<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog &#187; Prita Mulyasari</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/tag/prita-mulyasari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 11:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Memanfaatkan social media untuk bisnis anda</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 23:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Prita Mulyasari]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=601</guid>
		<description><![CDATA[
Jika dilihat dari kebanyakan posting saya, akhir-akhir ini fokus tulisan saya adalah seputar social media. Well, bukan kenapa-kenapa, alasan sebenarnya adalah karena saya ingin membantu banyak bisnis untuk memanfaatkan social media secara benar dan efektif.
Kenapa? Karena banyak sekali bisnis yang masih takut, atau belum tahu, atau bahkan salah dalam memanfaatkan social media untuk bisnis mereka.
Sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/social_media.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-602" title="social_media" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/social_media.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=342&amp;hash=2704e6d2e543e1632fd2f950eb756054" alt="social_media" /></a></p>
<p>Jika dilihat dari kebanyakan posting saya, akhir-akhir ini fokus tulisan saya adalah seputar social media. Well, bukan kenapa-kenapa, alasan sebenarnya adalah karena saya ingin membantu banyak bisnis untuk memanfaatkan social media secara benar dan efektif.</p>
<p>Kenapa? Karena banyak sekali bisnis yang masih takut, atau belum tahu, atau bahkan <strong>salah</strong> dalam memanfaatkan social media untuk bisnis mereka.</p>
<p>Sudah lama sebenarnya saya ingin menulis tentang ini, hanya saja kebetulan kemarin diundang <a href="http://twitter.com/orangemood" target="_blank">@orangemood</a> (terima kasih pak) untuk datang ke acara &#8220;social media untuk SME&#8221; yang digelar oleh majalah SME dan Three. Dan hadir di sana benar-benar menimbulkan keinginan saya untuk segera menulis tentang bagaimana caranya memanfaatkan social media untuk bisnis anda dengan benar.</p>
<p>Jadi jika anda menemukan posting ini bermanfaat, maka jangan lupa sharing dan berkomentar agar anda juga bisa memberikan manfaat ke rekan anda lainnya.</p>
<p>Kerangka tulisan ini saya ambil dari inti sari presentasi Andy <a href="http://twitter.com/orangemood" target="_blank">@orangemood</a> kemarin, dan akan saya lengkapi dengan analisis dan data data yang sudah saya kumpulkan sendiri.</p>
<p>Sebelum saya menulis posting ini, saya juga menulis sebelumnya mengenai <a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/twitter/">panduan menggunakan twitter</a>, ada tiga tulisan yang membahas spesifik tentang ini disana (dan insya Allah akan bertambah). Anda bisa membacanya untuk mengetahui tentang twitter dengan lebih lanjut sebagai pelengkap tulisan ini.</p>
<p>Oke, pertama tama saya akan bercerita sedikit lebih dalam tentang alasan <a href="http://fauzan.dhezign.com/407/social-media/kenapa-anda-harus-terlibat-di-social-media-meskipun-anda-benci-social-media-1/">kenapa anda harus memanfaatkan social media untuk bisnis anda</a>. Selain karena alasan yang sudah saya ceritakan, ada beberapa hal lagi kenapa anda harus ikut terlibat didalamnya.</p>
<h2>Pertama, karena social media itu besar dan memiliki banyak pengguna</h2>
<p>Faktanya, facebook user di Indonesia mencapai <span id="audience_number">14,093,220 pengguna!<span id="more-601"></span> Menurut data yang saya dapatkan pagi ini dari facebook. Dan pengguna twitter di Indonesia mencapai lebih dari 2,000,000 pengguna. Ini artinya, dari lebih dari total 30,000,000 pengguna Internet di Indonesia (menuru data APJII) lebih dari 50%nya berada di social media.</span></p>
<p><span>Dan waktu yang dihabiskan oleh orang orang ini di social media tumbuh 83% (<em>Nielsen, global faces &amp; networked faces 2009) </em>dibandingkan tahun sebelumnya. Dan selain itu, social media adalah satu satunya tempat dimana orang orang menghabiskan waktu lebih banyak dibandingkan website porn.<br />
</span></p>
<p><span>Sebuah kesalahan besar jika anda salah memanfaatkan media ini. Karena&#8230;</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Kedua, karena social media itu terpercaya dan dipercaya oleh pelanggan anda</span></h2>
<p><span>Menurut data <em>Nielsen, Trust in advertising report, 2007</em> bahwa 78% orang mempercayai rekomendasi teman dan rekannya. Model dari advertising sebelumnya adalah komunikasi satu arah. Sementara, sejak adanya social media, <a href="http://fauzan.dhezign.com/548/social-media/komunikasi-2-arah-sebagai-bentuk-new-wave-marketing/">model komunikasi ini berubah menjadi 2 arah</a>.</span></p>
<p>Social media merubah total cara orang berkomunikasi. Dan social media juga membuat orang orang ini mengekspresikan pendapat dan suaranya secara bebas.</p>
<p>Karena kenyataannya, dalam riset yang sama terungkap bahwa hanya 14% orang yang percaya terhadap iklan.</p>
