<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Mar 2010 08:50:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Berbisnis Bisa! Saya Bisa Anda pun Bisa!</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/836/bisnis/berbisnis-bisa-saya-bisa-anda-pun-bisa/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/836/bisnis/berbisnis-bisa-saya-bisa-anda-pun-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 08:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[TDA]]></category>
		<category><![CDATA[WMM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[
Sabtu, 6 Maret 2010, Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) Surabaya menyelenggarakan seminar “Berbisnis Bisa! Saya Bisa Anda pun Bisa!” di Elemen Café Surabaya. Acara ini dihadiri sekitar 150 orang dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha yang tergabung dalam komunitas bisnis Tangan Di Atas, para pekerja profesional, karyawan, guru, hingga siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
Pembicara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img class="size-full wp-image-837 aligncenter" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/03/seminar-TDA-sby.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=403&amp;h=269&amp;hash=02ba754d6a3cbfbe186ae0aab98df16f" alt="seminar TDA sby" /></p>
<p style="text-align: left">Sabtu, 6 Maret 2010, Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) Surabaya menyelenggarakan seminar “Berbisnis Bisa! Saya Bisa Anda pun Bisa!” di Elemen Café Surabaya. Acara ini dihadiri sekitar 150 orang dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha yang tergabung dalam komunitas bisnis Tangan Di Atas, para pekerja profesional, karyawan, guru, hingga siswa Sekolah Menengah Kejuruan.</p>
<p style="text-align: left">Pembicara yang hadir dalam seminar tersebut antara lain Brian Arfi Faridhi, Tririan Arianto, Iin Budianto, dan Zainal Abidin. Mereka adalah wirausahawan yang sukses di bidangnya masing-masing.</p>
<p>Menurut Brian CEO PT DheZign Online Solution, menjadi seorang entrepreneur tidaklah mudah, banyak yang mencoba banyak pula yang gagal. Namun dengan fokus, keuletan dan ketekunan hal tersebut akan teratasi dan jalan pun akan terbuka. “Dalam bisnis hanya satu yang pasti, yaitu kegagalan. Namun kegagalan tersebut akan menghasilkan ketika kita terus mencoba dan mencoba”, tutur Juara Wirausaha Muda Mandiri 2009 dalam kategori industri kreatif mahasiswa ini.<span id="more-836"></span></p>
<p>Senada dengan Brian, Tririan Arianto pemilik PT. Mushroom Indonesia dan Juara Wirausaha Muda Mandiri 2009 kategori kuliner mengatakan, “Saya memulainya dari nol, namun dengan ketekunan, kerja keras, doa dan berbagi kepada sesama mampu mengantarkan saya hingga ke<br />
titik ini.”</p>
<p>Ketekunan dan keuletan merupakan salah satu kunci sukses. Namun untuk menjaga semangat ketekunan dan keuletan akan sulit jika dilakukan seorang diri. Diperlukan tempat untuk saling berbagi. Salah satu tempat yang tepat adalah komunitas, karena di dalam komunitas setiap orang bisa saling berbagi baik kesuksesan maupun kegagalan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/836/bisnis/berbisnis-bisa-saya-bisa-anda-pun-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tak Ragu Investasi dalam Bidang Online</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/828/bisnis/tak-ragu-investasi-dalam-bidang-online/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/828/bisnis/tak-ragu-investasi-dalam-bidang-online/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 04:33:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[PernikMuslim]]></category>
		<category><![CDATA[brian arfi]]></category>
		<category><![CDATA[dhezign online solution]]></category>
		<category><![CDATA[digitalpreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[PernikMuslim.com]]></category>
		<category><![CDATA[SWA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=828</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan makin murahnya layanan internet, banyak pula entrepreneur yang fokus di dunia online dan internet. Salah satunya, Brian Arfi, pendiri PernikMuslim.com dan PT DheZign Online Solution, perusahaan yang melayani jasa web development dan layanan online marketing. Demikian tulis Majalah SWA Sembada edisi No. 04/XXVI/ 18 Februari &#8211; 3 Maret 2010.
Ya. Perkembangan dunia online dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-829" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/03/537904_stocking_for_business.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=215&amp;hash=d618112ad4f11554735e515bea7b9c4e" alt="537904_stocking_for_business" />Seiring dengan makin murahnya layanan internet, banyak pula entrepreneur yang fokus di dunia online dan internet. Salah satunya, Brian Arfi, pendiri PernikMuslim.com dan PT DheZign Online Solution, perusahaan yang melayani jasa web development dan layanan online marketing. Demikian tulis Majalah SWA Sembada edisi No. 04/XXVI/ 18 Februari &#8211; 3 Maret 2010.</p>
<p>Ya. Perkembangan dunia online dan internet memang menjanjikan. Brian mempunyai keyakinan, tidak lama lagi dunia bisnis Indonesia akan semakin ramai dengan berbagai macam aplikasi berbasis web atau online.</p>
<p>Sejak beberapa tahun lalu, Brian telah mengamati perkembangan internet di dunia, serta mencermati kebutuhan masyarakat Indonesia. Menurutnya, dengan dukungan teknologi komputer dan telepon yang semakin canggih dan internet yang semakin murah, perkembangan dunia online di Indonesia akan semakin cepat.</p>
<p>&#8220;Saya tak ragu berinvestasi dalam bidang online. Selain passion saya memang ada di dunia internet, saya juga melihat peluang yang sangat terbuka&#8221;, kata Brian.<span id="more-828"></span></p>
<p>Di awal berdirinya PernikMuslim.com, toko online yang ia dirikan juga tak banyak pengunjung dan pembelinya. Namun, beberapa tahun terakhir, pengunjung dan pembeli di toko online perlengkapan muslim terbesar di Indonesia tersebut meningkat tajam. Per-bulannya puluhan ribu orang mengunjungi PernikMuslim.com. Barang yang ditawarkan semakin banyak dan variatif. Majalah Duit! pun menyebut PernikMuslim.com sebagai supermarket online.</p>
<p>Pendirian PT DheZign Online Solution, perusahaan yang bergerak di bidang web development dan internet marketing, menurut Brian juga tak lepas dari prediksinya bahwa kebutuhan akan website akan semakin meningkat. Menurut Brian, pada satu titik atau saat tertentu, jika suatu perusahaan tidak memiliki website dan tidak eksis di dunia maya, maka perusahaan tersebut akan tertinggal jauh. Apalagi jika pasar perusahaan tersebut bergerak aktif di dunia maya.</p>
<p>Jiwa digitalpreneur sepertinya memang sudah melekat pada diri Brian. Sebagai investasi di dunia internet, ia telah membeli sejumlah domain yang akan digunakan suatu saat nanti. Selain itu, ia juga telah mengembangkan beberapa web application bersama timnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/828/bisnis/tak-ragu-investasi-dalam-bidang-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketeer&#8217;s Power Lunch February Edition review (or Not)</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 03:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia Startup]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[
Senin 22 Januari ini saya akhirnya mendapatkan undangan dari MarkPlus dan Marketeers untuk menghadiri power lunch. Sepertinya event ini rutin diadakan bulanan oleh MarkPlus dan Marketeers, mengingat bulan januari yang lalu juga diadakan acara serupa.
