23 Mar 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: customer care, Klien, komplain, memuaskan klien, pelanggan, Pelayanan Pelanggan, penelitian, tidak puas
Kategori : Bisnis, DheZign, Entrepreneurship, Featured, Pelayanan Pelanggan
Bagaimanakah cara anda menyikapi dan menanggapi keluhan dan ketidakpuasan pelanggan anda? Apakah anda akan menyimpan rasa marah? Ataukah mungkin timbul rasa kecewa? Atau bahkan anda diliputi kesedihan? Sampai tingkat ketakutan? Apakah anda bosan mendengarkannya? Ataukah anda malah bahagia?
Tentu saja, common knowledge di dunia bisnis adalah bagaimana caranya kita dapat menghindari komplain pelanggan. Atau mungkin malah menghilangkan sama sekali komplain dan keluhan pelanggan anda. Apakah ini salah? Dilihat dari satu sisi, tentu ini sama sekali tidak salah. Di sisi lain, saya ragu ini adalah cara terbaik untuk menjalankan bisnis kita.
Lho? Kenapa kok menghilangkan komplain bukan cara terbaik???
Iya dong! Kalo kita nggak mendapatkan komplain, bagaimana cara kita tahu kekurangan kita dan apakah pelanggan puas atau tidak? Dan yang paling penting, apakah anda dapat menjamin Selengkapnya »
20 Mar 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: Bisnis, motivasi, mulai, Terlambat
Kategori : Bisnis, Entrepreneurship, My Mind
Pernahkah anda memiliki sebuah ide bisnis tapi kemudian orang lain menjalankannya lebih dulu? Pernahkah anda berencana membuka warung kecil di depan rumah anda tapi tetangga anda ternyata mendahului anda? Pernahkah anda ingin menulis buku tentang sebuah topik dan ternyata ada orang lain yang menuliskannya terlebih dahulu? Pernahkah anda ingin mendaftarkan sebuah nama domain tapi orang lain mendahului anda?
Sadar atau tidak sadar, setiap hari, setiap waktu, di suatu tempat, orang lain akan selalu mendahului kita. Pepatah yang mengatakan, “tidak ada kata terlambat dalam memulai sesuatu” tidak mungkin perlu dievaluasi Selengkapnya »
17 Mar 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: asumsi, berhati hati, CDMA, GSM, kerjasama, surat perjanjian
Kategori : Bisnis, Entrepreneurship, My Mind
Pernahkah anda terjebak dalam sebuah proyek atau sebuah perjanjian kerjasama yang tidak menguntungkan untuk diri anda? Atau mungkin yang lebih sering kita alami, pernahkah anda merasa tertipu dengan sebuah produk karena janji-janji yang ditawarkan tidak sepenuhnya sesuai (dengan asumsi anda)?
Bagi anda yang sudah pernah mengalami pahitnya ‘tertipu’, saya yakin anda menjadi jauh lebih bijak. Paling tidak anda akan mulai memegang teguh prinsip, “apa yang terlihat terlalu bagus untuk jadi kenyataan biasanya adalah tipuan”.
Kembali ke urusan tipu-menipu diatas, tentu saja jika anda mengklaim ke produsen atau orang yang ‘menipu’ anda, maka mereka akan menyuruh anda untuk melihat syarat dan ketentuan yang berlaku (seperti yang biasa dilakukan oleh provider GSM Selengkapnya »
Recent Comments