<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Web Business Indonesia - Social Media Insight - Online Marketing Agency Blog &#187; Brian Arfi</title>
	<atom:link href="http://fauzan.dhezign.com/author/AbuRamza/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fauzan.dhezign.com</link>
	<description>Covering the Online insight for Indonesian business, one post at a time by Brian Arfi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 11:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fauzan.dhezign.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
		<item>
		<title>Cara menentukan bisnis apa yang sedang prospek</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2010 05:02:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>
		<category><![CDATA[tips bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=1081</guid>
		<description><![CDATA[Pernah saya ditanya sebuah pertanyaan seperti ini:

“Bisnis apa yang saat ini sedang prospek?”
Apakah ada yang pernah menanyakan hal yang sama pada orang lain? Apakah ada yang pernah mendengar pertanyaan serupa? Saya yakin ya.
Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh wartawan, atau mereka yang baru memulai berbisnis. Nggak terkecuali rekan rekan yang bergerak di industri web atau startup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom: 0in;"><a rel="attachment wp-att-1084" href="http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/attachment/confused-about-technology/"><img class="alignleft size-full wp-image-1084" title="confused about technology" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/09/confused-about-technology.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=192&amp;h=134&amp;hash=64eb922e1faedc328e9f31a89484ed43" alt="confused about technology" /></a>Pernah saya ditanya sebuah pertanyaan seperti ini:</p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><strong><br />
“Bisnis apa yang saat ini sedang prospek?”</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Apakah ada yang pernah menanyakan hal yang sama pada orang lain? Apakah ada yang pernah mendengar pertanyaan serupa? Saya yakin ya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Pertanyaan ini biasanya ditanyakan oleh wartawan, atau mereka yang baru memulai berbisnis. Nggak terkecuali rekan rekan yang bergerak di industri web atau startup yang sedang mencari jati diri.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Jawaban masing masing orang yang ditanya mungkin berbeda. Saya juga nggak bisa berkata mereka salah dan saya benar. Setiap orang melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, jadi ijinkan saya untuk menyampaikan pandangan saya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Sebelum saya menjawab pertanyaan di atas, saya ingin sedikit berbagi mengenai pandangan saya tentang dunia bisnis.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Selama bisnis yang saya jalani yang baru seumur jagung ini, saya benar benar berpendapat bahwa seharusnya bisnis itu bukan dijalankan dari apa yang terlihat menarik. Tapi seharusnya bagi mereka yang ingin belajar entrepreneurship secara riil, mereka harus melakukan dan menjalankan sebuah bisnis yang <span id="more-1081"></span><strong>paling dekat dengan mereka</strong>.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><strong><br />
</strong></p>
<h2><strong>Maksudnya apa dengan Paling dekat dengan mereka?</strong></h2>
<p style="margin-bottom: 0in;">Gini&#8230;. kalo misalnya kita tumbuh di lingkungan pasar. Ayah kita berdagang di pasar, dan mungkin tetangga kita juga. Dan sejak kecil kita juga sudah biasa main di pasar, dan sekali sekali bantu ayah disana. Manfaatkan momentum dan pengalaman itu. Berbisnislah yang berhubungan dengan pasar.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Entah itu berdagang disana. Entah itu menjualkan barang dari pasar ke tempat lain. Apakah mungkin mensuplai barang ke para pedagang di pasar, apakah mengkoordinir parkir. Atau bahkan mengkoordinir preman pasar (yang ini becanda).</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Nah, kalo anda sejak kecil sudah bersentuhan dengan komputer, suka utak atik program, ya berbisnislah yang berhubungan dengan itu.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Kalo anda atau anak anda sekarang demen banget bikin tebak tebakan di facebook atau twitter. Udah gitu yang ikut dan berpartisipasi BANYAK SEKALI, itu artinya bisnisnya juga sebisa mungkin berhubungan dengan facebook dan twitter. Contohnya? Social Media Manager, dll. Banyak kok.