Hanya, Januari yang lalu yang diundang sebagai tamu kehormatan adalah the infamous @tifsembiring, menkominfo kita paling tidak untuk saat ini. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-816" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/marketeers-logo/"><img class="aligncenter size-full wp-image-816" title="Marketeers logo" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/Marketeers-logo.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=334&amp;h=66&amp;hash=9b5c03f2e5876ccdfd6d5820c053dc95" alt="Marketeers logo" /></a></p>
<p>Senin 22 Januari ini saya akhirnya mendapatkan undangan dari MarkPlus dan Marketeers untuk menghadiri power lunch. Sepertinya event ini rutin diadakan bulanan oleh MarkPlus dan Marketeers, mengingat bulan januari yang lalu juga diadakan acara serupa.</p>
<p>Hanya, Januari yang lalu yang diundang sebagai tamu kehormatan adalah the <span style="text-decoration: line-through;">in</span>famous <a href="http://twitter.com/tifsembiring" target="_blank">@tifsembiring</a>, menkominfo kita <span style="text-decoration: line-through;">paling tidak</span> untuk saat ini. Dan januari yang lalu adalah deklarasi dari&#8230; what do you call it&#8230; New Wave Marketing. From senior to youth, men to women, citizen to netizen. Baca <a href="http://the-marketeers.com/web/?show=news&amp;id=62" target="_blank">reviewnya</a> untuk<span id="more-814"></span> lebih jelasnya.</p>
<p>Btw, saya nggak dapat invitation januari yang lalu :p. Mungkin utamanya adalah karena saya masih under the radar. Karena baru move in di Jakarta kurang dari 3 bulan, most people doesn&#8217;t know me&#8230; Yet anyway. Dan diundangnya ke event bulan ini menandakan bahwa i made a progress <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan bulan ini acaranya berfokus pada youth, jadi kali ini yang diundang sebagai stars adalah banyak pemuda yang memiliki dan sudah menorehkan prestasi internasional. Sebut saja diantaranya <a href="http://babarafi.com" target="_blank">Hendy Kebab Turki</a> dan <a href="http://kristiono-setyadi.net/2010/02/bancakan-20-komunitas-startup-dan-apps-development-di-yogyakarta/" target="_blank">Kristiono Setyadi</a>, pemenang Yahoo Open Hack Day SEA 2009.</p>
<p>Tentu saja nggak hanya mereka, banyak sekali pemuda hebat dari berbagai bidang. 5 Bidang yang disebutkan oleh Hermawan Kertajaya. Politik, Science, Art, Sport, dan Entrepreneurship. 5 Bidang dimana remaja pada umumnya berkiprah. Just FYI, menurut undang-undang terbaru dari Menpora, remaja di Indonesia itu yang masuk kategori umur 16-30 tahun. Apakah anda termasuk remaja? Well, saya yakin kebanyakan pembaca blog ini sudah bukan (ups).</p>
<p>Seharusnya, acara hari ini dihadiri oleh MenPora. Bapak Andi Malarangeng. Sayang sekali karena ada keperluan mendadak, terutama karena urusannya adalah dengan presiden, pak HK kalah level, dan tentu saja kepentingan presiden lebih diutamakan.</p>
<p>Anyway, di event ini saya bertemu dengan @unwinged @salsabeela @ilmanakbar @hendysetiono @dwirianto @andjrot @leonisecret @ksetyadi @anakcerdas @villahadis -&gt;(yang ngundang nih) @yoris @billyboen @pandji @mahadaya dan masih banyak yang lainnya. Tentu saja hal ini menyebabkan istilah &#8216;power lunch&#8217; jadi agak rancu di perut saya siang tadi. Karena saking serunya, nggak sempat makan. Cuma sempet nyomot 2 slice tipis pudding&#8230; dan jus jambu (i believe that&#8217;s NOT what you usually call a lunch eh?).</p>
<p>Nggak ngerti apakah acara di bulan Januari kemaren se crowded ini. Tapi ruang yang ada PENUH SESAK saking luar biasanya. Dan bukan penuh sesak oleh orang-orang sembarangan, mereka adalah para pemuda yang selain sudah menorehkan prestasi yang luar biasa saya yakin masih banyak yang menunggu mereka di masa depan nanti.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-817" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010374/"><img class="alignleft size-medium wp-image-817" title="22022010374" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010374-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=b9d81a0038b63515f0a02d0915358568" alt="22022010374" /></a>Menurut beberapa rekan yang juga hadir di event januari yang lalu, pembicaraan dan sesi kali ini agak bias dan tidak fokus. Well, that&#8217;s what happened if you gather people based on demography (which is young) but do not share relatively the same interest.</p>
<p>Banyak yang berbicara tentang art. Satu tentang science. Beberapa tentang entrepreneurship. Yang ngomongin sport sedikit sekali. Yang ngomong politik cuma satu, tapi kesannya powerful banget (aduh&#8230; sampe lupa nama aslinya, cuma inget mbak Tere, anggota DPR).</p>
<p>Puncak acara ditandai dengan dimasukkannya dream yang dituliskan oleh 22 pemuda berprestasi internasional yang dimasukkan ke dalam semacam time capsule untuk dibuka persis 10 tahun dari sekarang. 22-02-20. Satu persatu memasukkan kertas bertuliskan dreamnya ke time capsule tersebut dan difoto bersama deputi menpora (yang mewakili pak Andi Malarangeng).</p>
<p>Foolish for me because i didn&#8217;t get any worthy picture. Starting to feel that i will need to buy my own camera. At least a dedicated camera so when my smartphone&#8217;s battery is drained, i can still write a good blog accompanied with a good picture <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  (<span style="text-decoration: line-through;">ada yang mau sponsorin dan ngasih saya kamera anyone?</span> *mode berkhayal).</p>
<p>Tetep, seperti biasa what i value most dari acara-acara seperti ini adalah after eventnya. Setelah sholat, langsung lanjut ngobrol. Karena memang dijadwalkan sebelumnya, mau ngobrol sedikit banyak tentang bisnis bareng <a href="http://twitter.com/ksetyadi" target="_blank">@ksetyadi</a>. Thinking of partnering up and start our own startup in online utility tools.</p>
<p>Nggak lama, datang @leonisecret. Lama nggak ketemu, saya ngobrol banyak (dan belajar banyak juga) dari pengalaman mbak Leonita ini (check out <a href="http://leonisecret.com/lindungi-musik-indonesia-kalau-bukan-kita-siapa-lagi/" target="_blank">her latest blogpost</a> btw!). Ternyata, Leonita ini baru saja sekitar setahunan memasuki dunia online. Nggak seperti yang saya kira sebelumnya. Dan ternyata, kerjanya di semut api (marcomm partner Kaskus). Padahal selama ini saya kira kerja bareng rama.</p>
<div id="attachment_818" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-818" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010376/"><img class="size-medium wp-image-818" title="Leonita" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010376-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=3a872d65fe9ddc9b612e9c652237d3f3" alt="Ini nih, Leonita" /></a><p class="wp-caption-text">Ini nih, Leonita</p></div>
<p>Leoni cerita banyak soal personal branding. How she got through into the barrier of online communities. Gimana cara dapat &#8216;pengakuan&#8217; dalam waktu singkat. Gimana caranya agar kita bisa dengan cepat dikenal dan &#8216;nancep&#8217; di mind and heart para stakeholder kita. Sesuai dengan spesialisasi utamanya, personal branding.</p>
