<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog &#187; My Mind</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/category/my-mind/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 11:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Review MarkPlus Conference 2010 (1) General overview dan pendapat saya</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/586/my-mind/review-markplus-conference-2010-1-general-overview-dan-pendapat-saya/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/586/my-mind/review-markplus-conference-2010-1-general-overview-dan-pendapat-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 08:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Hermawan Kartajaya]]></category>
		<category><![CDATA[markplus]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[
Sebenarnya saya berniat untuk segera menulis dan sharing tentang event MarkPlus Conference 2010 yang saya ikuti tanggal 10 desember 2009 kemarin. Tapi berhubung event full sekali, mulai dari pagi jam 08.00 hingga malam pukul 22.00, sesampainya di rumah saya langsung tepar dan tidur. Untung masih bisa bangun jam 3 pagi.
Anyway, satu penting hal yang ingin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/12/markplus.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-587" title="markplus" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/12/markplus.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=334&amp;hash=507e05088ce3f6f2f357bb8bcfd66b0b" alt="markplus" /></a></p>
<p>Sebenarnya saya berniat untuk segera menulis dan sharing tentang event <a href="http://fauzan.dhezign.com/568/social-media/markplus-conference-2010-free-ticket-winners-is-out/">MarkPlus Conference 2010</a> yang saya ikuti tanggal 10 desember 2009 kemarin. Tapi berhubung event full sekali, mulai dari pagi jam 08.00 hingga malam pukul 22.00, sesampainya di rumah saya langsung tepar dan tidur. Untung masih bisa bangun jam 3 pagi.</p>
<p>Anyway, satu penting hal yang ingin saya share sebelum menginjak ke posting inti, yaitu tentang koneksi dan sinyal di ritz-carlton ballroom pacific palace yang menjadi venue acara kemarin. Baterai Nokia 5800 saya yang biasanya bisa bertahan 12 jam untuk pemakaian normal, mendadak cuma bertahan 4 jam.</p>
<p>Dan selama berada di ballroom tersebut, praktis koneksi internetnya sama sekali tidak bisa digunakan. Btw, sebagai informasi saya menggunakan flash (HALO). Kondisi inilah yang <strong>sangat saya sesalkan</strong> sehingga saya nggak mungkin <em>ngetweet</em> di tempat <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mengenai posting sebelumnya <a href="http://fauzan.dhezign.com/568/social-media/markplus-conference-2010-free-ticket-winners-is-out/">disini</a>, saya memang tidak berharap banyak secara materi dan insight baru. Hal serupa juga dikatakan oleh <a href="http://twitter.com/anakcerdas" target="_blank">@Pitra</a> yang juga datang di event yang sama tahun sebelumnya. Otomatis saya hanya berharap bisa menjalin relasi, bertemu orang-orang baru, dan makan <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ternyata eh ternyata, apa yang terjadi disana&#8230;.. <span id="more-586"></span>nggak jauh sih dari dugaan, tapi ada beberapa hal yang membuat saya bisa bersyukur dapat tiket gratis untuk acara kemarin.</p>
<p>Memang, white paper yang disampaikan oleh Hermawan Kartajaya kemarin tidak tampak baru bagi saya. Dan apa yang beliau sampaikan juga senada dengan yang disampaikan oleh Brad Sugars sewaktu dia datang ke Jakarta bulan kemarin. Intinya adalah bahwa tahun 2010, <strong><em>the sky looks brighter</em></strong>.</p>
<p>Bahwa dunia bisnis akan mulai tumbuh kembali setelah mengalami keterpurukan. Bisnis akan berlomba-lomba dan bersaing karena konsumen dan kondisi global sudah mulai pulih.</p>
<p>Senada dengan apa yang disampaikan Brad, bahwa saat ini adalah <em>spring time</em> dalam dunia bisnis. Setelah sebelumnya mengalami keterpurukan (<em>winter)</em>, sekarang banyak bisnis tumbuh dan bermunculan. Saat ini adalah saat dimana dihasilkan uang dalam jumlah yang besar bagi sebuah bisnis.</p>
<p>Analisis dan insight yang sangat positif dan inspiratif dari Hermawan dan Brad! Terutama jika anda juga bergerak di bidang bisnis. Paling tidak, apa yang Hermawan sampaikan kemarin bisa menjadi materi pendukung saya untuk disampaikan kepada client.</p>
<p>Selain itu Hermawan Kartajaya juga membahas tentang New Wave marketing yang juga ia tuliskan dalam bukunya yang baru, Connect.</p>
<p>Cukup inspiratif karena dalam konsep yang baru ini, beliau sangat banyak membahas tentang new media seperti online dan bagaimana cara memanfaatkannya dengan baik. Serta beliau juga mengingatkan bahwa, online dan offline tetap harus berjalan berdampingan jika ingin sukses.</p>
<p>Kedua campaign harus memiliki sinergi yang kuat dan mempunyai tujuan yang jelas.</p>
<p>Selain itu, legacy marketing seperti 9P juga ia katakan sudah mengalami perubahan ke model yang baru. Saya tidak akan bercerita banyak mengenai hal ini saat ini. Kenapa? Karena disamping saya masih menunggu kiriman materi dari salah seorang teman yang saya temui disana (karena kemarin tidak sempat download), saya juga hanya ingin membahas secara umum, dan tidak ingin berpanjang lebar dalam post kali ini.</p>
<p>Bagaimana dengan makanannya? Well&#8230; saya tidak tahu dengan orang lain, tapi saya pribadi punya mixed feeling. Yang pertama, hampir semua makanan utamanya tidak sesuai dengan taste saya. Tapi, desert, cookies, dan pastrynya sangat enak!</p>