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;"><a rel="attachment wp-att-1085" href="http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/attachment/man-with-many-choices/"><img class="alignleft size-full wp-image-1085" title="man with many choices" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/09/man-with-many-choices.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=237&amp;h=157&amp;hash=329760b6ad825783d6e5182c6715e3b7" alt="man with many choices" /></a>Intinya, bagi saya cara paling tepat untuk memulai berbisnis adalah menjalankan apa yang sangat mungkin kita jalankan. Sekarang. Bukan nanti, bukan besok, bukan bulan depan. Apalagi nunggu dapat investor. Lupakan itu semua (lagian investor mana yang mau investasi ke entrepreneur newbie?)</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Ingat, apa yang paling dekat. Apa yang paling mudah, apa yang paling bisa kita lakukan. BUKAN apa yang paling prospek, atau mungkin apa yang kita senangi. Itu pandangan saya terhadap bagaimana memulai bisnis.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Kenapa? Karena saat kita mengerjakan apa yang sudah biasa kita lakukan, kita memotong proses pembelajarannya.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;"><strong><br />
All we have to do is&#8230;</strong></p>
<p style="margin-bottom: 0in;">mencari cara bagaimana meleverage bisnis kita. Bagaimana caranya kita mencari faktor kali dan nilai tambah dari apa yang sudah biasa kita lakukan.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Sementara jika kita mencari cari bisnis baru yang belum pernah kita jalani sebelumnya, besar kemungkinan kita akan dihadapkan dengan permasalahan yang sewajarnya muncul.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Seperti misalnya, kalo kita gak biasa dagang tiba tiba kepingin bisnis jual bakso, kita harus belajar tentang campuran daging yang pas. Kita juga harus belajar untuk mendapatkan supplier yang sesuai, resep yang tepat, tempat jual yang strategis, penghitungan margin, dll. Sebelum akhirnya kita mencari tahu bagaimana meleverage bisnis kita.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Nah, tahu kan kenapa saya menyarankan kita untuk memulai dengan sesuatu yang paling dekat terlebih dahulu.</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Jadi, sudah jelaslah jawaban dari pertanyaan di atas. Jika anda setuju dengan saya, dan di masa depan anda mendapatkan pertanyaan serupa:</p>
<p style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-1086" href="http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/attachment/confused-at-crossroads/"><img class="size-full wp-image-1086 aligncenter" title="confused at crossroads" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/09/confused-at-crossroads.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=184&amp;h=181&amp;hash=2a8099e554a5e9d2931f29e5e50d373f" alt="confused at crossroads" /></a></p>
<h2 style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"><strong>“Bisnis apa yang saat ini sedang prospek?”</strong></h2>
<p style="margin-bottom: 0in;">
<p style="margin-bottom: 0in;">Jawablah dengan, semua bisnis itu prospeknya bagus! Selama kita bisa berjualan di tempat yang tepat pada orang yang tepat (eh, mestinya ini bisa jadi bahasan tulisan selanjutnya).</p>
<p style="margin-bottom: 0in;">Suka tulisan ini? Punya pendapat lain? Silahkan komentar disini supaya saya makin rajin menulis <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/1081/entrepreneurship/cara-menentukan-bisnis-apa-yang-sedang-prospek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara membuat karyawan Anda berhenti membuang waktu di Facebook</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 05:44:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Cukup lama rasanya sejak saya menuliskan sesuatu di Blog ini  
Ya, memang alhamdulillah belakangan ini saya agak sibuk. Selain dari undangan berbagai macam universitas dan komunitas untuk berbicara, kantor juga sedang banyak menerima pekerjaan. Alhamdulillah&#8230;