<p>Satu kunci yang diberikan oleh Leoni adalah tentang &#8216;being different&#8217;, &#8216;being brave&#8217;, dan &#8216;being yourself&#8217;. Dapat &#8216;kuliah gratis&#8217; seputar personal branding memang mengasyikkan. Saya mungkin lebih berpengalaman urusan entrepreneurship, managing team, dan online marketing secara umum, tapi urusan personal branding (proven lagi!) saya bisa belajar banyak dari beliau.</p>
<p>Saya pribadi memang merasa Leoni ini &#8216;berbeda&#8217;. So setiap saat masuk ke sebuah komunitas, nggak mungkin mata nggak memandang dia. Dan dari sanalah awal cerita segala sesuatunya.</p>
<p>Saya nggak bisa cerita banyak kecuali anda menemui Leonita secara langsung. Sementara kita semua tahu seperti apa tipikal blogger di Indonesia, Leoni benar-benar berbeda dan karena itulah dia langsung mencuat dan melesat.</p>
<p>Leoni bilang bahwa saya sebenarnya sudah mempunyai modal sendiri. Saya adalah <a href="http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/">pemenang dari sebuah event prestigius</a> di Indonesia. Dan walaupun Leoni nggak bilang secara langsung, saya yakin penampilan saya cukup unik. Anda yang pernah bertemu saya secara langsung pasti ngerti apa yang saya maksudkan.</p>
<p>Though sometimes not everyone sees it in a positive way, ini tetap salah satu cara untuk berbeda. Inget tapi ya, this is the real me. Saya nggak berpenampilan begini hanya karena ingin berbeda dan dikenal. Tapi memang inilah penampilan saya sejak dulu <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_819" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-819" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010378/"><img class="size-medium wp-image-819" title="Ollie" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010378-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=4810d5685736b5ce09b1fc24f04636b3" alt="Ollie sedang dimintain pendapat" /></a><p class="wp-caption-text">Ollie sedang dimintain pendapat</p></div>
<p>Pendapat yang menyatakan bahwa lebih baik menjadi orang jelek diantara komunitas orang ganteng sebenarnya sering ada benarnya. Being different means the same to being memorized. Apakah berbeda secara positif atau negatif itu urusan belakangan. Dan anda selalu punya waktu untuk membuktikannya nanti&#8230;. wah, jadi banyak mbahas soal personal branding nih.</p>
<p><strong>Kembali ke ngobrol-ngobrol selepas event</strong></p>
<p>Ngobrol terus dilanjutkan dan peserta semakin bertambah. Obrolan berlanjut ke <a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=web&amp;ct=res&amp;cd=1&amp;ved=0CAYQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fkarodalnet.blogspot.com%2F2010%2F02%2Fmario-teguh-diprotes-di-twitter.html&amp;ei=awiDS5OpPM-9rAf3w8zCBw&amp;usg=AFQjCNHB17bcL9vKK1MtSJxcJ1hdCVeYCw&amp;sig2=kh1xRhHfHPiraEy4Vhehag" target="_blank">blunder Mario Teguh di twitter</a> dan membahas mulai bagaimana itu bisa terjadi, apa yang seharusnya dilakukan oleh Mario Teguh, dan berbagai hal lainnya yang masih seputar itu.</p>
<p>Melebar juga akhirnya ke blunder pasangan pengantin terbaru mengenai hashtag MUI next haram. Yang walaupun nggak sempat heboh dan besar, tetap bisa jadi melukai personal branding orang orang dibelakangnya.</p>
<p>Semakin sore, akhirnya @ksetyadi pamit. Mau langsung meluncur ke Bandung katanya. Begitu juga dengan teman teman lain yang juga sepertinya punya urusan masing-masing.</p>
<h2>Lucunya di dekat pintu keluar ketemu dengan @dwirianto dan&#8230;</h2>
<p>berlanjutlah obrolan sampai lama sekali. Tapi materi obrolannya berbeda. Dan @mahadaya juga ada disana.</p>
<p>Materi obrolan akhirnya menyentuh ke startup Indonesia. Danny (@dwirianto) bercerita tentang performance kaskus setelah &#8216;dipegang&#8217; oleh dia. Pertumbuhan user melesat drastis dari sekitar 600rb user di 2008 (pencapaian setelah lebih dari 10 tahun beroperasi) menjadi lebih dari 1,4 juta user saat ini.</p>
<p>Danny juga menceritakan tentang bagaimana sulitnya merubah paradigma kaskus = porn menjadi sesuatu yang berbeda. Dan mereka berhasil, dengan luar biasa.</p>
<div id="attachment_822" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a rel="attachment wp-att-822" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/at-markplus-powerlunch/"><img class="size-full wp-image-822" title="At MarkPlus PowerLunch" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/At-MarkPlus-PowerLunch.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=400&amp;h=267&amp;hash=3f8b3fdb162b90c641edeed1aa12907f" alt="Kiri ke kanan: Pitra, Brian (it's me!), Kristiono, Ollie " /></a><p class="wp-caption-text">Kiri ke kanan: Pitra, Brian (it&#39;s me!), Kristiono, Ollie </p></div>
<p>Obrolan akhirnya nyangkut ke dream dari @ksetyadi (yap, dia nggak pulang dan masih ikut ngobrol karena menarik banget pembicaraannya) tentang membuat Indonesia menjadi sillicon valleynya asia. Danny akhirnya bercerita tentang mimpinya membangun sebuah lokasi semacam RnD lab khusus untuk startup.</p>
<p>RnD lab ini berfokus untuk menciptakan dan membuat inovasi dalam hal produk. Dan tim dari Danny yang akan mencoba menghubungkannya dengan bisnis dan menjadikannya valuable secara materi.</p>
<p>Danny juga sharing tentang kerjasamanya dengan DailySocial dan Navinot untuk akan segera mengadakan <a href="http://rumahdot.com/tag/startup/">startup</a> award. Yap! a great news for you guys in the startup industry (including one of our division).S angat-sangat menyenangkan ngobrol dengan Danny. Terutama mengetahui kepeduliannya yang begitu besar pada startup Indonesia.</p>
<p>Setelah obrolan ini selesai, banyak diantara kami yang langsung meninggalkan MarkPlus. Saya? masih neruskan ngobrol dengan @mahadaya. Just the usual business and stuff.</p>
<p>So, itulah report dari Marketeer&#8217;s Power Lunch di bulan Pebruari ini. Not really a review i would say, since kebanyakan insight dan hal menarik justru saya dapatkan after event. Tapi memang seperti itulah seharusnya sebuah event yang bagus.</p>
<p>Btw, Check out <a href="http://www.flickr.com/photos/salsabeela/tags/markpluspowerlunch0210/" target="_blank">Ollie&#8217;s photo from yesterday</a> to get a feel of the event.</p>
<p>Ada yang punya masukan untuk Danny dan startup Indonesia? Atau untuk MarkPlus dan mungkin Marketeers? tuliskan dan komentar di sini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Jitu mengatasi ketakutan memulai bisnis</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 05:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=794</guid>
		<description><![CDATA[Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya tentang tips, dimintai saran, dan diminta motivasinya tentang bisnis.
Walaupun saya merasa bisnis saya juga masih dalam tahap pertumbuhan, dan masih belum merasakan kesuksesan yang melimpah, saya sering tetap mencoba untuk berbagi apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya, berharap semoga apa yang saya ceritakan bisa membantu.