<p>Satu lagi yang perlu menjadi perhatian. Ruangan untuk socializing (FBI di istilah acara kemarin), yaitu foyer stage, itu <strong>amat sangat sempit</strong>! Anda tidak akan bisa melihat ada satu meter disekeliling anda yang tidak dipenuhi oleh manusia. Apalagi tempat sholat dan waktu antri makanan&#8230; WUIH!! definitely needs <strong>a lot</strong> of improvement <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi, itu hanya hal kecil dibandingkan manfaat yang bisa saya dapatkan dari hadir di MarkPlus Conference 2010 kemarin. Tentu saja saya berharap bisa dapat tiket free lagi tahun depan. Paling tidak saya bisa minta sama <a href="http://leonisecret.com/low-budget-high-impact-trough-social-media/" target="_blank">Leonita </a>yang kemarin bagi bagi tiket untuk blogger <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/586/my-mind/review-markplus-conference-2010-1-general-overview-dan-pendapat-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fenomena Bugil Joko Anwar, Circle K dan PIM</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/351/my-mind/fenomena-bugil-joko-anwar-circle-k-dan-pim/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/351/my-mind/fenomena-bugil-joko-anwar-circle-k-dan-pim/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2009 11:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[bugil]]></category>
		<category><![CDATA[circle K]]></category>
		<category><![CDATA[joko anwar]]></category>
		<category><![CDATA[PIM]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pembuat film dengan akal sehat bakalan bugil dengan sadar malam ini! Siang ini (sampai sore ini) circle K jadi trending topic di twitter. Gara-garanya, @jokoanwar  seorang pembuat film Indonesia, ngetweet,
&#8220;If I got my 3000th follower today, I&#8217;ll go into a Circle K naked&#8221;
Dan setelah 1-2 jam, pengikutnya membludag dan sekarang (17.58 WIB) mencapai 7529 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_352" class="wp-caption alignnone" style="width: 165px"><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/09/twitter_logo_header.png"><img class="size-medium wp-image-352" title="twitter_logo_header" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/09/twitter_logo_header.png&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=155&amp;h=36&amp;hash=3a2ab8fe97995d29766b0136fae6305d" alt="The power of Twitter" /></a><p class="wp-caption-text">The power of Twitter</p></div>
<p>Seorang pembuat film dengan akal sehat bakalan bugil dengan sadar malam ini! Siang ini (sampai sore ini) circle K jadi trending topic di twitter. Gara-garanya, @jokoanwar  seorang pembuat film Indonesia, nge<em>tweet</em>,</p>
<blockquote><p><a href="http://twitter.com/jokoanwar/status/4167118345" target="_blank"><strong>&#8220;<span id="blurbcontent">If I got my 3000th follower today, I&#8217;ll go into a Circle K naked&#8221;</span></strong></a></p></blockquote>
<p>Dan setelah 1-2 jam, pengikutnya membludag dan sekarang (17.58 WIB) mencapai <a href="http://twitter.com/jokoanwar" target="_blank">7529 followers</a>. Nah, apakah dia bakalan menepati janji?</p>
<p>Dalam tweetnya beberapa saat yang lalu (2 jam yang lalu saat blog ini ditulis), dia mengatakan<span id="more-351"></span>:</p>
<blockquote><p><a href="http://twitter.com/jokoanwar/status/4168591719" target="_blank"><strong><span class="status-body"><span class="entry-content">&#8220;It&#8217;s gonna happen you tweeps. No worry.&#8221;</span></span></strong></a></p></blockquote>
<p>Untuk lebih lengkap tentang ini, monggo langsung sambangi <a href="http://twitter.com/rendy" target="_blank">@rendy</a> di <a href="http://www.rendymaulana.com/archives/2009/09/22/fenomena-joko-anwar-di-twitter-killwithme-com/" target="_blank">blognya</a></p>
<p><strong>UPDATE:</strong> he&#8217;s <a href="http://pic.gd/3c6e2c" target="_blank">really done it</a>! @jokoanwar benar benar bugil di circleK! He&#8217;s a man of his word indeed. Tapi knapa juga kok yang ditepain yang gituan? Anyway, paling nggak kita tahu bahwa @jokoanwar bukan tukang ngibul.</p>
<p>Pelajaran buat kita? Apa yang bisa kita ambil pelajaran dari sini?</p>
<p><a href="http://twitter.com">Twitter.com</a> adalah sebuah alat komunikasi yang sangat kuat jika dimanfaatkan dengan baik. Kasus ini adalah salah satu contoh saja. Dan belum tentu juga jika nanti ada yang memanfaatkan cara yang sama akan menarik banyak follower. Tapi, berpikirlah secara cerdas dan anda juga akan bisa memanfaatkan twitter dengan maksimal.</p>
<p><strong>Update</strong>: Tulisan yang menarik tentang social media marketing di blog @leonisecret bisa dibaca <a href="http://leonisecret.com/low-budget-high-impact-trough-social-media/comment-page-1/#comment-1360" target="_blank">disini</a></p>
<p>Nah, bagaimana dengan anda? masih enggan menggunakan twitter? Kalo udah, jangan lupa <a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">follow me!</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/351/my-mind/fenomena-bugil-joko-anwar-circle-k-dan-pim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengurai Manfaat Internet untuk E-government, E-business, dan E-learning</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/326/bisnis/mengurai-manfaat-mengurai-manfaat-internet-untuk-e-government-e-business-dan-e-learning/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/326/bisnis/mengurai-manfaat-mengurai-manfaat-internet-untuk-e-government-e-business-dan-e-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 20:48:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[e-business]]></category>
		<category><![CDATA[e-government]]></category>
		<category><![CDATA[e-learning]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai dinas pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[
Antusiasme para pegawai dinas pemerintahan, swasta, dan guru di Surabaya untuk belajar memanfaatkan internet ternyata sangatlah besar. Terlihat dari penuhnya kelas pelatihan dasar internet yang diselenggarakan DheZign Online Solution bersama Indigo Surabaya pada Jumat, 4 September 2009 di Ruang Workshop Indigo Surabaya.  