Apa yang tidak akan kita lakukan untuk dapat memiliki waktu lebih dari 24 jam dalam sehari? Jika Anda sama seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-992" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/waste/"><img class="alignleft size-full wp-image-992" title="waste" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/waste.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=240&amp;h=161&amp;hash=694648a0e13d0f03b6f077bcd734baca" alt="waste" /></a>Cukup lama rasanya sejak saya menuliskan sesuatu di Blog ini <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ya, memang alhamdulillah belakangan ini saya <a href="http://fauzan.dhezign.com/967/dhezign/foto-dokumentasi-workshop-teknik-freelancing/">agak sibuk</a>. Selain dari <a href="http://fauzan.dhezign.com/949/bisnis/menumbuhkan-entrepreneurship-di-palembang/">undangan</a> berbagai macam <a href="http://fauzan.dhezign.com/940/bisnis/mengajak-mahasiswa-ui-berwirausaha/">universitas</a> dan <a href="http://fauzan.dhezign.com/930/bisnis/dari-bancakan-2-0-getting-the-business-spotlight/">komunitas</a> untuk berbicara, kantor juga sedang banyak menerima pekerjaan. Alhamdulillah&#8230;</p>
<p>Apa yang tidak akan kita lakukan untuk dapat memiliki waktu lebih dari 24 jam dalam sehari? Jika Anda sama seperti saya, Anda akan sangat menyadari pentingnya waktu dan benar benar berharap memiliki waktu yang lebih banyak dalam sehari.</p>
<p>Nggak jauh dari bahasan tentang waktu, kali ini saya akan sedikit mengulas tentang tips bagaimana dapat membuat karyawan Anda berhenti <em><a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/facebook/">Facebook</a>an </em>di jam kerja.</p>
<p>Nah, pertama-tama saya pada dasarnya akan mengaku bahwa saya<span id="more-988"></span> bukanlah orang yang mudah berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Bagi anda yang mengenal saya belakangan ini, tentu hal ini sulit sekali di percaya. Well&#8230; tapi itulah kenyataannya <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Coba tanya teman teman SMA dan Kuliah saya kalo nggak percaya. Liat juga hasil test di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://aburamza.mypersonality.info" target="_top"><img class="aligncenter" src="http://badges.mypersonality.info/badge/0/4/41129.png" border="0" alt="Click to view my Personality Profile page" /></a></p>
<p>Apa hubungannya dengan personality saya yang introvert? Banyak sekali! Salah satunya adalah karena dengan menjadi seorang introvert yang extrovert (bingung kan&#8230;. hehe) saya bisa melihat dan merasakan kenikmatan yang didapat dari seseorang yang suka bergaul, dari kacamata orang yang tidak suka bergaul.</p>
<p>Kalo paragraf di atas membuat anda bingung, anda bisa lupakan dulu untuk sekarang. Silahkan lanjutkan membaca.</p>
<p>Bukan menjadi rahasia lagi bahwa Facebook, <a href="http://fauzan.dhezign.com/tag/twitter/" target="_blank">Twitter</a>, dan aplikasi <a href="http://rumahdot.com/tag/social-media/">social media</a> lainnya memang membuat banyak di antara kita menjadi tidak efisien. Dengan kata lain, banyak membuang waktu disana. Selain berakibat buruk bagi diri kita, Hal ini juga berakibat buruk bagi orang lain (boss atau institusi tempat anda bekerja biasanya).</p>
<p><a rel="attachment wp-att-993" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/images-3/"><img class="size-full wp-image-993 alignleft" title="Social Media Training" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/images.jpeg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=176&amp;h=176&amp;hash=42aa2e94b683db682ea12233437d6f5b" alt="Social Media Training" /></a>Anyway, berdasarkan pengamatan yang saya lakukan. Dari beberapa <a title="web konsultan jakarta, indonesia web development, social media training" href="http://www.dhezign.com/services.php">social media training</a> yang saya berikan pada perusahaan klien saya, kebanyakan mengambil pendekatan jalan pintas dengan cara melarang dan membatasi akses karyawan mereka ke social media.</p>
<p>Jika anda ingat, cara ini juga dilakukan oleh pemerintahan kita. Dan di Surabaya, peningkatan kinerja yang cukup signifikan telah dicatat sebagai hasil dari pembatasan penggunaan social media ini.</p>
<p>Ok. Permasalahan utamanya adalah, menghambat orang untuk menggunakan social media hanya merupakan solusi sementara. Jika perusahaan anda termasuk yang sedang mengalami dilema ini saat ini (karyawan tidak efektif kerjaannya karena banyak main facebook dll), maka anda perlu mengingat bahwa membatasi hanya solusi yang bersifat sementara.</p>