Nggak jauh tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-795" href="http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/attachment/failures/"><img class="alignleft size-medium wp-image-795" title="failures" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/failures-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=f756b86deea36beb347812c3eb99614e" alt="failures" /></a>Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya tentang tips, dimintai saran, dan diminta motivasinya tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/category/bisnis/">bisnis</a>.</p>
<p>Walaupun saya merasa <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">bisnis saya </a>juga masih dalam tahap pertumbuhan, dan masih belum merasakan kesuksesan yang melimpah, saya sering tetap mencoba untuk berbagi apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya, berharap semoga apa yang saya ceritakan bisa membantu.</p>
<p>Nggak jauh tentang ini, barusan ada teman lama yang tiba-tiba nge-YM. Kebetulan, ini adalah hari dimana YM saya sempat menyala. Dimana hari hari lain YM ini tidak akan pernah aktif karena saya <a href="http://twitter.com/dhezign">lebih aktif di twitter</a> <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, teman ini bercerita bahwa ia sudah sejak lama ingin memulai berbisnis. Dan memang sekitar tahun lalu, beliau ini pernah repot-repot main ke tempat saya di Jakarta (bawa oleh-oleh pula).</p>
<p>Kemudian saat itu dia cerita sambil sharing tentang bisnis yang ingin ia bangun. Dan saat itu pertama kali suaminya dikenalkan pada saya.</p>
<p>Kembali ke sore tadi. Di YM dia sharing mengenai ketakutannya memulai bisnis. Saya nanya, kenapa takut? Dia bilang, cuman takut aja, mungkin karena takut mulai.</p>
<p>Nah, karena saya makin gak paham, saya tanya lebih jauh. Sebab takutnya itu kenapa, karena dia sudah lakukan langkah persiapan, eh, pas mau marketing kok <span id="more-794"></span>stop karena takut.</p>
<p>Dia tetap tidak bergeming, dan semakin bingunglah saya kenapa bisa takut. Karena bingung, akhirnya saya langsung kasih solusi. Solusi jitu yang paling tepat untuk semua orang yang takut untuk memulai bisnis.</p>
<p>Saya tanya satu kali lagi apa dia benar benar mau mendengar saran saya. Karena saking ampuhnya, saran saya ini sering membuat orang stress.</p>
<p>Dia bilang, ya.</p>
<p>Maka saya tulis besar besar make bold:</p>
<h1>GAK USAH BISNIS.</h1>
<p>Yap. Itulah tips cara jitu saya untuk mengatasi ketakutan memulai bisnis yang saya ceritakan pada teman saya ini. Tentu saja, dia langsung stress (sepertinya) karena YMnya bertuliskan &#8220;argh T_T&#8221;</p>
<p>Kemudian dia nanya lagi, ada nggak sesuatu yang bisa membangkitkan semangatnya dia.</p>
<p>Dan jawaban saya, &#8220;kembalikan ke tujuannya, ngapain bisnis?&#8221;</p>
<p>Dijawabnya, &#8220;untuk menggapai impian&#8221;. Halah&#8230; abstrak banget, saya nggak bisa berkutik karena jawabannya juga nggak jelas sih. Makanya trus saya nanya lebih jelas, apa impiannya.</p>
<p>Dibilangnya, &#8220;banyak&#8221; DIENGG&#8230;.. &gt;.&lt;</p>
<p>Kemudian dia mengalihkan arah pembicaraan ke pertanyaannya selanjutnya. Do&#8217;i bertanya apakah <a title="keladi tikus, busana muslimah, al-quran digital" href="http://www.pernikmuslim.com">PernikMuslim</a> dan <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">DheZign</a> pernah gagal atau nggak. Saya langsung menahan tawa sebisanya karena perut serasa mau keluar semua gara gara kaget <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya langsung bilang, apa dia nggak pernah ngelihat <a href="http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/">liputan saya dan bisnis saya di media</a>? Dan langsung saya lanjutkan dengan penjelasan bahwa saya <strong>sering sekali gagal</strong>.</p>
<p>9 kali berbisnis, semuanya gagal total. Belum ngitung pengalaman dagang, yang juga gak begitu menghasilkan. Ditambah lagi dalam bisnis yang sekarang, sering kesandung juga. Ditolak supplier, dimaki orang, dianggap remeh, dihina, bingung gak bisa gaji karyawan. Semuanya sering dan jadi makanan sehari-hari.</p>
<p>Langsung kagetlah dia. Pikir saya dalam hati, lah masak dia nggak tau kalo memang seperti inilah resiko berbisnis. Dan kemudian saya menerawang ke masa-masa awal dulu di&#8217;cuci otak&#8217; di entrepreneur university oleh pak Purdi Chandra&#8230; ternyata sama.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-801" href="http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/attachment/peanuts-never-ever-ever/"><img class="alignleft size-full wp-image-801" title="peanuts-never-ever-ever" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/peanuts-never-ever-ever.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=358&amp;h=450&amp;hash=27829e5e2fd12c2896214f095e5678cb" alt="peanuts-never-ever-ever" /></a>Memang biasanya pemula dalam berbisnis sering menbayangkan yang indah indah saja. Takut juga gagal, tapi nggak ngerti kalau konsekwensi berbisnis adalah seperti yang sudah saya ceritakan diatas.</p>
<p>Dia melanjutkan pertanyaan dengan,apa yang membuat saya nggak putus asa, dan langsung direvisi pertanyaannya jadi, apakah saya pernah putus asa?</p>
<p>Lanjut tulis ke dia, bahwa saya sering sekali putus asa, desperate istilah kerennya, sedih, stress, bahkan pingin mati, itu sering saya alami. Kalau nggak karena istri dan anak mungkin saya sudah lama nggak hidup, hehe&#8230; Mungkin itulah jalan yang ditunjukkan Allah pada saya, menikah muda karena memang saya butuh dari sisi emosional juga (selain dari faktor jasmani).</p>
<p>Nggak usah wirausaha, putus asa, sedih, stress, bahkan pingin mati juga pasti dialami oleh orang orang biasa. Cuma, biasanya entrepreneur itu mengalami hal-hal itu lebih sering <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Itulah pilihan hidup.</h2>
<p>Makanya, yang sering saya katakan, wirausaha itu <strong>bukan</strong> untuk semua orang. Nggak salah kalau ada yang bilang semua orang itu <strong>bisa </strong>sukses berwirausaha. Permasalahannya bukan pada bisa atau nggak. Kenyataannya, nggak semua orang mau membayar harganya.</p>
<p>Ibaratnya naik pesawat. Semua orang tentu saja bisa naik pesawat. Tapi apakah semua orang mau naik pesawat? belum tentu. Ada yang takut, ada yang nggak mau bayar harganya, ada yang males. Macem-macem.</p>
<p>Nah itulah kenyataan dunia.</p>
<p>Wirausaha atau jadi entrepreneur itu juga sama. Semua orang bisa, tapi seringkali nggak mau bayar harganya. Jadi nggak semua orang akhirnya menjadi sukses dengan wirausaha. Harga dari sukses wirausaha ya itu tadi, dirundung banyak sekali permasalahan serius. Yang seringkali kita nggak ngerti ada jalan keluarnya atau nggak.</p>
<p>Ibarat kita ditinggalkan disebuah ruangan gelap gulita, tanpa sedikitpun cahaya, dan kita disuruh untuk mencari jalan keluar. Dunia bisnis dan wirausaha itu <strong>persis </strong>seperti itu.</p>
<h2>Seperti intan yang harus mengalami proses panjang</h2>
<p>Semua orang tahu perumpamaan ini. Bahwa untuk menjadi indah, intan harus melewati proses panjang. Bagi tetesan air untuk menghancurkan batu, juga butuh proses dan waktu yang lama.</p>
<p>Sedihnya, jarang yang menangkap esensinya. Memang mereka banyak mengerti bahwa untuk menjadi sukses itu butuh pengorbanan, dan butuh waktu. Tapi, <strong>mengerti dan melaksanakan</strong> itu beda jauh. Melaksanakan sendiri itu tentu jauh lebih sulit.</p>
<p>Itulah wirausaha.</p>
<p>Jadi, kalau anda masih takut berwirausaha, takut gagal, ikuti saran dan solusi jitu dari saya di atas. Maka anda akan menghindari kegagalan dalam bisnis (yang sebenarnya adalah syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan).</p>
<p>Apakah tulisan ini bermanfaat untuk anda? Punya pendapat lain? Silahkan berbagi disini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Google buzz hanyalah trend sesaat?</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 05:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[google buzz]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[
&#8216;Noblesse Oblige&#8217;
Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.
Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton Eden of the East? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa Google [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-770" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/eden_of_the_east-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-770" title="eden_of_the_east" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/eden_of_the_east1-300x168.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=168&amp;hash=1ac2b7d24578aa3beaf5262e9a5aea4e" alt="eden_of_the_east" /></a><strong>&#8216;Noblesse Oblige&#8217;</strong></p>
<p>Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.</p>
<p>Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eden_of_the_East">Eden of the East</a>? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa <a href="http://buzz.google.com" target="_blank">Google buzz</a> sedikit banyak mirip dengan apa yang bisa dilakukan oleh project eden dalam film itu. Dan satu lagi, film di atas jelas <strong>bukan film porno</strong></p>
<p>Oiya, film itu merupakan anime (kartun) sepanjang 12 episode. Tapi obrolan tentang anime dan Eden of the East saya stop disini. Kita akan lanjut membicarakan tentang Google buzz.</p>
<p>Apakah anda sudah mencoba Google buzz? Jika belum, mungkin sudah saatnya anda mencoba. Tapi bagi anda yang sudah pernah mencoba, bagaimana pendapat anda? Terlalu mirip dengan twitter? Lebih asyik daripada twitter? Terlalu membuka privasi di depan orang lain?</p>
<p><a href="http://mashable.com/2010/02/12/google-buzz-twitter-reactions/" target="_blank">Mashable mengadakan polling</a> pada para pengguna twitter mengenai pendapat<span id="more-762"></span> mereka tentang Google buzz. Dan tidak mengejutkan, karena ternyata pendapatnya benar benar tersebar. Ada yang suka, menyambung hangat, penasaran, benci, bahkan nggak peduli dan tetap setia dengan twitter.</p>
<div id="attachment_781" class="wp-caption alignnone" style="width: 532px"><a rel="attachment wp-att-781" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/googlebuzz-twitter-stats/"><img class="size-full wp-image-781" title="googlebuzz-twitter stats" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/googlebuzz-twitter-stats.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=522&amp;h=293&amp;hash=7c8db19175275a3f5a527bac6abe56d6" alt="courtesy of mashable.com" /></a><p class="wp-caption-text">courtesy of mashable.com</p></div>
<p>Terlepas dari berbagai pendapat itu, ternyata penggunaan Google buzz meningkat tajam. Dan walaupun tersandung berbagai masalah seperti <a href="http://mashable.com/2010/02/13/google-buzz-changes/" target="_blank">privacy setting</a>, banyak pengguna terus berdatangan mencoba Google buzz.</p>
<p>Ok, nyatanya memang membahas secara spesifik tentang google buzz saja akan sangat menghabiskan waktu dan diskusi juga bisa menjadi sangat panjang. Tapi disini saya akan membahas lebih jauh tentang potensi tersembunyi dari Google buzz, yang tentu saja bisa jadi berhubungan sangat erat dengan bisnis anda.</p>
<p>Kami di dhezign biasa mengamati perkembangan dunia teknologi dan kemudian mencari tahu tentang efeknya pada dunia bisnis. Dan tebakan kami memang biasanya tidak jauh dari kenyataan, seperti yang terjadi pada Google Wave yang tidak begitu sukses.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-763" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz/"><img class="alignnone size-medium wp-image-763" title="google buzz" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-300x182.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=313&amp;hash=5ce1c018a21e98b90af74a965c9cb7e7" alt="google buzz" /></a></p>
<p>Rekan-rekan saya di twitter seperti <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/02/09/menjaga-kerahasiaan-pribadi-di-social-media/" target="_blank">@anakcerdas</a> dan <a href="http://kristiono-setyadi.net/2010/02/google-buzz-ancaman-terbaru-twitter-dan-facebook/" target="_blank">@ksetyadi</a> pesimis bahwa google buzz akan menjadi trend dan mampu bertahan menjadi salah satu social network yang digunakan secara aktif. Sementara mbak <a href="http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/berita-di-era-social-media-apa-yang-harus-dilakukan-reporter-dan-apa-yang-perlu-disadari-narasumber/" target="_blank">@iimfahima </a>berpendapat bahwa tidak ada yang mampu meramalkan dunia social network karena sangat cepat perkembangannya.</p>
<h2>Nah, apakah nasib Google buzz akan sama seperti wave?</h2>
<p>Menurut prediksi saya, sepertinya jawabannya adalah tidak. Karena apa yang anda ketahui dan gunakan saat ini hanyalah awal dari google buzz. Potensi terbesarnya bukanlah pada google buzz yang terintegrasi dengan email. Tapi pada <a href="http://www.google.com/intl/en/mobile/buzz/" target="_blank">google buzz versi mobile</a>.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-764" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz-mobile/"><img class="size-medium wp-image-764 alignleft" title="google buzz mobile" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-mobile-300x100.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=330&amp;h=110&amp;hash=5bbbcc651984f9e5d5b04d25f2df9b57" alt="google buzz mobile" /></a>Anda sebaiknya tahu bahwa google memang sudah merilis versi mobile untuk android dan iphone. Dan tentu saja pada platform lainnya dalam waktu dekat kemudian. Ini akan membawa efek yang luar biasa. Apalagi, jika anda tahu bahwa biasanya smartphone sudah dilengkapi dengan fasilitas GPS.</p>
<p>Dengan fasilitas GPS ini, google buzz dapat memisahkan buzz-buzz berdasarkan lokasi anda. Anda ingat dengan <a href="http://blog.koprol.com/2009/11/yahoo/" target="_blank">Koprol</a>? Location-based microblogging service buatan anak bangsa? Kira kira mirip dengan itulah. Tapi, sementara Koprol tidak memanfaatkan fungsi GPS, google buzz bisa jadi menggunakannya.</p>
<p>Apa perbedaannya? Di Koprol, anda harus &#8217;sign in&#8217; di sebuah tempat untuk dapat tahu apa yang terjadi dan aktivitas di tempat itu. Artinya, Koprol tidak secara otomatis mengetahui di daerah mana anda berada. Sementara jika menggunakan fitur GPS, google buzz bisa langsung mendeteksi dimana anda berada dan memberikan feed/buzz yang ada di sekeliling anda!</p>
<p>Ini artinya jika bisnis anda bergantung sangat besar pada kehadiran orang di sekeliling bisnis anda, seperti misalnya restoran, rumah makan, promo, event dadakan, atau lainnya, anda bisa (dan sudah seharusnya) memanfaatkan google buzz secara maksimal.</p>
<h2>Belum terjadi, tapi anda harus bersiap!</h2>
<p>Tentu saja, sedikit paparan di atas memang belum terjadi saat ini. Utamanya karena smartphone dengan GPS belum membudaya di Indonesia. Tapi bukan tidak mungkin dalam waktu satu tahun ke depan akan menjadi kenyataan.</p>
<p>Tapi, melihat pertumbuhan Facebook yang begitu luar biasa. Dan dengan lebih dari <a href="http://mashable.com/2010/02/04/facebook-400-million/" target="_blank">400 juta pengguna</a>, tidak ada yang meragukan Facebook sebagai social network terbesar di dunia. Sebagai perbandingannya, Gmail hanya memiliki <a href="http://mashable.com/2009/09/08/gmail-more-engaged/">36 juta unique visitor tahun lalu</a>. Artinya, orang yang menggunakan Gmail jumlahnya masih kalah jauh dibanding facebook.</p>
<p>Belum lagi, anda pasti sudah tahu bahwa facebook berencana <a href="http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/" target="_blank">meluncurkan layanan email</a>. Project Titan namanya.</p>
<p>Tapi ingat, walaupun <a href="http://rumahdot.com/web-business/google-sucks-at-social/">google tidak pernah berhasil sebelumnya dalam dunia social network</a>, google berupaya keras menanggulangi masalah itu. Contohnya dengan <a href="http://news.cnet.com/8301-1023_3-10446272-93.html" target="_blank">merekrut social media expert</a> baru-baru ini.</p>
<h2>Bisnis harus terus beradaptasi</h2>
<p>Terlepas dari itu semua, tidak merubah fakta bahwa anda (dan bisnis anda tentunya) harus terus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Utamanya apabila teknologi itu dapat mengubah peta persaingan bisnis anda nantinya.</p>
<p>Seharusnya, mereka yang bergerak di industri Franchise, Restoran dan Fast Moving Consumer Goods adalah yang paling mampu mendapatkan efek maksimal dari teknologi google buzz mobile di masa depan ini.</p>
<p>Mau tahu lebih banyak, atau sekedar berbincang dengan saya tentang ini atau pemanfaatan dunia internet untuk bisnis anda? Undang saya untuk ngobrol atau ngopi bareng dengan menghubungi saya via <a title="Web consultant indonesia" href="http://www.dhezign.com">email</a>, <a href="http://facebook.com/brianarfi" target="_blank">facebook</a>, atau <a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">twitter</a>.</p>
<p>Apakah anda punya pendapat lain? Apa saya melewatkan sesuatu? Silahkan Berbagi dan share disini komentar anda</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan social media dengan benar &#8211; Kenapa komunitas milist sulit untuk dipindah ke social network</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 12:01:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[tangandiatas]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti kenal dengan komunitas TDA. Komunitas bisnis dengan anggota lebih dari 10.000 orang ini adalah salah satu komunitas bisnis terdepan yang patut diperhitungkan di Indonesia.