Di depan peserta pelatihan, Brian Arfi Faridhi (CEO DheZign Online Solution) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/09/pd2-medium-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=409f266e1f309e4a53d5f6fe56bcc6d0" alt="" class="alignnone size-medium wp-image-327" /></a><br />
Antusiasme para pegawai dinas pemerintahan, swasta, dan guru di Surabaya untuk belajar memanfaatkan internet ternyata sangatlah besar. Terlihat dari penuhnya kelas pelatihan dasar internet yang diselenggarakan DheZign Online Solution bersama Indigo Surabaya pada Jumat, 4 September 2009 di Ruang Workshop Indigo Surabaya.  </p>
<p>Di depan peserta pelatihan, Brian Arfi Faridhi (CEO DheZign Online Solution) yang bertindak sebagai pemateri menyampaikan berbagai keuntungan yang akan didapatkan ketika bersentuhan dengan internet. “Dengan internet, segala informasi bisa dikirim, dikelola, dicari, dan diunduh dengan mudah”, katanya.</p>
<p>Menurut Brian, internet dapat membuat pekerjaan semakin efektif. Untuk dinas pemerintahan misalnya, internet akan sangat membantu dalam menyukseskan program e- government. Dalam e-government, internet menjadi teknologi yang berperan dalam proses penyediaan dan transfer informasi dari pemerintah kepada pihak lain, misalnya warga masyarakat, ataupun sebaliknya.</p>
<p>Dalam dunia usaha umum juga demikian adanya. Internet akan sangat membantu dalam melancarkan interaksi bisnis. Apalagi, e-business sekarang sedang menjadi tren. Perkembangan bisnis akan semakin mudah dipantau melalui internet. Keputusan-keputusan strategis juga akan dapat diambil dengan cepat dan mudah dengan bantuan internet. </p>
<p>Dalam dunia pendidikan, internet akan membuat pendidikan makin berkembang pesat. Para pendidik harus menyadari hal itu. Internet adalah inovasi pendidikan dalam proses belajar-mengajar yang sangat baik. Pengajar maupun yang diajar dapat memanfaatkan internet untuk menambah pengetahuan.</p>
<p>“Konsep e-learning tidak akan berjalan dengan baik, jika budaya menggunakan media internet belum berkembang. Oleh sebab itu, para guru, wali murid, serta siswa sejak sekarang harus dibiasakan  untuk mengakses internet”, ujar Brian.   </p>
<p>Pada pelatihan tersebut, Brian memberikan trik-trik bagaimana mendapatkan informasi penting dari internet dengan cepat. Selain itu, dijelaskan pula aplikasi berbasis internet yang bisa digunakan untuk membuat komunikasi dan pekerjaan sehari-hari di kantor semakin efektif.</p>
<p>Indah Susanti, Guru SD Muhammadiyah 21 Surabaya, salah satu peserta mengharapkan diadakan lagi pelatihan serupa. Menurutnya, pelatihan tersebut sangat bermanfaat. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/326/bisnis/mengurai-manfaat-mengurai-manfaat-internet-untuk-e-government-e-business-dan-e-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prinsip Dasar Mendesain Website</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/321/dhezign/prinsip-dasar-mendesain-website/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/321/dhezign/prinsip-dasar-mendesain-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 16:44:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[dream weaver]]></category>
		<category><![CDATA[indigo]]></category>
		<category><![CDATA[prinsip desain]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>
		<category><![CDATA[website 2.0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=321</guid>
		<description><![CDATA[
Ada hal-hal yang perlu diketahui sebelum mendesain website. “Modal dasar mendesain website adalah ide”, kata Heri Setiawan, Web Designer DheZign Online Solution saat mengisi workshop mendesain dan membuat website dengan dream weaver pada Sabtu, 29/8/2009 yang diselenggrakan oleh Indigo Telkom Surabaya. Ide datang dari banyak sumber. Bisa dari website yang sudah ada, bisa dari karakteristik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/09/workshop-membuat-website-dengan-dw-medium.jpg"><img src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/09/workshop-membuat-website-dengan-dw-medium-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=1ee3a3fdae6d6547cb8851891090db22" alt="" class="alignnone size-medium wp-image-322" /></a><br />
Ada hal-hal yang perlu diketahui sebelum mendesain website. “Modal dasar mendesain website adalah ide”, kata Heri Setiawan, Web Designer DheZign Online Solution saat mengisi workshop mendesain dan membuat website dengan dream weaver pada Sabtu, 29/8/2009 yang diselenggrakan oleh Indigo Telkom Surabaya. Ide datang dari banyak sumber. Bisa dari website yang sudah ada, bisa dari karakteristik sesuatu yang akan dibuatkan desainnya, serta kadang datang dari intuisi. </p>
<p>Ide yang ada, kemudian diejawantahkan ke dalam desain. Pada tahap ini, kreativitas desainer harus dikeluarkan agar desain yang dihasilkan menjadi luar biasa. Ada yang berpendapat bahwa kreativitas itu bakat. Akan tetapi, sebenarnya kreativitas itu bisa diasah. Artinya, pengalaman atau jam terbang juga menjadi faktor penentu kreativitas.</p>
<p>Kemudian, desain yang dibuat haruslah menerapkan prinsip kesatuan dan keseimbangan. Desain website harus sesuai dengan karakter perusahaan/ lembaga pemesan website. Baik dalam hal tipografi huruf, gambar, maupun fitur-fitur yang disediakan. Jangan lupa juga bahwa keseimbangan itu penting. Misalnya dalam hal warna, ruang istirahat mata, vektor, serta tipografi, desainer harus cermat. Komposisi yang tepat akan membuat orang nyaman melihat website.  </p>
<p>Satu lagi prinsip yang harus diperhatikan para desainer adalah penekanan. Penekanan ini berfungsi untuk menyatakan bagian-bagian mana saja yang penting, agak penting, tidak terlalu penting/ mendesak untuk dilihat oleh pengunjung. Penekanan bisa dilakukan dengan menggunakan warna yang kontras atau dengan menggunakan ukuran.</p>
<p>Seorang web desainer juga perlu mengamati tren gaya desain-desain yang sedang berkembang. Tampilan website 2-3 tahun yang lalu tentu berbeda dengan sekarang. Yang sedang tren sekarang ini adalah tampilan website 2.0. Tampilan website 2.0 rata-rata menerapkan prinsip kesederhanaan dan penonjolan pada hal-hal yang sangat penting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/321/dhezign/prinsip-dasar-mendesain-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Telak Menghancurkan Bisnis Anda (1)</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/287/bisnis/cara-telak-menghancurkan-bisnis-anda/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/287/bisnis/cara-telak-menghancurkan-bisnis-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 06:51:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[berbohong pada pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[menghancurkan bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=287</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu ketika saya bertemu dengan seorang pengusaha herbal dari Surabaya, beliau pernah mengatakan pada saya yang intinya bahwa habbassauda (salah satu produk herbal) itu adalah cobaan/ujian muamalah untuk orang Islam.