<p>Kenapa? Karena cepat atau lambat mereka akan menemukan cara mereka masing masing untuk mengakses social media, <strong>tanpa sepengetahuan anda </strong>pastinya.</p>
<h2>Facebook benar benar membuang waktu tim dan karyawan Anda!</h2>
<p>Menurut sebuah penelitian yang dituliskan oleh <a href="http://blogs.reuters.com/mediafile/2009/07/13/shock-offices-lose-productivity-to-facebook-study/" target="_blank">reuters</a>:</p>
<ul>
<li>dua dari tiga pengguna facebook mengakses facebook dari kantor</li>
<li>mereka menghabiskan rata rata 15 menit sehari</li>
<li>87% dari mereka tidak bisa mendefinisikan tujuan bisnis yang jelas dari penggunaan facebook</li>
<li>6% dari mereka juga tidak pernah menggunakan facebook ditempat lain. Artinya, 6 dari 100 orang mengisi profil dan membangun keberadaannya di facebook pada jam kerja mereka</li>
</ul>
<p>Selain dari penelitian di atas, sebuah <a href="http://www.smh.com.au/news/technology/facebook-labelled-a-5b-waste-of-time/2007/08/19/1187462087940.html" target="_blank">penelitian yang dilakukan oleh Richard Cullen</a> dari SurfControl, sebuah perusahaan internet filtering mengestimasikan bahwa inefisiensi ini membuat perusahaan di Australia menghabiskan sekitar USD 5 milliar per tahunnya.</p>
<p>Bukan angka yang kecil tentu saja.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-994" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/engagement-300x300/"><img class="size-full wp-image-994 aligncenter" title="engagement-300x300" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/engagement-300x300.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=300&amp;hash=8ff00e50644f2c772673e3e27ebedec1" alt="engagement-300x300" /></a></p>
<h2>Mengakses social media ternyata meningkatkan produktivitas!</h2>
<p>Sementara di sisi lain, <a href="http://blogs.bnet.com/harvard/?p=2946" target="_blank">penelitian lainnya</a> yang dilakukan oleh universitas Melbourne membuktikan bahwa <strong>mereka yang menggunakan facebook (dan mengakses social media) ternyata 9% lebih produktif</strong> dibandingkan mereka yang tidak.</p>
<p>Bagaimana bisa? Logikanya adalah karena waktu istirahat sejenak dari pekerjaan meningkatkan fokus dan menyegarkan pikiran.</p>
<p>Tentu saja, peningkatan produktivitas tersebut berakhir jika penggunaan internet untuk keperluan pribadi atau social media pada jam kerja melebihi 20%.</p>
<p>Nah, Anda lihat korelasinya?</p>
<p>Mengajarkan pada karyawan dan tim Anda bagaimana cara menggunakan social media dengan benar bisa memberikan benefit yang luar biasa untuk bisnis dan perusahaan Anda.</p>
<p>Jika Anda berhenti pada tindakan memberikan peraturan yang membatasi untuk penggunaan social media, tanpa memberikan knowledge dan pendidikan untuk karyawan dan tim Anda maka bersiaplah untuk mengalami penurunan produktivitas.</p>
<p>Penting sekali mengajarkan pada tim dan karyawan Anda untuk dapat menggunakan internet, utamanya social media secara tepat.</p>
<p>Sebuah contoh sederhana yang jelas terbukti adalah bagaimana <a href="http://zappos.com" target="_blank">Zappos</a> membiarkan seluruh karyawannya menggunakan social media. Dalam contoh ini, kebijakan Zappos (social media strategy) adalah membuat nama Zappos semakin sering didengar dan semakin sering disebut. Hal yang tidak asing lagi bagi digital agency yang melakukan pencatatan brand mentioning.</p>
<p>Bagaimana cara Zappos melakukannya? Karyawan mereka sekedar mengupdate statusnya di twitter. Misalnya, saat pagi hari akan menuju tempat kerja, mereka akan mengupdate, &#8220;Going to Zappos right now. I am FIRED up today <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> &#8221;.</p>
<p>Perusahaan yang berbeda memiliki policy berbeda. Tentu saja hal yang sama juga seharusnya dilakukan pada bisnis dan perusahaan Anda.</p>
<h2>Kondisi ini akan semakin &#8216;parah&#8217;</h2>
<p>Saya yakin anda sadar bahwa semakin lama, usia produktif akan dipenuhi oleh generasi muda yang notabene sangat adaptif dan sudah terbiasa menggunakan Facebook (dan social media lainnya).</p>
<p>Permasalahan utamanya adalah jika Anda belum sadar dan berharap bahwa euforia facebook akan berakhir dan menurun dengan sendirinya. Sambil berharap karyawan dan tim Anda akhirnya berhenti membuang waktu disana.</p>
<p>Jika memang benar harapan Anda seperti itu, bersiaplah benar benar kecewa. Karena apa yang Anda impikan tidak akan terjadi.</p>