<p>Anda tentu ingat dengan koinkeadilan prita kemarin. Dimana banyak sekali <em>Netizen</em> (dan akhirnya memberikan pengaruh pada komunitas offline) mengumpulkan koin dan sumbangan untuk mendukung Prita dan tidak adilnya sistem keadilan di Indonesia.</p>
<p>Yang sampai memaksa RS OMNI untuk membatalkan tuntutan perdatanya pada Prita. Saya akan menulis tentang ini lain waktu.</p>
<p><span>Anda tidak mau bisnis anda menjadi seperti RS OMNI dalam kasus ini kan?</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Ketiga, karena social media secara nyata mempengaruhi bisnis anda</span></h2>
<p><span><br />
</span></p>
<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-604" title="tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact1.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=521&amp;h=539&amp;hash=3eeb818393c9f9c2bae85020111da254" alt="tns-cymfony-social-media-resources-potential-business-impact" /></a></p>
<p><span>Jika anda penasaran, coba kunjungi twitter.com anda dan search Indomie misalnya. Atau Telkomsel. Atau mungkin yang lebih down to earth, kebab turki. Atau mungkin, produk atau merk, atau brand anda sendiri.</span></p>
<p><span>Anda kemungkinan akan dibuat terkejut dengan hasilnya. Karena kenyataannya banyak sekali orang yang membicarakan tentang bisnis anda di twitter. yang memiliki pengguna <em>hanya</em> 2 juta user di Indonesia. Bagaimana dengan facebook yang penggunanya saat ini <strong>7 x lipat</strong> ?</span></p>
<p><span>Apakah anda yakin 100% bahwa bisnis anda tidak sedang dibicarakan oleh mereka? saya yakin 100% <strong>sebaliknya</strong>. Dan anda harus mulai memikirkan tentang itu.</span></p>
<p><span>Pengguna social media membicarakan sebuah bisnis (entah itu produk, brand, atau barang tertentu) secara positif dan negatif. Jika anda tidak terlibat disana, jangan salahkan social media kalau akhirnya semakin banyak orang yang membenci bisnis anda. </span></p>
<p><span>Karena seperti yang anda telah ketahui, berita negatif menyebar <strong>jauh lebih cepat</strong> dibandingkan berita positif. Jadi pastikan anda tahu secara seketika saat ada orang yang membicarakan tentang bisnis anda.</span></p>
<p><span>Sebuah contoh menarik saa alami saat saya nge<em>tweet</em> tentang <a href="http://koolred.com" target="_blank">Koolred</a>.  Sebuah social media baru besutan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tony_Fernandes" target="_blank">Tony Fernandez</a> (ingat air asia?). Saat saya baru mengetahui tentang koolred dari <a href="http://twitter.com/tuhunugraha" target="_blank">@tuhunugraha</a>, saya menyebutkan koolred dalam tweet saya dan tiba tiba dalam waktu yang tidak begitu lama @koolred mereply message saya dan mengundang saya untuk bergabung <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span>Tentu saja saya akan mengulas tentang apa itu koolred dan apa bedanya dibandingkan social network website lainnya ditulisan saya yang akan datang, jadi jangan sampai ketinggalan.</span></p>
<h2></h2>
<h2><span>Keempat, pengguna social media berharap anda berada disana.</span></h2>
<p><span>Ya, <em>Business in social media study, 2008</em> mengungkapkan fakta bahwa 93% dari pengguna social media berharap anda ada disana. Dan 85% berharap bisnis anda berinteraksi dengan mereka.</span></p>
<p><span>Nah, saya harapkan dengan membaca fakta-fakta diatas anda jadi tahu mengapa anda harus ikut terjun di dalam social media. Tulisan saya selanjutnya akan membahas tentang mengapa banyak brand dan bisnis (terutama lokal) yang belum masuk ke social media, atau tidak memanfaatkannya dengan baik.<br />
</span></p>
<p><span>Jangan lupa berbagi tulisan ini dengan rekan anda dan berkomentar jika anda menemukan tulisan ini bermanfaat.</span></p>
<p><span>Dan jika anda ingin ngobrol dan sharing bagaimana kami dapat membantu bisnis anda memanfaatkan social media dengan optimal, just call me at +62-21-4555-61-88 atau lewat <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">website kami disini</a></span></p>
<p><span><em>image is courtesy of marketingcharts.com &amp; understandingdigital.com</em><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/601/social-media/memanfaatkan-social-media-untuk-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Kasus Ibu Prita &#8211; Pelayanan yang Seharusnya Anda Berikan</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/229/bisnis/belajar-dari-prita-mulyasari-pelayanan-seharusnya/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/229/bisnis/belajar-dari-prita-mulyasari-pelayanan-seharusnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 10:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Garansi]]></category>
		<category><![CDATA[komplain]]></category>
		<category><![CDATA[Money Back]]></category>
		<category><![CDATA[Prita Mulyasari]]></category>
		<category><![CDATA[RS Internasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[ 

Anda pasti sudah dengar kasus yang terjadi pada Ibu Prita. Jika belum, langsung saja klik di sini untuk tahu tentang salah satu beritanya.