Tanpa melihat konteks agama, akhir-akhir ini saya menjumpai banyak sekali hal serupa di bisnis yang saya jalani. Saya banyak sekali melihat orang atau pihak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/08/hancur.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-288" title="hancur" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/08/hancur.jpeg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=123&amp;h=98&amp;hash=baddb81494fc81a44f52f4fc9e1a7626" alt="" /></a>Beberapa waktu lalu ketika saya bertemu dengan seorang pengusaha herbal dari Surabaya, beliau pernah mengatakan pada saya yang intinya bahwa habbassauda (salah satu produk herbal) itu adalah cobaan/ujian muamalah untuk orang Islam.</p>
<p>Tanpa melihat konteks agama, akhir-akhir ini saya menjumpai banyak sekali hal serupa di bisnis yang saya jalani. Saya banyak sekali melihat orang atau pihak yang menawarkan apa yang tidak dapat mereka berikan. Dan bukan hanya satu dua saja yang berkata tidak jujur pada para pelanggannya demi mengumpulkan rupiah demi rupiah dalam bisnisnya.</p>
<p>Tentu saja, selain sebagai pedagang dan pengusaha, setiap orang adalah pelanggan juga. Tidak terkecuali saya. Pagi ini saya <a href="http://www.facebook.com/brianarfi?v=feed&amp;story_fbid=114490384323&amp;__a=1">mengomentari salah satu training</a> yang<span id="more-287"></span> diadakan oleh sebuah perusahaan/organisasi tertentu di Surabaya. Training/workshop yang mereka adakan adalah seputar media internet, sebagian diantaranya adalah tentang bagaimana caranya website bisa berada di halaman pertama google, dan bagaimana supaya website ramai dikunjungi orang. Parahnya, ketika saya coba cari nama dari perusahaan/organisasi tersebut di google, saya <a href="http://www.google.co.id/search?q=1st+internet+academy&amp;ie=utf-8&amp;oe=utf-8&amp;aq=t&amp;rls=org.mozilla:id:official&amp;client=firefox-a" target="_blank">tidak menemukan website mereka</a>.</p>
<p>Pertanyaan besar saya adalah, mungkinkah sebuah perusahaan/organisasi yang bahkan tidak bisa muncul di halaman pertama google ketika <strong>nama perusahaan</strong>nya dicari mengajarkan bagaimana cara website anda muncul di halaman pertama google??</p>
<p>Ibaratnya seseorang yang rumahnya hampir ambruk karena kualitasnya kurang bagus mengadakan seminar bagaimana cara membangun sebuah rumah yang berkualitas tinggi. Ibarat seorang buta yang mengajarkan bagaimana cara membaca.</p>
<p>Nah, apa hubungannya dengan judul tulisan saya kali ini?</p>
<p>Yang barusan saya ceritakan di atas adalah salah satu tips dan cara bagaimana anda dapat menghancurkan bisnis anda. Yaitu dengan mengatakan bahwa anda mampu melakukan apa yang tidak bisa anda lakukan.</p>
<p>Tentu saja itu adalah salah satu contoh dari <em>mengatakan bahwa anda mampu melakukan apa yang tidak bisa anda lakukan</em>. Banyak lagi cara yang bisa anda dilakukan di lapangan. Misalnya, seperti yang sudah saya tuliskan <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/02/19/self-centered-customer-service/">di sini</a> dan <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/01/17/masih-tentang-kualitas-pelayanan/">di sini</a>.</p>
<p>Cara lain adalah dengan menyembunyikan informasi penting dan vital mengenai perusahaan atau produk anda kepada customer atau pelanggan anda&#8230; sebuah hal yang juga baru saja saya temui di banyak toko online yang notabene &#8216;islami&#8217;. Insya Allah tentang ini akan saya bahas di tulisan saya selanjutnya.</p>
<p>Bagaimana dengan anda? Apakah anda pernah punya pengalaman sendiri tentang cara telak bagaimana menghancurkan sebuah bisnis?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/287/bisnis/cara-telak-menghancurkan-bisnis-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lelang atau JUDI??</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/280/bisnis/lelang-atau-judi/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/280/bisnis/lelang-atau-judi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 03:48:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[perjudian online]]></category>
		<category><![CDATA[swinde.com]]></category>
		<category><![CDATA[swoopo.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Sedih juga melihat perkembangan bisnis berbasis media internet belakangan ini di Indonesia. Bukan kenapa-kenapa, ini disebabkan masih banyaknya orang Indonesia yang hanya mau gampangnya dan kadang enggan bekerja keras. Anda tentu masih ingat dengan banyaknya website-website penjual ebook di Indonesia yang semuanya kebanyakan nggak lain adalah skema bisnis arisan berantai yang menjual sistem, bukan ebook.