<p>Di Inggris, <a href="http://www.hrmagazine.co.uk/news/1007676/New-research-counters-claims-employees-waste-time-personal-social-networking-sites-work/" target="_blank">20% kaum muda mencari kerja lewat website social network</a>. 15% di antaranya telah menemukan pekerjaan lewat website social network. Dan angka ini akan terus bertambah.</p>
<p>Bayangkan bagaimana dengan Indonesia! Ada lebih dari 25 juta akun terdaftar di Facebook yang berasal dari Indonesia. Indonesia adalah negara penghasil tweet ketiga terbesar di dunia! Jelas-jelas Indonesia adalah negara yang sangat reseptif terhadap social media.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-995" href="http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/attachment/i-need-socialmedia-training/"><img class="size-full wp-image-995 aligncenter" title="I-Need-SocialMedia-Training" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/07/I-Need-SocialMedia-Training.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=258&amp;h=258&amp;hash=a1798390da93a19dcc122482b004c33b" alt="I-Need-SocialMedia-Training" /></a>Jadi jika Anda dan perusahaan Anda tidak mulai dari sekarang menentukan social media policy dan memberikan training serta pemahaman tentang bagaimana memanfaatkan social media secara efektif di jam kerja, bersiaplah untuk menghadapi penurunan kinerja yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>Anda bisa menghubungi saya atau <a title="web konsultan jakarta, indonesia web development, social media training" href="http://www.dhezign.com">DheZign.com</a> mengenai edukasi dan training yang bisa kami lakukan untuk karyawan dan tim Anda.</p>
<p>Jangan lupa Anda bisa juga tuliskan pengalaman atau pendapat Anda dengan cara berkomentar di sini <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>image is courtesy of <a href="http://www.flickr.com/photos/grahambones/2168343862/">Grahambones</a>, siliconbeachtraining.co.uk, closingbigger.net, realfresh.tv<a href="http://www.flickr.com/photos/grahambones/2168343862/"><br />
</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/988/bisnis/cara-membuat-karyawan-anda-berhenti-membuang-waktu-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semuanya Demi UANG!</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/896/entrepreneurship/semuanya-demi-uang/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/896/entrepreneurship/semuanya-demi-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 05:09:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[integritas]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[web design]]></category>
		<category><![CDATA[Web Development]]></category>
		<category><![CDATA[wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=896</guid>
		<description><![CDATA[
Apakah judul di atas cukup provokatif?
Saya harap anda benar benar terprovokasi   karena jika anda merasa tidak nyaman dan sedikit aneh dengan judul tulisan saya, silahkan baca selengkapnya supaya nggak penasaran lagi.
Sudah beberapa lama sejak saya tidak menuliskan sesuatu di blog saya. Memang belakangan ini saya disibukkan dengan beberapa undangan berbicara (sehingga harus menyiapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-899" href="http://fauzan.dhezign.com/896/entrepreneurship/semuanya-demi-uang/attachment/budak-dunia/"><img class="aligncenter size-full wp-image-899" title="Demi UANG!" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/05/budak-dunia.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=296&amp;h=222&amp;hash=c44e1f9a9d3c9d4c525337ae2da36735" alt="budak dunia" /></a></p>
<p>Apakah judul di atas cukup provokatif?</p>
<p>Saya harap anda benar benar terprovokasi <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  karena jika anda merasa tidak nyaman dan sedikit aneh dengan judul tulisan saya, silahkan baca selengkapnya supaya nggak penasaran lagi.</p>
<p>Sudah beberapa lama sejak saya tidak menuliskan sesuatu di blog saya. Memang belakangan ini saya disibukkan dengan beberapa undangan berbicara (sehingga harus menyiapkan presentasi dan berlatih tentu saja) dan juga undangan menulis.  Selain itu alhamdulillah <a title="Jakarta web development, indonesia online marketing, konsultan web" href="http://www.dhezign.com">DheZign</a> sedang dikaruniai banyak pekerjaan. Tentu saja semua juga karena kerja keras seluruh tim kami.</p>