Kegiatan awalnya dimulai dari milist. Kemudian berlanjut dengan mengadakan kopdar, event-event, dan training. Saat ini, TDA sudah memiliki website sendiri. Dan baru kemarin via milist, Pak Roni Yuzirman, salah satu founder, mengajak rekan rekan TDA untuk bersilaturahim lewat tangandiatas.ning.com

Apakah ini langkah yang tepat?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-786" href="http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/attachment/enquete-de-satisfaction/"><img class="alignnone size-full wp-image-786" title="Engaged?" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/engagedornot.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=523&amp;h=342&amp;hash=053cb65617ebc3e479e5bb6c087149af" alt="Engaged?" /></a></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu <a href="http://roniyuzirman.wordpress.com/2010/02/13/come-join-me-on-tda-business-community/" target="_blank">@roniyuzirman</a>, founder komunitas tangandiatas, mengajak secara terbuka milist TDA untuk bergabung ke <a href="http://tangandiatas.ning.com" target="_blank">tangandiatas.ning.com</a>.</p>
<p>Saya salut dengan pak Roni yang terus menerus memikirkan <a href="http://tangandiatas.com" target="_blank">komunitas TDA</a> ini dan tidak berhenti memberikan inovasi dan selalu berusaha memberikan yang terbaik.</p>
<p>Walaupun begitu, saya sebagai seseorang yang sedikit lebih berpengalaman di <a href="http://rumahdot.com/">dunia online</a> merasa sayang apabila niatan positif itu tidak diarahkan dengan maksimal.</p>
<p>Ibarat senjatanya sudah tajam, oke, dan sempurna, tapi pemanfaatannya salah sasaran.</p>
<p>Tidak, ini bukan kritik, tapi lebih ke arah masukan, dan mungkin sedikit &#8216;bawel&#8217; saya sebagai bukti kepedulian saya terhadap komunitas TDA <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Menurut saya seharusnya akan jauh lebih bagus apabila bukan di Ning social network<span id="more-778"></span> TDA ini dibuat.</p>
<p>Kenapa? karena ini akan membuat tangandiatas.com (yang sampai sekarang sepertinya underutilized) akan semakin turun fungsi dan kegunaannya. Akan lebih baik apabila mengembangkan aplikasi social networking internal di tangandiatas.com walaupun fakta membuktikan akan sulit untuk berkembang.</p>
<h2>Apa sebenarnya yang membuat social networking website itu sukses?</h2>
<p>Social networking, sama seperti handphone, email, fax, dan televisi. Kekuatannya ada di jumlah pengguna. Jadi akan sulit mengharapkan ada banyak orang yang berkumpul dan login di sebuah social network yang kebutuhannya/scope bahasannya spesifik. Itulah kenapa, jika jumlah penggunanya kecil akan sulit untuk berkembang dan punya momentum. Mirip sekali dengan <a href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat">kegagalan Google Wave</a>.</p>
<p>Karena sama seperti bentuk dasar social network awalnya yaitu forum online, social network sangat bergantung pada banyaknya jumlah pengguna dan keaktifan pengguna itu. Berbeda jauh dengan portal vertikal (yang membahas tema spesifik tertentu, seperti RumahDot yang <a title="web programming, web design, web business indonesia" href="http://rumahdot.com/">membahas tentang dunia web development, web design, dan web business</a>) atau blog atau milist.</p>
<h2>Topik Spesifik</h2>
<p>Portal vertikal, blog, dan milist memenuhi kebutuhan orang untuk saling berbagi dan berinteraksi atas dasar TOPIK SPESIFIK. Jadi, yang berkumpul adalah mereka dengan kebutuhan tertentu dan minat tertentu yang sama.</p>
<p>Dan karena sifat kebutuhannya adalah &#8216;tertentu&#8217;, maka tidak bisa diharapkan orang akan terus menerus login dan memantau perkembangan di portal vertikal, blog, ataupun milist. Berbeda jauh dengan facebook atau kaskus atau <a href="http://twitter.com/dhezign">twitter</a>, yang rasanya kurang komplit dan nggak enak klo sehari aja blom buka ketiga aplikasi itu.</p>
<p>Karena diketiga aplikasi itu, yang penting adalah banyaknya jumlah user disana. Sehingga yang terjadi adalah numbers game. Saat kita memiliki 500 teman, kemungkinan ada salah satu dari mereka yang mengucapkan, atau mengupload foto, atau menulis sesuatu yang menarik minat kita.</p>
<p>Sementara masalahnya dengan apapun yang membahas tentang hal spesifik (misalnya entrepreneurship dan bisnis), kemungkinan besar jumlah update yang menarik jauh lebih sedikit untuk memaksa kita terus menyimaknya.</p>
<p>Kesimpulannya, akan sulit memindahkan habit dari dunia yang spesifik menuju dunia yang general. Seperti yang akan terjadi dengan memindahkan budaya milist ke social network di ning. Tentu saja, pendapat saya ini bisa jadi salah.</p>
<p>Saya akhiri dengan pertanyaan:</p>
<p>kenapa harus login di tangandiatas.ning.com kalo kita bisa bertemu di facebook, baca update milist di email, dan belajar bisnis dan tips dengan berkunjung ke blog teman teman TDA?</p>
<p><em>image is courtesy of recognitionworks.net</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan Brian Arfi (CEO PT. DheZign OS) di beberapa media awal Februari</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 06:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[liputan]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=758</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, setelah memenangkan Wirausaha Muda Mandiri, banyak sekali liputan media yang saya dapatkan. Memang melelahkan, tapi juga menyenangkan tentu saja. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah saat membaca berita yang keluar.
Seringkali para jurnalis profesional ini bisa menceritakan apa yang saya alami dengan lebih natural, dan mengambil sudut pandang yang lebih menarik.