Saya yakin banyak dari kita yang sudah mengerti dan paham akar permasalahan, maupun versi versi cerita baik dari ibu Prita dan rumah sakit Omni. Jadi saya tidak akan membahas hal tersebut disini. Yang ingin saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<div>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-230" title="uuit" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/06/uuit.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=91&amp;h=80&amp;hash=1c12ccfe9eeece987b06683cf644aabb" alt="" />Anda pasti sudah dengar kasus yang terjadi pada Ibu Prita. Jika belum, langsung saja klik di <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/06/03/16185631/Tangis.Jadi.Tawa..Prita.Akhirnya.Kembali.ke.Keluarga" target="_blank">sini</a> untuk tahu tentang salah satu beritanya.</p>
<p>Saya yakin banyak dari kita yang sudah mengerti dan paham akar permasalahan, maupun versi versi cerita baik dari ibu Prita dan rumah sakit Omni. Jadi saya tidak akan membahas hal tersebut disini. Yang ingin saya bahas adalah mengapa hal ini sampai terjadi. Mengapa pihak RS sampai menuntut Ibu Prita dengan berlandaskan UU ITE? Apakah ini adalah cara yang terbaik untuk menangani masalah ini?</p>
<p>Seperti yang anda duga, sesuai dengan posting saya <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/03/23/jawaban-kenapa-saya-cinta-mati-komplain-klien-dan-pelanggan-saya/">di sini</a> Ibu Prita adalah salah satu dari pelanggan yang bercerita kepada orang lainnya. Di posting tersebut saya memberikan hasil riset yang dilakukan pada tahun 1986 sebagai berikut:</p>
<blockquote><p>Komplain pelanggan adalah aset yang PALING berharga!</p>
<p>Perhatikan data berikut, dari 100 orang yang tidak puas dengan layanan anda :</p>
<ul>
<blockquote>
<li>4 orang akan komplain</li>
<li>91 orang tidak akan menggunakan layanan anda lagi</li>
<li>80 orang akan bercerita kepada 10 orang lainnya</li>
<li>20 orang akan bercerita kepada 20 orang lainnya</li>
</blockquote>
</ul>
</blockquote>
<div>Tentu saja melihat ribuan (bahkan mungkin jutaan orang) yang membaca tulisan komplain dari Ibu Prita, saya yakin sudah saatnya penelitian itu dikaji<span id="more-229"></span> ulang. Karena bukan hanya 20 orang lain yang akan mendapatkan cerita tentang buruknya kualitas layanan kita, tapi bahkan jutaan orang melalui media internet.</div>
<div></div>
<div><strong>Belajar dari Ibu Prita untuk Bisnis Anda</strong></div>
</div>
<div></div>
<div>Saya yakin banyak diantara kita yang sering mengalami kekecewaan diakibatkan kesalahan <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/01/17/masih-tentang-kualitas-pelayanan/">persepsi</a> kita terhadap sesuatu yang <span style="text-decoration: line-through;">seringkali</span> berbeda dengan kenyataan yang kita dapatkan. Jika anda pernah membaca surat keluhan yang ditulis oleh Ibu Prita, anda pasti tahu bahwa Ibu Prita berasumsi bahwa RS yang berlabel International adalah RS yang bonafide dan punya kualitas bagus. Tapi layanan yang di berikan pada Ibu Prita&#8230; anda tahu sendiri pasti bukan standar international.</div>
<div></div>
<div>Itulah pentingnya menanyakan dan memvalidasi klaim-klaim yang dilakukan oleh penjual kepada anda. Apakah benar demikian, ataukah ada syarat dan ketentuan yang tersembunyi&#8230; atau malah klaim yang dibuat memang tidak berdasar?</div>
<div></div>