<p>Kembali ke tulisan ini, judul di atas sebenarnya terpikir saat beberapa kali saya memberikan seminar tentang bisnis dan kewirausahaan. Namun sebenarnya, tulisan ini juga cocok dan sangat bermanfaat untuk mereka yang ingin memulai dan menjalani karir mereka dengan sukses.</p>
<p>Apakah anda pernah merasakan hal diatas? Merasa semua yang anda lakukan adalah Demi UANG? Saya yakin<span id="more-896"></span> kebanyakan kita di satu titik pernah merasakannya. Sayapun pernah merasakannya, saat kondisi kritis perusahaan, tentu saja hal di atas sempat terasa. Nah, apakah anda juga pernah merasakannya?</p>
<p>Bagi anda yang memulai karir, mungkin anda yang bergerak di dunia web development, atau anda yang bergerak di dunia marketing, atau anda yang bergerak di bidang training. Apakah anda pernah mengalami perasaan yang sama?</p>
<p>Bagaimana dengan anda yang baru saja lulus kuliah atau sekolah? Apakah anda mencari kerja semata-mata dengan tujuan dan mindset, &#8220;demi Uang!&#8221; ?</p>
<p>Tidak, tentu saja saya tidak mengatakan melakukan sesuatu dengan tujuan &#8220;demi Uang!&#8221; itu salah. Saya hanya ingin menjelaskan beberapa hal yang baru saya pahami setelah sempat jatuh dalam beberapa lubang.</p>
<p>Yang pertama, saya sering menjumpai bahwa mereka-mereka yang menciptakan perubahan, memiliki nama yang dikenang, menjadi pemimpin yang disegani, menjadi penemu sesuatu yang bermanfaat, atau bahkan berprestasi dan memiliki karir yang melejit adalah mereka yang memberikan effort dan usaha yang <strong>jauh melebihi</strong> apa yang ia dapatkan (dalam uang).</p>
<p>Dan sering saya melihat, mereka yang menjadikan uang sebagai tujuan utamanya seringkali jatuh terjungkal di tengah jalan. Sering saya jumpai mereka yang memimpikan jadi kaya akhirnya menjadi miskin. Mereka yang berharap bisa bekerja pada sebuah perusahaan dan punya karir melejit, kalah dengan seorang tukang pel yang bekerja pada perusahaan yang sama.</p>
<p>Apakah itu hanya cerita karangan saya? tentu bukan. Saya benar benar tahu langsung mereka yang memiliki kisah sejenis. Seorang cleaning service yang akhirnya menjadi direktur perusahaan BUMN di Semarang. Itu kisah nyata. Dan ia dipuji-puji oleh karyawan dan bawahannya.</p>
<p>Bagaimana ceritanya kok bisa jadi direktur? Simpel, beliau suka belajar dan selalu meluangkan waktu untuk membantu orang lain. Yang akhirnya banyak orang sadar akan skill dan potensinya. Singkat cerita ia melesat karirnya. Dan saya yakin anda juga bukan hanya sekali mendengar cerita sejenis ini.</p>
<p>Yang bisa saya katakan adalah, kemungkinan besar cerita cerita seperti ini memang benar terjadi.</p>
<p>Pertanyaannya adalah, <strong>Apakah tujuan mereka itu adalah DEMI UANG?</strong></p>
<p>Seringkali jawabannya adalah tidak. Sebaliknya mereka yang menjadikan uang tujuan biasanya akan menilai segala sesuatunya dengan uang. Diminta meningkatkan skillnya, minta bayaran. Di minta belajar tentang suatu hal, minta dibayar. Di biayai training dan pelatihan, eh&#8230; minta uang lembur.</p>
<p>Yang berwirausaha juga mirip. Di minta sharing tentang ilmunya, eh&#8230; malah curiga. Di minta ngisi seminar, eh kok matok harganya tinggi banget. Di ajak kerjasama dengan penawaran yang saling menguntungkan, eh, belum dengar penawarannya kok nolak duluan, karena takut dimanfaatkan?</p>
<p>Semuanya biasanya karena persepsi. Bahwa menjalankan sesuatu yang tidak memberikan immediate benefit, atau keuntungan secara langsung, dinilai merugikan.</p>
<p>Jangan dikira pengusaha nggak ada yang terjangkit penyakit ini. <strong>Banyak malah.</strong> Terutama biasanya mereka yang terbiasa menggunakan batu loncatan dan effort orang lain untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Yang dari sisi karyawan? Lebih banyak lagi! Nggak terhitung jumlahnya mereka yang inginnya dibayar melebihi dari apa yang bisa mereka hasilkan. Sedikit sekali mereka yang mau benar benar bekerja dan menyumbangkan sesuatu karena passion dan dedikasinya.</p>
<p>Yang pengusaha juga sama. Biasanya yang terjangkit penyakit ini adalah mereka yang lupa bahwa memberikan sesuatu kepada masyarakat, komunitas, dan yang membutuhkan itu biasanya berbuah manis&#8230;. JAUH lebih manis di belakangnya nanti.</p>
<p>Nah, lalu apa tujuan saya bekerja? Yang pasti <strong>BUKAN DEMI UANG</strong> tujuan utamanya. Saya membangun perusahaan saya sekarang, melakukan personal branding, meninggalkan keluarga di Surabaya, dan memenuhi undangan berbicara bukanlah Demi Uang!</p>
