-orang yang berada &#8216;di atas&#8217; anda. Reply tweet mereka, dan berusahalah untuk berkontribusi. Jika mereka menanggapi anda, itu artinya username anda disebutkan di tweet orang-orang sukses itu.</li>
</ol>
<p>Nah, setelah menyimak beberapa tips diatas, apakah anda juga punya tips sendiri dalam meningkatkan follower anda? Silahkan berbagi disini.  <em> </em></p>
<p><em>picture is courtesy of chaaban.info</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/555/social-media/meningkatkan-jumlah-follower-anda-panduan-menggunakan-twitter-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi 2 Arah Sebagai Bentuk New Wave Marketing</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 13:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=548</guid>
		<description><![CDATA[
Sebagai bentuk kelanjutan tulisan saya yang membahas tentang twitter dan facebook serta tulisan saya yang berisi panduan menggunakan twitter bagian satu dan bagian dua, tulisan saya kali ini akan membahas tentang penerapan komunikasi dua arah dalam marketing sebagai bentuk dasar dari facebook dan twitter. Tulisan ini juga sebagai bentuk partisipasi dalam event Bloggers @ MarkPlus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-549" title="2 way communication" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/11/2-way-communication.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=541&amp;h=366&amp;hash=6b10e2c4a1b145e4a2a3806d20895e76" alt="2 way communication" /></p>
<p>Sebagai bentuk kelanjutan tulisan saya yang <a href="http://fauzan.dhezign.com/465/social-media/kenapa-beralih-ke-twitter-dari-facebook/">membahas tentang twitter dan facebook</a> serta tulisan saya yang berisi <a href="http://fauzan.dhezign.com/467/social-media/apa-itu-twitter-panduan-menggunakan-twitter-1/">panduan menggunakan twitter bagian satu</a> dan <a href="http://fauzan.dhezign.com/490/social-media/mengatasi-hambatan-terbesar-pengguna-twitter-panduan-menggunakan-twitter-2/">bagian dua</a>, tulisan saya kali ini akan membahas tentang penerapan komunikasi dua arah dalam marketing sebagai bentuk dasar dari facebook dan twitter. Tulisan ini juga sebagai bentuk partisipasi dalam event Bloggers @ MarkPlus Conference 2010.</p>
<p>Contoh yang sangat bagus telah dikemukakan oleh Hermawan Kartajaya melalui tulisannya yang berjudul &#8220;<a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/15/19350636/mobile.karena.konsumen.mobile">Mobile karena konsumen Mobile</a>&#8221; . Di sana, walaupun menurut saya judulnya <span style="text-decoration: line-through;">lumayan menipu</span> tidak sesuai, isi tulisannya sangat bagus dan inspiratif.</p>
<p>Beliau membahas tentang beberapa strategi pemasaran yang dilakukan oleh beberapa perusahaan besar<span id="more-548"></span> di seluruh dunia yang mengandung muatan komunikasi 2 arah (interaktif).</p>
<p>Seperti yang sudah anda tahu, jika anda membaca tulisan saya tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/411/social-media/kenapa-anda-harus-terlibat-di-social-media-meskipun-anda-benci-social-media-2/">keharusan anda menggunakan social media</a>, anda akan menemukan fakta bahwa Nike membuat sepatu custom, <a href="http://nikeid.nike.com/" target="_blank">Nike iD</a>. Nah, tulisan Hermawan juga membahas tentang Nike iD ini dalam aplikasi pemasarannya yang lain.</p>
<p>Jika anda telah selesai membaca artikel pak Hermawan di link di atas, maka anda akan mengetahui bahwa salah satu bentuk dari New Wave Marketing adalah dengan mengandalkan pada interaksi dengan customer. Baik itu secara online maupun secara offline.</p>
<p>Tentu saja, facebook dan twitter bisa menjadi salah satu alat anda untuk melakukan interaksi 2 arah sebagai bentuk new wave marketing anda. Namun bagaimana dengan offline? artikel pak Hermawan tadi memberikan satu lagi contoh yang brilian, yaitu pada contoh apa yang dilakukan oleh Adwalker, sebuah perusahaan periklanan asal eropa.</p>
<p>Jika anda adalah salah satu pembaca setia blog ini, maka anda pasti tahu bahwa bahasan di blog ini adalah seputar web business. Tapi ingat, marketing itu tetap harus terintegrasi! Seperti layaknya anda harus juga menggunakan social media selain dari SEO sebagai bagian dari strategi marketing online anda, anda juga tidak boleh melupakan pentingnya marketing offline.</p>
<p>Tentu saja itu JIKA customer anda ada di sana. Tidak ada gunanya anda beriklan secara online dan menggunakan metode komunikasi 2 arah yang di bahas di sini jika ternyata customer anda tidak berada di tempat anda beriklan.</p>
<p>Oiya, tulisan mas Pitra <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2009/07/08/saat-brand-berkampanye-melalui-channel-social-media/" target="_blank">disini</a> juga layak dijadikan acuan mengenai komunikasi 2 arah dalam social media dan perbandingannya dengan komunikasi 1 arah.</p>
<p>Anda akan melihat perbedaan mendasar dari metode marketing 1 arah dan 2 arah, dari contoh sederhana sehari hari. Jika anda sedang menginginkan sesuatu dan mencoba berkomunikasi kepada orang tua atau pasangan anda, coba tebak, yang mana yang lebih efektif. Langsung mengungkapkan apa yang anda inginkan, ataukah dengan cara mendengarkan dan memahami apa yang ada di benak mereka sebelum kemudian memodifikasi permintaan anda agar sesuai dan mempunyai <em>chance </em>lebih besar untuk dikabulkan?</p>
<p>Yap! Tentu saja yang lebih efektif adalah dengan mendengarkan terlebih dahulu. Ini juga yang menjadi dasar dari <em>salesmanship</em>. Sales yang baik adalah mereka yang banyak mendengarkan, bukan yang banyak bicara. Inilah salah satu contoh komunikasi 2 arah dalam marketing.</p>
<p>Bagaimana dengan anda? Apakah anda juga memiliki ide atau bahkan sudah melakukan bentuk komunikasi 2 arah sebagai bentuk new wave marketing anda?</p>
<p><em>Image is courtesy of futurelab.net</em></p>
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<p><!--Session data--></p>
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