<div>Di era persaingan yang semakin ketat ini, tentu saja pembeli, konsumen, dan klien biasanya menjadi pihak yang paling diuntungkan. Tapi&#8230;. ini HANYA jika pembeli, konsumen,  dan klien tersebut mau untuk belajar dan tidak menelan mentah mentah janji-janji promosi dan persepsi yang dilontarkan oleh pihak penjual.</div>
<div></div>
<div>Untuk contoh, anda tentu saja sudah familiar dengan perang tarif, perang bonus, dan perang diskon para operator telekomunikasi. Jika anda tidak jeli memilih dan memperhatikan syarat dan ketentuan, bukan harga murah yang anda dapatkan, tapi pulsa yang cepat terkuras. Dan salah satu operator telpon melihat peluang ini dengan mendiferensiasikan dirinya dengan operator yang lain membawa tagline, &#8220;<strong>jujur</strong>&#8220;. Entah dengan anda, tapi saya memperkirakan bahwa jika operator yang satu ini bisa bertahan, dia akan meraup keuntungan dan berjaya dalam jangka panjangnya.</div>
<div></div>
<div>Salah satu hypermart di Indonesia asal perancis juga sama. Mereka sering menggembar-gemborkan harga termurah, dengan garansi ganti selisih harga jika ada yang lebih murah&#8230;. dengan syarat, tempat beli pembandingnya harus yang selevel (gak boleh pasar tradisional). Namun syaratnya sangat kecil sehingga kebanyakan orang tidak akan melihatnya. Padahal jika anda jeli, syarat ini sudah pasti memiliki arti secara implisit bahwa hypermart tersebut tidak bisa bersaing dalam urusan harga dengan pasar tradisional.</div>
<div></div>
<div><strong>Yang Kami Terapkan</strong></div>
<div></div>
<div>Bidang kami adalah <a href="http://www.dhezign.com">web development and consulting</a>. Sementara banyak perusahaan sejenis di luar sana, tidak dipungkiri bahwa banyak kekecewaan yang terjadi pada diri klien saat sebuah project selesai&#8230; atau bahkan baru dimulai. Kebanyakan karena perbedaan persepsi.</div>
<div></div>
<div>Persepsi bahwa perusahaan web development yang mereka pilih akan mengembangkan websitenya dengan teknologi paling mutakhir. Persepsi bahwa klien bisa mendapatkan progress report. Persepsi tentang adanya jaminan bahwa websitenya tidak akan rusak dalam waktu tertentu. Persepsi bahwa websitenya akan sukses sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih besar dibandingkan biaya developmentnya.</div>
<div></div>
<div>Kekecewaan pasti terjadi jika persepsi-persepsi ini tidak dicapai oleh web developer. Mirip dengan yang dialami ibu Prita, persepsi bahwa layanan prima yang akan beliau dapatkan di RS international ternyata hanya sebatas angan-angan.</div>
<div></div>
<div>Untuk memberikan rasa aman kepada para pelanggan kami, kami biasanya berikan <em>100% Money Back Guarantee</em>, <strong>TANPA SYARAT</strong>! Jadi jika ada klien kami yang kurang puas, dengan alasan apapun, mereka berhak meminta uangnya kembali kepada kami. Dan kami akan mengembalikannya 100% tanpa pertanyaan. Jadi jika seandainya anda membutuhkan <a href="http://www.dhezign.com">website atau konsultan digital marketing</a>, dan kami tidak dapat memenuhi harapan anda, anda tidak perlu membayarkan apapun kepada kami. Sebuah janji sangat kuat yang <strong>pertama kali</strong> dan <strong>satu-satunya</strong> ada di Indonesia.</div>
<div></div>
<div>Sekarang, giliran anda untuk memberikan rasa aman itu untuk pelanggan anda.</div>
<div></div>
<div>Semoga bermanfaat</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/229/bisnis/belajar-dari-prita-mulyasari-pelayanan-seharusnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