Nah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/07/judi.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-282" title="judi" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/07/judi.jpeg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=138&amp;h=194&amp;hash=c84c0b9e744b28da314c6a190697ac15" alt="" /></a>Sedih juga melihat perkembangan bisnis berbasis media internet belakangan ini di Indonesia. Bukan kenapa-kenapa, ini disebabkan masih banyaknya orang Indonesia yang hanya mau gampangnya dan kadang enggan bekerja keras. Anda tentu masih ingat dengan banyaknya website-website penjual ebook di Indonesia yang <span style="text-decoration: line-through;">semuanya</span> kebanyakan nggak lain adalah skema bisnis arisan berantai yang menjual sistem, bukan ebook.</p>
<p>Nah, nggak hanya sekali <a href="http://www.dhezign.com">DheZign OS</a> beberapa waktu yang lalu mendapatkan permintaan untuk mengembangkan website semacam swoopo.com (sebuah website &#8216;lelang&#8217;). Cuma, yang menjadi referensi waktu itu adalah swinde.com.</p>
<p>Jika anda mengunjungi website tersebut, jangan dulu tergiur karena barang yang ditawarkan mempunyai harga yang murah. HP yang biasanya jutaan dijual dibawah seratus ribu. Laptop yang cuma ratusan ribu, dan lainnya. Hati-hati, karena bukan cuma uang itu yang anda bayarkan (dan bahkan bukan cuma uang anda)<span id="more-280"></span>.</p>
<p>Aturan utama dan cara main yang mirip pada website website &#8216;lelang&#8217; ini adalah, menggunakan sistem poin. Orang yang ingin membeli atau ikut lelang tidak dapat begitu saja mendaftar dan membayar kalo menang. Mereka harus membeli poin/token. Untuk ikut &#8216;ngebid&#8217; atau menawar 1 kali biasanya anda diminta 1 poin. Dan poin ini harganya cukup lumayan, antara Rp1000 sampai Rp10.000 (berbeda antara situs satu dan lainnya). Dan sekali ada yang &#8216;ngebid&#8217;, harga barang akan bertambah sedikit (misalnya Rp.500 rupiah).</p>
<p>Misalnya, jika awalnya barang itu ditawarkan seharga Rp1000 , setiap kali ada yang menawar harganya naik Rp100, dan satu poin harganya Rp5000. Jika kemudian saat ini harganya adalah Rp.5000, maka sebenarnya sang pengelola website sudah menerima uang sebesar Rp200.000!! Dan barangnya bahkan belum terjual! Jika harganya kemudian naik menjadi Rp20.000 (karena banyak yang &#8216;ngebid&#8217;), maka sebenarnya pemilik website sudah mendapatkan Rp950.000 dari pembelian poin/token peserta lelang. Dan orang/peserta lelang yang sudah &#8216;ngebid&#8217; satu kali akan kehilangan Rp5000, kalo &#8216;ngebid&#8217;nya sudah lima kali ya berarti kehilangan Rp25.000, TANPA mendapatkan apa apa!</p>
<p>Sebenarnya konsep website &#8216;lelang&#8217; ini MIRIP sekali dengan acara quiz-quiz premium yang mengharuskan orang untuk mendaftar dengan membayar biaya tertentu. Dan kemudian ada satu orang pemenang. Itu lo&#8230; acara-acara quiz yang pembawa acaranya biasanya perempuan yang makin mendayu-dayu&#8230; anda pasti tahu <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kembali ke permintaan kepada DheZign OS tadi, tentu saja kami tidak dapat menerima pengerjaan website seperti itu, mengingat landasan dasar perusahaan kami yang tidak ingin menupu, yang mungkin sebagian orang bilang terlalu idealis.</p>
<p>Dan tentu saja, semakin lama saya semakin sedih dengan semakin marak dan menjamurnya website model seperti ini. Itulah salah satu tujuan tulisan ini. Sebagai pengingat bahwa membangun bisnis yang maju hendaknya dilakukan dengan menguntungkan semua pihak. Bukan satu dua pihak saja. Win-Win solution istilah kerennya.</p>
<p>Tentu saja jika ada yang menanyakan, bagaimana dengan lelang di <a href="http://ebay.com" target="_blank">ebay</a>? Jawabannya adalah, lelang di ebay bukan model judi seperti ini. Orang yang kalah lelang (tidak mendapatkan barang) di ebay tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, jadi tidak rugi apa apa. Berbeda dengan model website &#8216;lelang&#8217; yang saya bahas di sini. Anda akan tetap <strong>kehilangan</strong> <strong>uang</strong> entah anda menang atau kalah dalam &#8216;lelang&#8217; model ini, PERSIS dengan perjudian.</p>
<p>Bagaimana dengna anda? Apakah anda pernah &#8216;tertipu&#8217; dengan model website seperti ini? Apakah anda tergiur? Atau bahkan anda pernah ingin mempunyai website seperti ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/280/bisnis/lelang-atau-judi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masih Tentang PSB Online di Surabaya</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/247/dhezign/psb-online-di-surabaya/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/247/dhezign/psb-online-di-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 07:32:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[blunder]]></category>
		<category><![CDATA[hosting]]></category>
		<category><![CDATA[ITS]]></category>
		<category><![CDATA[media internet]]></category>
		<category><![CDATA[PSB online]]></category>
		<category><![CDATA[web developer profesional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Mengikuti perkembangan semrawutnya PSB Online, di koran Jawa Pos hari ini, tanggal 25 Juni dimuat hasil wawancara antara Jawa Pos dengan Koordinator IT PSB Online Yudhi Purwananto SKom yang juga ketua jurusan teknik informatika ITS.