<p>Semuanya karena passion. Pertanyaan yang mungkin akan diajukan adalah, apakah saya akan tetap menjalani bisnis ini dan apakah saya akan tetap sama walaupun tidak ada uang yang saya peroleh? Jawabannya insya Allah <strong>YA!</strong> Karena saya sudah pernah mengalaminya <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berbisnis yang belum menghasilkan uang. Dan tidak menghasilkan apa apa kecuali kepuasan pribadi. Saat dulu awal membangun <a title="keladi tikus, obat kanker, anti kanker, busana muslimah" href="http://www.pernikmuslim.com">PernikMuslim.com</a> dan <a title="Jakarta web development, indonesia online marketing, konsultan web" href="http://www.dhezign.com">DheZign.com</a>. Alhamdulillah, sekarang semuanya sudah mulai terasa manisnya. Dan insya Allah akan semakin manis di akhirnya nanti.</p>
<p>Jadi jika anda ingin hebat, menjadi yang terdepan di bidang anda, memberikan yang terbaik untuk keluarga anda, dan menyumbangkan kontribusi yang besar bagi komunitas anda, berhentilah memikirkan bahwa semuanya harus ditukar dengan uang.</p>
<p>Anda yang ingin menjadi web designer handal, tunjukkan dengan skill anda bahwa anda lebih hebat daripada apa yang anda terima. Anda yang ingin cepat naik jabatan, tunjukkan bahwa anda bekerja seperti seorang pemilik (yang masih terus bekerja pada malam hari dan hari libur) jika dibutuhkan. Anda yang ingin menjadi pengusaha yang handal, berpikirlah terbuka dan jangan pernah merasa pintar!</p>
<p>Insya Allah saat anda mulai bekerja bukan demi kepentingan Anda sendiri, saat itulah orang lain dan lingkungan anda akan mengapresiasi dan mendukung Anda.</p>
<p>Silahkan baca membaca artikel lainnya <a href="http://fauzan.dhezign.com/category/entrepreneurship/">tentang bisnis</a>.</p>
<p>Dan jangan lupa sharing dan kemukakan pendapat anda di sini <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/896/entrepreneurship/semuanya-demi-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marketeer&#8217;s Power Lunch February Edition review (or Not)</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 03:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Indonesia Startup]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[new wave marketing]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[
Senin 22 Januari ini saya akhirnya mendapatkan undangan dari MarkPlus dan Marketeers untuk menghadiri power lunch. Sepertinya event ini rutin diadakan bulanan oleh MarkPlus dan Marketeers, mengingat bulan januari yang lalu juga diadakan acara serupa.
Hanya, Januari yang lalu yang diundang sebagai tamu kehormatan adalah the infamous @tifsembiring, menkominfo kita paling tidak untuk saat ini. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-816" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/marketeers-logo/"><img class="aligncenter size-full wp-image-816" title="Marketeers logo" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/Marketeers-logo.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=334&amp;h=66&amp;hash=9b5c03f2e5876ccdfd6d5820c053dc95" alt="Marketeers logo" /></a></p>
<p>Senin 22 Januari ini saya akhirnya mendapatkan undangan dari MarkPlus dan Marketeers untuk menghadiri power lunch. Sepertinya event ini rutin diadakan bulanan oleh MarkPlus dan Marketeers, mengingat bulan januari yang lalu juga diadakan acara serupa.</p>
<p>Hanya, Januari yang lalu yang diundang sebagai tamu kehormatan adalah the <span style="text-decoration: line-through;">in</span>famous <a href="http://twitter.com/tifsembiring" target="_blank">@tifsembiring</a>, menkominfo kita <span style="text-decoration: line-through;">paling tidak</span> untuk saat ini. Dan januari yang lalu adalah deklarasi dari&#8230; what do you call it&#8230; New Wave Marketing. From senior to youth, men to women, citizen to netizen. Baca <a href="http://the-marketeers.com/web/?show=news&amp;id=62" target="_blank">reviewnya</a> untuk<span id="more-814"></span> lebih jelasnya.</p>
<p>Btw, saya nggak dapat invitation januari yang lalu :p. Mungkin utamanya adalah karena saya masih under the radar. Karena baru move in di Jakarta kurang dari 3 bulan, most people doesn&#8217;t know me&#8230; Yet anyway. Dan diundangnya ke event bulan ini menandakan bahwa i made a progress <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan bulan ini acaranya berfokus pada youth, jadi kali ini yang diundang sebagai stars adalah banyak pemuda yang memiliki dan sudah menorehkan prestasi internasional. Sebut saja diantaranya <a href="http://babarafi.com" target="_blank">Hendy Kebab Turki</a> dan <a href="http://kristiono-setyadi.net/2010/02/bancakan-20-komunitas-startup-dan-apps-development-di-yogyakarta/" target="_blank">Kristiono Setyadi</a>, pemenang Yahoo Open Hack Day SEA 2009.</p>
