<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog &#187; dari awal</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/tag/dari-awal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 09:06:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Memulai dari yang Kecil, Membenahi dari Awal</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 13:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[dari awal]]></category>
		<category><![CDATA[dari kecil]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[penggusuran]]></category>
		<category><![CDATA[UUD 1945]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini jika anda tinggal di Surabaya dan sekitarnya, anda pasti merasakan sesuatu yang berbeda saat melintasi jalan-jalan utama yang ada di pinggir sungai kota Surabaya. Banyak dari bangunan yang ada di sana sudah dibongkar, penghuninya digusur (walaupun belakangan sudah mulai banyak yang berani membangun kembali di area yang sama).
Tidak hanya di Surabaya saja, jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/06/penggusuran.jpg"><img class="size-medium wp-image-233  alignleft" title="penggusuran" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/06/penggusuran.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=143&amp;h=94&amp;hash=f91f533553ebc3bd6f38bee8cdb40fb5" alt="" /></a>Belakangan ini jika anda tinggal di Surabaya dan sekitarnya, anda pasti merasakan sesuatu yang berbeda saat melintasi jalan-jalan utama yang ada di pinggir sungai kota Surabaya. Banyak dari bangunan yang ada di sana sudah dibongkar, penghuninya digusur (walaupun belakangan sudah mulai banyak yang berani membangun kembali di area yang sama).</p>
<p>Tidak hanya di Surabaya saja, jika anda pernah menonton mata kamer di TVOne, di salah satu episodenya, penggusuran juga terjadi di Ibu kota. Mirip dengan daerah manapun di Indonesia, pemerintah hanya akan melakukan penggusuran saat penghuni liar dan bangunan liar sudah merajalela. Sudah dibangun semi permanen dengan batu bata dan semen, dan sampai ada yang sudah layak huni seperti rumah pada umumnya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang menghuni bangunan liar tersebut memiliki KTP resmi dari pemerinta. Belum pernah saya <span style="text-decoration: line-through;">dengar<span id="more-232"></span></span> tahu ada penggusuran yang dilakukan saat masalah masih kecil, saat masih sedikit orang yang menghuni. Saat masih sedikit ada bangunan liar.</p>
<p>Tentu saja seperti yang kita semua tahu, setiap penggusuran terjadi masyarakat selalu dirugikan. Yang paling minimal mungkin karena adanya kemacetan jalan. Tapi yang paling merasakan tentu saja penghuni-penghuni bangunan tersebut. Dan saat ini terjadi, saya tidak pernah mengetahui langkah nyata pemerintah untuk memperbaiki kondisi ini. Padahal mengingat salah satu pasal di UUD 1945, &#8220;fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara&#8221;</p>
<p>Celetukan salah satu tim saya, <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=580478918&amp;ref=mf" target="_blank">Imam</a>, negara hanya memelihara mereka, bukan mengurusi. Kalo dipikir ya nggak salah apa yang dia katakan <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Bukan maksud saya menjelek-jelekkan pemerintahan kita, tapi anda pasti bisa menilai sendiri. Dan tentu saja kita bisa mengambil pelajaran dari sana.</p>
<p>Dalam bisnis, banyak pebisnis sukses yang mempunyai prinsip bahwa untuk dapat sukses dan berhasil anda <strong>harus</strong> merasakan proses bisnis anda dari bawah. Ibaratnya jika anda ingin sukses berbisnis makanan, anda harus pernah merasakan secara langsung bagaimana caranya berjualan, caranya memasak, caranya mempersiapkan bahan bahan, caranya belanja, dan seterusnya.</p>
<p>Jika dilihat dari perspektif yang sedikit berbeda, apa yang menjadi prinsip banyak pebisnis sukses ini didasari karena alasan yang sangat kuat. Yaitu apabila anda pernah merasakan dan tahu semua kegiatan yang menjadikan bisnis anda utuh, anda <em>bisa mengetahui masalah sebelum masalah tersebut menjadi besar</em>.</p>
<p>Menyelesaikan masalah saat masalah itu masih menjadi tunas, dan belum memiliki akar yang kokoh adalah satu hal yang sebisa mungkin anda lakukan dalam manajemen bisnis atau kantor anda. Masalah yang belum berakar biasanya dapat dengan mudah diselesaikan karena masalah belum melebar kemana mana. Ibaratnya, tidak akan ada banyak korban jika seandainya pemerintah mau menertibkan bangunan-bangunan liar saat masih belum banyak jumlahnya dan belum permanen bangunannya.</p>
<p> </p>
<p>Apakah anda sudah berusaha mengatasi masalah saat masalah masih kecil? Ataukah anda biasa menunda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