Setelah saya baca dengan seksama, ternyata benar dugaan salah satu rekan saya Bapak Samuel waktu kami berbincang kemarin. Dari hasil wawancara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengikuti perkembangan semrawutnya PSB Online, di koran Jawa Pos hari ini, tanggal 25 Juni dimuat hasil wawancara antara Jawa Pos dengan Koordinator IT PSB Online Yudhi Purwananto SKom yang juga ketua jurusan teknik informatika ITS.</p>
<p>Setelah saya baca dengan seksama, ternyata benar dugaan salah satu rekan saya Bapak Samuel waktu kami berbincang kemarin. Dari hasil wawancara di Jawa Pos tersebut, memang benar ternyata masalah yang timbul dan membuat repot ribuan orang tua di Surabaya dan sekitarnya kemarin memang benar disebabkan karena tidak siapnya data, seperti yang sudah saya tuliskan <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/06/23/dibalik-keruwetan-psb-online-di-surabaya/">disini</a>. Namun kemarin Bapak Samuel bilang bahwa pasti ada masalah dengan hostingya, dengan servernya, senada dengan ungkapan beberapa rekan di<a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=112856579738&amp;comments" target="_blank">posting saya</a> di facebook. Dan benar, hari ini dibahas penuh tentang ini di Jawa Pos.</p>
<p>Masalah yang terjadi di hari pertama memang benar disebabkan karena dimatikannya server karena upload data oleh admin. Dan pada saat itu pihak ITS membantah<span id="more-247"></span> errornya adalah karena disebabkan crowded (terlalu banyak orang yang mengakses). Ternyata, error yang terjadi di hari kedua nggak jauh dari perkiraan. Sistem PSB online error karena crowded. Sesuatu yang sudah diantisipasi seharusnya oleh developer aplikasi tersebut, tapi tetap gagal untuk diatasi.</p>
<p>Pihak ITS berkata bahwa sebelum go live, sistem telah di ujicoba dengan diakses oleh 600ribu pengakses, dan juga sudah di ujicoba oleh hacker, hasilnya sukses (katanya). Namun, saat ditanya kenapa kok akses hari kedua masih tetap lambat dan error, mereka berkilah bahwa ada gangguan di mirror server yang menyebabkan <strong>enam dari delapan</strong> server yang ada mengalami gangguan. Mereka mencoba berkelit dengan mengatakan bahwa hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang mencoba-coba mengakses website tersebut. Mereka juga berkata bahwa dalam IT tidak ada yang 100%, yang ada hanya 99,9%. Saat ditanya apakah gagalnya PSB online RSBI ini kasus yang 0,1% tersebut tidak ada jawaban yang terlontar.</p>
<p>Kalo pendapat saya, yang namanya dunia internet, dan membuka akses website adalah bersiap dengan lonjakan pengunjung yang tiba-tiba. Dan sudah seharusnya ini dapat diatasi dengan baik. Rusaknya enam dari delapan server yang ada merupakan cermin dari ketidaksiapan pihak developer aplikasi (ITS) dalam menghadapi kendala yang ada.</p>
<p>Dan seperti yang sudah saya tulis di posting saya sebelumnya, hal ini tidak akan terjadi seandainya tidak ada pihak yang sombong dan sok bisa. Sok mandiri dan tidak mau bergantung pada pihak lain, semua inginnya diselesaikan sendiri. Saya yakin 100% masalah ini <strong>tidak akan terjadi</strong> seandainya server yang digunakan bukan in house milik ITS. Namun menggunakan server profesional macam mosso atau mediatemple.</p>
<p><em>Blunder</em> kali ini sedikit banyak menjelaskan bahwa belum tentu sebuah perguruan tinggi ternama dapat menyelesaikan masalah yang biasa dialami oleh profesional-profesional yang bergerak di bidang hosting seperti mosso dan mediatemple.</p>
<p>Seperti yang telah umum diketahui, gap antara dunia akademi dan dunia riil sangatlah besar. Itu masih berbicara tentang industri pada umumnya. Di dunia internet, hal ini terlihat semakin jelas. Kenapa? Pada suatu kesempatan saya pernah mendengar salah seorang akademisi berkata, &#8220;literatur yang berumur 5 tahun itu masih terbilang baru kalo didunia akademis&#8230;&#8221; Nah, bayangkan dunia internet yang setiap tahunnya (bahkan mungkin setiap 3 bulan sekali) mangalami perubahan dan perkembangan yang <strong>sangat signifikan</strong>. Mampukah dunia akademi mengikutinya?</p>
<p>Ini juga sebabnya mengapa belum ada pendidikan formal yang membahas tentang dunia internet dan media digital secara khusus. Kebanyakan mencampur adukkan antara internet dengan IT, seperti yang pernah saya tulis <a href="http://fauzan.dhezign.com/2009/05/15/digital-media-internet-menurut-pemerintah-indonesia/">disini</a>. Padahal, dua hal tersebut amat sangat jauh dan berbeda.</p>
<p>Posting kali ini sama sekali tidak bermaksud menjelekkan pihak-pihak tertentu. Saya hanya ingin lebih banyak orang yang menyadari bahwa dunia IT dan dunia internet memang berbeda. Dengan menyerahkan segala permasalahan pada ahlinya, seharusnya hal-hal seperti ini bisa dihindari.</p>
<p> </p>
<p>Bagaimana dengan anda? apakah anda berpendapat bahwa dunia IT dan internet itu sama? Apakah anda berpendapat bahwa keteledoran ini tanggung jawab ITS, atau mungkin pihak lain?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/247/dhezign/psb-online-di-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibalik Keruwetan PSB Online di Surabaya</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/240/dhezign/dibalik-keruwetan-psb-online-di-surabaya/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/240/dhezign/dibalik-keruwetan-psb-online-di-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 14:20:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[media internet]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan pelangga]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran online]]></category>
		<category><![CDATA[PSB online]]></category>
		<category><![CDATA[siswa baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[Barusan saya membaca berita di Jawa Pos 23 Juni 2009 bagian Metropolis, yang membahas tentang ruwetnya PSB (pendaftaran siswa baru) online. Disana diberitakan bahwa banyak orang tua siswa dan juga siswa yang kesulitan untuk membuka website PSB online tersebut.
Membaca lebih jauh, ini disebabkan karena ada miskomunikasi dari panitia dan dinas dinas yang terkait.