Alhamdulillah hasil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-759" href="http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/attachment/foto-di-wartakota-online/"><img class="size-full wp-image-759 alignleft" title="foto di wartakota online" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/foto-di-wartakota-online.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=216&amp;hash=8becc70b242ee1660d8e6af8dac8e241" alt="foto di wartakota online" /></a>Beberapa waktu yang lalu, setelah memenangkan Wirausaha Muda Mandiri, banyak sekali liputan media yang saya dapatkan. Memang melelahkan, tapi juga menyenangkan tentu saja. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah saat membaca berita yang keluar.</p>
<p>Seringkali para jurnalis profesional ini bisa menceritakan apa yang saya alami dengan lebih natural, dan mengambil sudut pandang yang lebih menarik.</p>
<p>Alhamdulillah hasil liputan dari Warta Kota sudah keluar (sebenarnya sudah sejak hari minggu kemarin di bagian inspirasi, halaman 9). Tapi versi onlinenya juga ada dan bisa dicek di <a href="http://www.wartakota.co.id/read/inspirasiusaha/20842" target="_blank">Website wartakota</a> . Di sana ada sedikit gambaran mengenai siapa saya dan cara berbisnis saya. Nggak penting sih untuk dibaca kecuali siapa tahu bisa jadi pelajaran untuk anda.</p>
<p>Ada satu artikel lagi di koran wartakota yang saya tidak menyangka akan ditulis. Judulnya provokatif &#8220;Kalau Senang Langsung<span id="more-758"></span> Tembak&#8221;. Wartawannya memang unik dan asik <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Artikel itu sedikit banyak mengisahkan tentang pernikahan saya di umur 18 tahun. Buat yang penasaran tapi nggak sempat baca korannya minggu kemarin, artikelnya bisa <a href="http://www.wartakota.co.id/read/inspirasiusaha/20843" target="_blank">dilihat di sini</a>.</p>
<p>Selain itu, Harian umum duta masyarakat juga sempat menuliskan liputan tentang saya. Karena nggak tahu kapan versi cetaknya muncul, silahkan dibuka <a href="http://www.dutamasyarakat.com/artikel-27407-tidak-harus-repot-ketika-akan-memulai--.html " target="_blank">versi onlinenya</a>. Artikel ini menceritakan bagaimana saya memulai bisnis saya dahulu.</p>
<p>Alhamdulillah selain itu hari senin, 1 Februari kemarin saya diundang untuk menghadiri Press Conference di ITS, Surabaya oleh rektorat ITS. Undangannya adalah untuk meliput bahwa ada mahasiswa ITS yang memenangkan kompetisi nasional WMM kemarin. Dari sana, ada beberapa media yang meliput, tapi belum ketahuan kapan publikasinya keluar.</p>
<p>Selain itu, JTV (jawapos TV) juga meminta untuk meliput kegiatan sehari-hari di kantor. Jadlah kegiatan kantor pusat kami di liput dan tinggal menunggu jadwal penayangan beritanya.</p>
<p>Hampir lupa, sewaktu di ITS, walaupun belum lulus (dan sepertinya tidak akan lulus dari ITS) saya sempat diminta &#8216;ndosen&#8217; sebentar (sebentar tapi untuk 4 kelas sih) untuk sebuah mata kuliah mahasiswa semester 8 (yang mata kuliah tersebut bahkan belum saya ambil hahaha). Mata kuliah ini akan meminta mahasiswa untuk mendevelop sebuah business plan yang berkesempatan mendapatkan pendanaan dari DIKTI upto 40 juta (tanpa bunga) untuk setiap kelompoknya (kenapa ya kok baru ada setelah saya gak kuliah)</p>
<p>Itulah beberapa small winning (yang sebenernya klo digabung jadi big juga sih) dari saya. Mohon doanya supaya bisa lebih baik ke depannya. Apakah anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Viral Gap membuat online branding tidak efektif? Reply for navinot</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 06:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[
Jika anda pembaca setia Navinot, siang ini Ivan baru saja post berjudul Gaps in Indonesian Internet. Sementara post ini benar benar penuh insight dan melihat kondisi internet secara proporsional. Ada beberapa hal yang ingin saya utarakan mengenai post ini.
Generation Gap
Ivan menyebutkan bahwa ada gap generasi yang terjadi dalam pengguna internet Indonesia. Tentu saja kita semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-749" href="http://fauzan.dhezign.com/?attachment_id=749"><img title="bridge-gap" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/bridge-gap.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=515&amp;h=341&amp;hash=7c278794e148c244cdb40947760b9772" alt="bridge-gap" /></a></p>
<p>Jika anda pembaca setia <a href="http://navinot.com/" target="_blank">Navinot</a>, siang ini Ivan baru saja post berjudul <a href="http://www.navinot.com/2010/02/02/the-gaps-in-indonesian-internet/?utm_source=twitterfeed&amp;utm_medium=twitter&amp;utm_campaign=Feed%3A+Navinot+%28Navinot%29&amp;utm_content=Twitter" target="_blank">Gaps in Indonesian Internet</a>. Sementara post ini benar benar penuh insight dan melihat kondisi internet secara proporsional. Ada beberapa hal yang ingin saya utarakan mengenai post ini.</p>
<p><strong>Generation Gap</strong></p>
<p><a href="http://twitter.com/ivansielegar" target="_blank">Ivan</a> menyebutkan bahwa ada gap generasi yang terjadi dalam pengguna internet Indonesia. Tentu saja kita semua tahu kebanyakan pengguna internet di Indonesia adalah anak muda. Dan kebanyakan orang berumur di atas 40 tahun belum punya ketergantungan yang tinggi terhadap internet.</p>
<p>Tapi kalau kita merasa internet adalah media yang kurang<span id="more-748"></span> <img title="More..." src="http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />efektif, just because oldies memegang peranan penting dalam bisnis, saya kurang sependapat. Kenapa? karena walaupun mereka telat dan cenderung lambat mengadopsi, trendnya menunjukkan bahwa arahnya memang benar.</p>
<p>Saya pernah membaca sebuah research yang mengatakan bahwa pengguna facebook di US, yang meningkat justru generasi &#8216;tua&#8217;nya. Walaupun saya kurang ingat dimana saya membaca research itu.</p>
<p>Sama juga dengan UKM. Harus diakui memang kebanyakan UKM lebih senang pada hal-hal yang sifatnya DIY (Do It Yourself) dan tidak suka membayar orang lain. Tapi saya yakin saat entrepreneurship semakin meluas di Indonesia, mereka juga akan meningkat ilmunya. Dan mulai mencari bantuan profesional untuk urusan Internet ini.</p>
<p><strong>Economy Gap</strong></p>
<p>Kalau yang ini, saya sepakat 100% <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Viral Gap</strong></p>
<p>Nah, yang ini, penting sekali untuk dibahas.</p>
<p>Ivan menjelaskan bahwa karena pengguna internet tidak merata, dan tidak &#8216;rapat&#8217;, online branding  dan marketing juga tidak begitu efektif. Paling tidak dibandingkan dengan singapore (anda harus membaca <a href="http://www.navinot.com/2010/02/02/the-gaps-in-indonesian-internet/" target="_blank">artikel aslinya </a>karena sayang untuk dilewatkan).</p>
<p>Saya hanya kurang sepakat karena, walaupun &#8216;density&#8217;nya kurang, bukan berarti online branding dan marketing kurang efektif di dunia maya. Karena kita semua tahu bahwa tidak semua benda bisa di&#8217;brand&#8217; atau dipasarkan secara online (paling tidak untuk saat ini).</p>
<p>Tapi, ada beberapa hal yang justru sangat efektif jika dipasarkan melalui media online.</p>
<p>Karena mungkin secara geografis densitynya kurang. Tapi jika dilihat dari behaviour, dan kelompok yang ada, biasanya justru &#8216;density&#8217;nya tinggi skali.</p>
<p>Misalnya, coba tanya pada mereka yang biasa &#8216;nangkring&#8217; di wetiga (Jl Langsat no. 3) di malam hari. Kebanyakan sudah dekat sekali dengan dunia online. Coba juga tanya pada mereka para gamers. Atau pada technology freak.</p>
<p>Selain itu, mereka terekspos sebegitu seringya di dunia online. Pada social media utamanya.</p>
<p><strong>Kesimpulannya</strong></p>
<p>Selama targeting bisa dilakukan dengan bagus, dan kemudian strategi dan eksekusi campaign juga maksimal, bukan berarti online marketing/online branding tidak efektif.</p>
<p>Terutama karena media konvensional sekarang sedang &#8216;cinta mati&#8217; dengan social media <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Empat Wirausahawan Jawa Timur Berjaya di WMM 2009</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/742/bisnis/empat-wirausahawan-jawa-timur-berjaya-di-wmm-2009/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/742/bisnis/empat-wirausahawan-jawa-timur-berjaya-di-wmm-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 10:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[industri kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>
		<category><![CDATA[WMM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=742</guid>
		<description><![CDATA[Gelaran ajang penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 telah berakhir. Dari 1.706 peserta yang mengikuti seleksi, telah terpilih 12 pemenang sebagai juara pertama dan kedua. Empat wirausahawan muda wakil dari Jawa Timur menyabet penghargaan sebagai juara pertama.
