-
25
Aug 2011Kompetisi Bisa Jadi Ujian Kemampuan
Oleh : imam
Kategori : Dhe Tips, DheZign, Indonesia Startup
Tags: aplikasi, app, bermain, developer, devstart, digital, fellowship, game, idbermain, indigo, indonesia, komodo app, kompetisi, marketeers, startup, Telkom, web
Para rekan developer dan startuper, terkadang kita tidak tahu sudah seberapa baik kemampuan kita. Baik dalam mengembangkan produk atau aplikasi, maupun dalam membangun dan mengembangakan bisnis.Salah satu yang bisa menjadi ukuran adalah ajang kompetisi / penghargaan. Oleh karena, dalam suatu kompetisi, produk yang kita hasilkan dan kelola akan dibandingkan dengan produk lain dan dinilai oleh orang / juri yang berkompeten di bidangnya.
Bulan-bulan ini, banyak sekali ajang penghargaan dan kompetisi yang bisa menjadi ajang mengukur kemampuan. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
- Kompetisi Komodo Apps. Dalam website resminya ( http://the-marketeers.com/archives/komodoappscontest.html ) dijelakan, kontes ini bertemakan Komodo dan bertujuan untuk memasarkan Taman Nasional Komodo sebagai Real Wonder of the World kepada masyarakat di seluruh dunia, secara low-budget, high-impact lewat gadget seperti iPhone/iPad, Blackberry, dan Android. Selengkapnya »
-
02
Sep 2009Prinsip Dasar Mendesain Website
Oleh : imam
Kategori : Dhe Tips, DheZign, My Mind
Tags: desain, DheZign, dream weaver, indigo, prinsip desain, website, website 2.0
Ada hal-hal yang perlu diketahui sebelum mendesain website. “Modal dasar mendesain website adalah ide”, kata Heri Setiawan, Web Designer DheZign Online Solution saat mengisi workshop mendesain dan membuat website dengan dream weaver pada Sabtu, 29/8/2009 yang diselenggrakan oleh Indigo Telkom Surabaya. Ide datang dari banyak sumber. Bisa dari website yang sudah ada, bisa dari karakteristik sesuatu yang akan dibuatkan desainnya, serta kadang datang dari intuisi.Ide yang ada, kemudian diejawantahkan ke dalam desain. Pada tahap ini, kreativitas desainer harus dikeluarkan agar desain yang dihasilkan menjadi luar biasa. Ada yang berpendapat bahwa kreativitas itu bakat. Akan tetapi, sebenarnya kreativitas itu bisa diasah. Artinya, pengalaman atau jam terbang juga menjadi faktor penentu kreativitas.
Kemudian, desain yang dibuat haruslah menerapkan prinsip kesatuan dan keseimbangan. Desain website harus sesuai dengan karakter perusahaan/ lembaga pemesan website. Baik dalam hal tipografi huruf, gambar, maupun fitur-fitur yang disediakan. Jangan lupa juga bahwa keseimbangan itu penting. Misalnya dalam hal warna, ruang istirahat mata, vektor, serta tipografi, desainer harus cermat. Komposisi yang tepat akan membuat orang nyaman melihat website.
Satu lagi prinsip yang harus diperhatikan para desainer adalah penekanan. Penekanan ini berfungsi untuk menyatakan bagian-bagian mana saja yang penting, agak penting, tidak terlalu penting/ mendesak untuk dilihat oleh pengunjung. Penekanan bisa dilakukan dengan menggunakan warna yang kontras atau dengan menggunakan ukuran.
Seorang web desainer juga perlu mengamati tren gaya desain-desain yang sedang berkembang. Tampilan website 2-3 tahun yang lalu tentu berbeda dengan sekarang. Yang sedang tren sekarang ini adalah tampilan website 2.0. Tampilan website 2.0 rata-rata menerapkan prinsip kesederhanaan dan penonjolan pada hal-hal yang sangat penting.
-
30
Jul 2009Belajar Mendesain Tampilan Website
Oleh : imam
Kategori : Bisnis, DheZign, Pelayanan Pelanggan, Pengumuman, SEO Tips
Tags: desain website, DheZign, HTML, indigo, Komodo, Telkom, web design, workshopPenampilan suatu website akan mempengaruhi jumlah kunjungan website tersebut. Website yang didesain dengan tampilan yang cantik, menyegarkan mata, tentu akan membuat orang tertarik mengunjungi wesbsite tersebut dan berselancar lebih lama di dalamnya. Dan sebaliknya, tentu saja kebanyakan orang tidak begitu tertarik untuk mengunjungi suatu website jika penampilannya tidak menarik dan cenderung menjemukan.
Sabtu (25/7/2009), Mohammad Zulkarnain (Web Designer of DheZign Online Solution) mempraktikkan bagaimana membuat tampilan website lebih menarik menggunakan HTML di depan peserta workshop web design di Ruang Workshop Indigo Surabaya.
Workshop tersebut diselenggarakan Indonesia Digital Communtiy (Indigo), salah satu program corporate social responsibility Telkom bekerjasama dengan DheZign Online Solution, perusahaan web development dan media online yang telah berpengalaman secara profesional dalam jasa konsultasi dan pengembangan website serta internet marketing.
Peserta workshop yang terdiri atas mahasiswa, pekerja sosial, dan karyawan perusahaan terlihat sangat antusias mengikuti workshop. Kelas workshop yang dibagi menjadi dua sesi pun selalu terisi penuh.
Pemateri workshop tersebut, Zulkarnain, mengajarkan bagaimana cara menggunakan HTML untuk mendesain halaman website. Zulkarnain juga mengenalkan Komodo sebagai software editornya. Ia ingin membiasakan para peserta dengan editor open source. Dengan menggunakan piranti yang open source, mendesain website tidak perlu mahal, katanya.
Sebelumnya Zulkarnain juga mengenalkan bahasa-bahasa pemograman seperti HTML, PHP dan bahasa-bahasa pemograman lainnya yang relevan untuk membangun sebuah website. Namun pada kesempatan kemarin, ia lebih detail menjelaskan apa itu HMTL dan bagaimana menggunakannya.