Jadi, sebenarnya ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/06/psb.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-243" title="psb" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/06/psb.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=150&amp;h=113&amp;hash=fec5a72deff6927d0ddf5e88b51b9f8e" alt="" /></a>Barusan saya membaca berita di Jawa Pos 23 Juni 2009 bagian Metropolis, yang membahas tentang ruwetnya PSB (pendaftaran siswa baru) online. Disana diberitakan bahwa banyak orang tua siswa dan juga siswa yang kesulitan untuk membuka website PSB online tersebut.</p>
<p>Membaca lebih jauh, ini disebabkan karena ada miskomunikasi dari panitia dan dinas dinas yang terkait.</p>
<p>Jadi, sebenarnya ada data yang dibutuhkan untuk website PSBsby-Online.net (milih nama domainnya aja kurang memperhatikan kaidah menurut saya, dan pintarnya, ada seseorang yang mendaftarkan domain di PSBsbyonline.net dan di parking hehehe <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) tapi tidak diberikan oleh salah satu dinas. Sehingga menyebabkan website dioperasikan tanpa salah satu database yang dibutuhkan.</p>
<p>Ibaratnya manusia, tubuhnya beroperasi hanya dengan 1 tangan, karena tangan yang lain belum dipasang. Memang sih bisa berfungsi, tapi tidak optimal.  Tapi permasalahan seb<span id="more-240"></span>enarnya bukan disebabkan karena itu. Masalah yang terjadi dan sempat merepotkan ribuan orang kemarin disebabkan karena secara <strong>tiba-tiba</strong> database yang dibutuhkan diserahkan. Jadilah server dimatikan untuk upload data. Ibaratnya manusia yang tangannya cuma 1 tadi, terpaksa gak bisa kerja karena harus masuk rumah sakit untuk operasi pemasangan tangan.  Itulah yang menyebabkan kemarin banyak yang tidak bisa membuka websitenya.</p>
<p>Permasalahan ini sebenarnya bukan tidak bisa diantisipasi, misalnya dengan membuat redundant server untuk aplikasi online ini. Jadi ibaratnya, manusia satu tangan tadi dikloning, jadi sementara yang satu dioperasi, yang satu masih bisa kerja. Sama dengan website.  Kalo ketakutannya karena mahalnya harga server, ya tinggal sewa aja (gak usah beli) di cloud hosting yang punya kemampuan untuk menangani lonjakan pengunjung yang tajam. Seperti contohnya di <a href="http://mosso.com" target="_blank">mosso</a> atau di <a href="http://mediatemple.net" target="_blank">mediatemple</a>.</p>
<p>Toh kalo ketakutannya adalah tentang security, saya yakin private company profesional seperti mereka sangat bisa dipercaya(paling nggak dibandingkan orang dalam).  Apa yang seharusnya mempermudah kehidupan manusia (internet) bisa jadi malah memperumit dan membuat banyak orang kecewa jika tidak dikelola dengan baik.</p>
<p>Nilai aplikasi PSB online yang berada di kisaran angka Rp 430 juta menurut saya cukup wajar untuk proyek sebesar dan serumit ini. Yang tidak wajar adalah, kenapa dengan nilai project yang sudah sesuai, pada deployment atau penerapannya masih ditemukan adanya masalah yang merugikan masyarakat luas?</p>
<p>Bagaimana dengan anda? Pernahkan anda mengalami kejadian serupa?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/240/dhezign/dibalik-keruwetan-psb-online-di-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memulai dari yang Kecil, Membenahi dari Awal</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 13:12:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[dari awal]]></category>
		<category><![CDATA[dari kecil]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[masalah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[penggusuran]]></category>
		<category><![CDATA[UUD 1945]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini jika anda tinggal di Surabaya dan sekitarnya, anda pasti merasakan sesuatu yang berbeda saat melintasi jalan-jalan utama yang ada di pinggir sungai kota Surabaya. Banyak dari bangunan yang ada di sana sudah dibongkar, penghuninya digusur (walaupun belakangan sudah mulai banyak yang berani membangun kembali di area yang sama).
Tidak hanya di Surabaya saja, jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/uploads/2009/06/penggusuran.jpg"><img class="size-medium wp-image-233  alignleft" title="penggusuran" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2009/06/penggusuran.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=143&amp;h=94&amp;hash=f91f533553ebc3bd6f38bee8cdb40fb5" alt="" /></a>Belakangan ini jika anda tinggal di Surabaya dan sekitarnya, anda pasti merasakan sesuatu yang berbeda saat melintasi jalan-jalan utama yang ada di pinggir sungai kota Surabaya. Banyak dari bangunan yang ada di sana sudah dibongkar, penghuninya digusur (walaupun belakangan sudah mulai banyak yang berani membangun kembali di area yang sama).</p>
<p>Tidak hanya di Surabaya saja, jika anda pernah menonton mata kamer di TVOne, di salah satu episodenya, penggusuran juga terjadi di Ibu kota. Mirip dengan daerah manapun di Indonesia, pemerintah hanya akan melakukan penggusuran saat penghuni liar dan bangunan liar sudah merajalela. Sudah dibangun semi permanen dengan batu bata dan semen, dan sampai ada yang sudah layak huni seperti rumah pada umumnya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang menghuni bangunan liar tersebut memiliki KTP resmi dari pemerinta. Belum pernah saya <span style="text-decoration: line-through;">dengar<span id="more-232"></span></span> tahu ada penggusuran yang dilakukan saat masalah masih kecil, saat masih sedikit orang yang menghuni. Saat masih sedikit ada bangunan liar.</p>
<p>Tentu saja seperti yang kita semua tahu, setiap penggusuran terjadi masyarakat selalu dirugikan. Yang paling minimal mungkin karena adanya kemacetan jalan. Tapi yang paling merasakan tentu saja penghuni-penghuni bangunan tersebut. Dan saat ini terjadi, saya tidak pernah mengetahui langkah nyata pemerintah untuk memperbaiki kondisi ini. Padahal mengingat salah satu pasal di UUD 1945, &#8220;fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara&#8221;</p>
<p>Celetukan salah satu tim saya, <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=580478918&amp;ref=mf" target="_blank">Imam</a>, negara hanya memelihara mereka, bukan mengurusi. Kalo dipikir ya nggak salah apa yang dia katakan <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Bukan maksud saya menjelek-jelekkan pemerintahan kita, tapi anda pasti bisa menilai sendiri. Dan tentu saja kita bisa mengambil pelajaran dari sana.</p>
<p>Dalam bisnis, banyak pebisnis sukses yang mempunyai prinsip bahwa untuk dapat sukses dan berhasil anda <strong>harus</strong> merasakan proses bisnis anda dari bawah. Ibaratnya jika anda ingin sukses berbisnis makanan, anda harus pernah merasakan secara langsung bagaimana caranya berjualan, caranya memasak, caranya mempersiapkan bahan bahan, caranya belanja, dan seterusnya.</p>
<p>Jika dilihat dari perspektif yang sedikit berbeda, apa yang menjadi prinsip banyak pebisnis sukses ini didasari karena alasan yang sangat kuat. Yaitu apabila anda pernah merasakan dan tahu semua kegiatan yang menjadikan bisnis anda utuh, anda <em>bisa mengetahui masalah sebelum masalah tersebut menjadi besar</em>.</p>
<p>Menyelesaikan masalah saat masalah itu masih menjadi tunas, dan belum memiliki akar yang kokoh adalah satu hal yang sebisa mungkin anda lakukan dalam manajemen bisnis atau kantor anda. Masalah yang belum berakar biasanya dapat dengan mudah diselesaikan karena masalah belum melebar kemana mana. Ibaratnya, tidak akan ada banyak korban jika seandainya pemerintah mau menertibkan bangunan-bangunan liar saat masih belum banyak jumlahnya dan belum permanen bangunannya.</p>
<p> </p>
<p>Apakah anda sudah berusaha mengatasi masalah saat masalah masih kecil? Ataukah anda biasa menunda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/232/bisnis/cara-untuk-menghindari-masalah-menjadi-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Digital Media dan Internet di Mata Pemerintah dan Birokrat Indonesia</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/208/bisnis/digital-media-internet-menurut-pemerintah-indonesia/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/208/bisnis/digital-media-internet-menurut-pemerintah-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 16:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[My Mind]]></category>
		<category><![CDATA[digital media]]></category>
		<category><![CDATA[inaicta]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[industri web]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari kita sudah mulai sadar akan kekuatan media internet dan segala turunannya. Dan tentu saja, banyak orang kaya baru yang berawal dari kiprahnya di digital media dan internet, tapi tahukah anda bahwa digital media dan internet masih menjadi semacam &#8216;underdog&#8217; di mata birokrasi dan pemerintahan Indonesia?