Dalam kategori mahasiswa, Brian Arfi Faridhi (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) dinobatkan sebagai juara pertama bidang kreatif, sementara Dymas Tunggul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-743" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/01/wmm09.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=263&amp;h=197&amp;hash=11829e856173894a749ede3c943d9805" alt="wmm09" />Gelaran ajang penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2009 telah berakhir. Dari 1.706 peserta yang mengikuti seleksi, telah terpilih 12 pemenang sebagai juara pertama dan kedua. Empat wirausahawan muda wakil dari Jawa Timur menyabet penghargaan sebagai juara pertama.</p>
<p>Dalam kategori mahasiswa, Brian Arfi Faridhi (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) dinobatkan sebagai juara pertama bidang kreatif, sementara Dymas Tunggul Panuju (Universitas Brawijaya) untuk bidang boga. Dalam kategori paskasarjana dan alumni, Tririan Arianto (STT Telkom) juara pertama untuk bidang boga dan Muhammad Satrianugraha (Institut Teknologi Nasional) juara pertama untuk bidang kreatif.</p>
<p>Masing-masing pemenang mendapatkan trofi dan uang tabungan dari Bank Mandiri sebagai penyelenggara. Hadiah diserahkan Wakil Presiden Boediono dalam acara puncak penghargaan WMM 2009 di Jakarta Convention Center, Jakarta (22/1).</p>
<p>Ajang penghargaan Wirausaha Muda Mandiri adalah wujud apresiasi Bank Mandiri terhadap para pelaku wirausaha muda di Indonesia. Yaitu, atas keberhasilan mereka dalam mengatasi masalah-masalah mendasar bangsa dalam bentuk yang nyata, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.<span id="more-742"></span></p>
<p>Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, para wirausahawan tersebut adalah orang yang mampu mengonversi ancaman menjadi peluang, berkemampuan tinggi dalam inovasi, kreatif, dan berani mengambil risiko.</p>
<p>Brian Arfi Faridhi, salah seorang pemenang yang mengelola perusahaan web development DheZign Online Solution menyatakan, ajang penghargaan seperti WMM bisa membuat wirausahawan muda seperti dirinya termotivasi untuk lebih baik lagi dalam mengelola usaha.</p>
<p>&#8220;Dalam dunia industri kreatif seperti yang saya geluti, salah satu hal yang membuat kami tersanjung adalah ketika hasil karya dan inovasi kami diapresiasi. Untuk itulah saya akan menjaga apresiasi tersebut layaknya sebuah kepercayaan dari klien&#8221;, tutur Brian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/742/bisnis/empat-wirausahawan-jawa-timur-berjaya-di-wmm-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;Toko Online Gak Pake Bayar&#8221;. Menularkan Virus Jualan Online.</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/738/bisnis/toko-online-gak-pake-bayar-menularkan-virus-jualan-online/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/738/bisnis/toko-online-gak-pake-bayar-menularkan-virus-jualan-online/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 09:36:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[free]]></category>
		<category><![CDATA[online trading]]></category>
		<category><![CDATA[Toko Online]]></category>
		<category><![CDATA[vimpleshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=738</guid>
		<description><![CDATA[Kian hari pengakses internet di Indonesia kian bertambah. Salah satu faktor pendukungnya adalah mewabahnya situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Pada akhir Desember 2009, tercatat sekitar 11 juta penduduk Indonesia mempunyai account Facebook. Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan pengguna Facebook terbesar di dunia.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pasar yang beraktivitas di dunia maya semakin besar. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-739" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/01/tokoonlinegratis-WinCE.png&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=226&amp;h=320&amp;hash=0ae4f0c086a177f8e89bf98bfabf3168" alt="tokoonlinegratis (WinCE)" />Kian hari pengakses internet di Indonesia kian bertambah. Salah satu faktor pendukungnya adalah mewabahnya situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Pada akhir Desember 2009, tercatat sekitar 11 juta penduduk Indonesia mempunyai account Facebook. Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan pengguna Facebook terbesar di dunia.</p>
<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa pasar yang beraktivitas di dunia maya semakin besar. Jumlahnya pun kian hari kian bertambah.</p>
<p>Beberapa orang telah melihat peluang tersebut. Ada yang kemudian menjual barang dagangannya melalui Facebook. Ada yang sekedar memasang gambar produk lalu diberi harga di album fotonya, ada pula yang mengiklankan toko onlinenya secara resmi.</p>
<p>&#8220;Peluang berjualan online semakin terbuka. Caranya pun sekarang lebih mudah. Bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja&#8221;, ujar Brian Arfi Faridhi CEO DheZign Online Solution.<span id="more-738"></span></p>
<p>Mardian Wibowo, seorang Pegawai Negeri Sipil, menjelaskan alasannya mengapa tertarik berjualan secara online. &#8220;Dengan berjualan online, saya berharap bisa menambah penghasilan untuk keluarga. Dan ketika bekerja, saya juga sekaligus bisa mengamati perkembangan anak. Makanya, suatu saat saya ingin mempunyai toko online yang establish&#8221;, tutur Mardian.</p>
<p><strong>Toko Online Gratis</strong><br />
Senin, 18 Januari 2010, DheZign Online Solution memperkenalkan program &#8220;Toko Online Gak Pake Bayar&#8221;. Dalam program ini DheZign memberikan aplikasi toko onlinenya kepada siapa saja yang berminat berjualan secara online untuk dipakai secara gratis.</p>
<p>&#8220;Program ini kami buat untuk mengajak dan membiasakan orang-orang untuk berjualan secara online. Kami sudah menyediakan tokonya. Bagi yang benar-benar berminat, tinggal mendaftar ke kami. Setelah kami setujui, mereka langsung bisa mengaksesnya secara gratis. Selamanya&#8221;, tutur Imam Muttaqin Public Relations DheZign.</p>
<p>Nama aplikasi toko online tersebut adalah Vimpleshop. Vimpleshop versi gratis ini mempunyai banyak keunggulan, di antaranya: lokasi website yang ramah terhadap search engine, keranjang belanja dan kategori produk yang memudahkan pembeli, nama dan profil usaha yang bisa diatur sekehendak hati pemilik toko, serta dapat ditingkatkan kemampuannya.</p>
<p>Menurut Brian, aplikasi toko online yang dirancang DheZign ini sangat mudah dioperasikan, bahkan bagi pemula sekalipun. Mengoperasikan Vimpleshop ini semudah mengelola webblog. Dalam mendeskripsikan produk misalnya, seperti menulis di MS Word. Pemilik toko bisa menambahkan gambar, memberi warna tulisan, italic, bold, underline, memberikan link atau bahkan menambahkan video.</p>
<p>&#8220;Kami senang bisa berbagi dan mengajak orang-orang berjualan online. Semoga dengan program ini makin banyak lahir pengusaha dan pedagang online yang sukses dari Indonesia&#8221;, kata Imam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/738/bisnis/toko-online-gak-pake-bayar-menularkan-virus-jualan-online/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