Kenapa saya bicara seperti ini? Pada kunjungan saya ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in;"><img class="alignleft" title="inaicta" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/themes/inaicta_baru/images/logo-inaicta.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=214&amp;h=102&amp;hash=9dc7598ea2a72b40481f7816176b9420" alt="" />Banyak dari kita sudah mulai sadar akan kekuatan media internet dan segala turunannya. Dan tentu saja, banyak orang kaya baru yang berawal dari kiprahnya di digital media dan internet, tapi tahukah anda bahwa digital media dan internet masih menjadi semacam &#8216;underdog&#8217; di mata birokrasi dan pemerintahan Indonesia?</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Kenapa saya bicara seperti ini? Pada kunjungan saya ke Jakarta minggu ini, saya mengikuti sebuah event yang diadakan di Depkominfo. Sebuah seminar yang didukung oleh teknopreneur.com dan <a href="http://intelcapital.com" target="_blank">IntelCapital. </a>Belakangan saya baru tahu atas informasi dari pak <a href="http://zahiraccounting.com" target="_blank">Muhammad Is</a> bahwa acara tersebut sebenarnya adalah &#8216;gawe&#8217; dari Intelcapital yang mencari &#8216;mangsa&#8217;.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Mengenai IntelCapital akan saya bahas lain kali saja. Kali ini saya ingin menulis tentang digital media dan internet di mata pemerintahan Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Jika anda adalah salah satu dari banyak orang yang bergerak di bidang IT, termasuk telekomunikasi dan internet kemungkinan besar anda pasti pernah mendengar <a href="http://inaicta.web.id" target="_blank">INAICTA</a>. Sebuah ajang kompetisi<span id="more-208"></span> dan penghargaan bagi pelaku ICT (information and communication technology) di Indonesia. INAICTA sendiri bukan sebuah ajang yang baru. Ini adalah ajang yang relatif lama yang bahkan pada tahun 2003 sudah ada.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Apa hubungannya dengan pandangan pemerintah pada digital media dan internet? INAICTA adalah acara resmi dan didukung penuh oleh pemerintah Indonesia, Depkominfo lebih khususnya. Dan&#8230; sampai pada saat ini (INAICTA 2009) anda tidak akan menemukan kategori perlombaan untuk digital media dan internet.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Yang ada hanyalah sub kategori dari kategori besar yang pesaingnya pun nggak hanya di media internet. Jika pemerintah Indonesia sendiri menganggap digital media dan internet itu begitu penting, maka seharusnya ada kategori tertentu (beberapa bahkan malah) untuk memfasilitasi dan mendorong kemajuan industri internet dan web di Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Padahal, hampir 70% apa yang dikatakan oleh IntelCapital (sebuah perusahaan ventura yang berinvestasi pada perusahaan tahap growth) adalah semuanya tentang digital media dan Internet. Terlihat sekali perbedaan penghargaan antara orang asing (pembicara dari intelcapital orang bule) dan orang Indonesia (terutama birokrat dan pemerintahan) terhadap industri internet di Indonesia.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Birokrat dan pemerintahan masih menganggap industri web dan internet dapat dijadikan satu dan sama dengan industri telekomunikasi dan software. Padahal, perbedaannya sudah sangat jauh dan mendasar.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Selain itu, tahun 2009 dicanangkan sebagai tahun industri kreatif indonesia, dan seperti yang sudah anda duga, dari 14 kategori industri &#8216;kereatif&#8217;, tidak ada satupun yang berfokus di digital media dan internet. Kalo mereka mau mengelak, pasti bilangnya masuk ke bidang software.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Sedih juga melihat apresiasi terhadap media baru ini. Walaupun begitu, kita harus melihat sisi baiknya. Bill Gates mendirikan sebuah perusahaan Software pada tahun 70an. Tahun dimana orang bahkan tidak mengerti apa itu software, untuk apa fungsinya, dan apa perlunya. Dan anda lihat sekarang kiprahnya di Dunia. <a href="http://apple.clom" target="_blank">Steve Jobs</a> &#8216;mencuri&#8217; mouse dan graphical user interface dari insinyur insinyur xerox, yang bahkan top level management mereka tidak melihat pentingnya mouse dan GUI. Saat ini, hampir semua teknologi mengadopsi konsep yang sama.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Saat sebuah teknologi belum dilirik oleh pemain pemain besar, maka itu adalah saat dimana kita punya kesempatan untuk berkiprah (dan mendulang sukses) disana. Kita tidak perlu khawatir akan persaingan yang ketat dan kalah modal, karena mereka tidak memahami pentingnya teknologi baru ini.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Jadi, ketidakpedulian pemerintah pada <a href="http://www.dhezign.com">industri internet</a> dan media digital sebenarnya menurut saya adalah blessing in disguise, sampai kita cukup mampu dan punya backing modal yang cukup kual untuk bersaing dengan pemain besar lainnya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Jadi, apakah anda sudah siap?</p>
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<p><!--Session data--></p>
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<p><!--Session data--></p>
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/208/bisnis/digital-media-internet-menurut-pemerintah-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