<p>Tentu saja nggak hanya mereka, banyak sekali pemuda hebat dari berbagai bidang. 5 Bidang yang disebutkan oleh Hermawan Kertajaya. Politik, Science, Art, Sport, dan Entrepreneurship. 5 Bidang dimana remaja pada umumnya berkiprah. Just FYI, menurut undang-undang terbaru dari Menpora, remaja di Indonesia itu yang masuk kategori umur 16-30 tahun. Apakah anda termasuk remaja? Well, saya yakin kebanyakan pembaca blog ini sudah bukan (ups).</p>
<p>Seharusnya, acara hari ini dihadiri oleh MenPora. Bapak Andi Malarangeng. Sayang sekali karena ada keperluan mendadak, terutama karena urusannya adalah dengan presiden, pak HK kalah level, dan tentu saja kepentingan presiden lebih diutamakan.</p>
<p>Anyway, di event ini saya bertemu dengan @unwinged @salsabeela @ilmanakbar @hendysetiono @dwirianto @andjrot @leonisecret @ksetyadi @anakcerdas @villahadis -&gt;(yang ngundang nih) @yoris @billyboen @pandji @mahadaya dan masih banyak yang lainnya. Tentu saja hal ini menyebabkan istilah &#8216;power lunch&#8217; jadi agak rancu di perut saya siang tadi. Karena saking serunya, nggak sempat makan. Cuma sempet nyomot 2 slice tipis pudding&#8230; dan jus jambu (i believe that&#8217;s NOT what you usually call a lunch eh?).</p>
<p>Nggak ngerti apakah acara di bulan Januari kemaren se crowded ini. Tapi ruang yang ada PENUH SESAK saking luar biasanya. Dan bukan penuh sesak oleh orang-orang sembarangan, mereka adalah para pemuda yang selain sudah menorehkan prestasi yang luar biasa saya yakin masih banyak yang menunggu mereka di masa depan nanti.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-817" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010374/"><img class="alignleft size-medium wp-image-817" title="22022010374" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010374-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=b9d81a0038b63515f0a02d0915358568" alt="22022010374" /></a>Menurut beberapa rekan yang juga hadir di event januari yang lalu, pembicaraan dan sesi kali ini agak bias dan tidak fokus. Well, that&#8217;s what happened if you gather people based on demography (which is young) but do not share relatively the same interest.</p>
<p>Banyak yang berbicara tentang art. Satu tentang science. Beberapa tentang entrepreneurship. Yang ngomongin sport sedikit sekali. Yang ngomong politik cuma satu, tapi kesannya powerful banget (aduh&#8230; sampe lupa nama aslinya, cuma inget mbak Tere, anggota DPR).</p>
<p>Puncak acara ditandai dengan dimasukkannya dream yang dituliskan oleh 22 pemuda berprestasi internasional yang dimasukkan ke dalam semacam time capsule untuk dibuka persis 10 tahun dari sekarang. 22-02-20. Satu persatu memasukkan kertas bertuliskan dreamnya ke time capsule tersebut dan difoto bersama deputi menpora (yang mewakili pak Andi Malarangeng).</p>
<p>Foolish for me because i didn&#8217;t get any worthy picture. Starting to feel that i will need to buy my own camera. At least a dedicated camera so when my smartphone&#8217;s battery is drained, i can still write a good blog accompanied with a good picture <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  (<span style="text-decoration: line-through;">ada yang mau sponsorin dan ngasih saya kamera anyone?</span> *mode berkhayal).</p>
<p>Tetep, seperti biasa what i value most dari acara-acara seperti ini adalah after eventnya. Setelah sholat, langsung lanjut ngobrol. Karena memang dijadwalkan sebelumnya, mau ngobrol sedikit banyak tentang bisnis bareng <a href="http://twitter.com/ksetyadi" target="_blank">@ksetyadi</a>. Thinking of partnering up and start our own startup in online utility tools.</p>
<p>Nggak lama, datang @leonisecret. Lama nggak ketemu, saya ngobrol banyak (dan belajar banyak juga) dari pengalaman mbak Leonita ini (check out <a href="http://leonisecret.com/lindungi-musik-indonesia-kalau-bukan-kita-siapa-lagi/" target="_blank">her latest blogpost</a> btw!). Ternyata, Leonita ini baru saja sekitar setahunan memasuki dunia online. Nggak seperti yang saya kira sebelumnya. Dan ternyata, kerjanya di semut api (marcomm partner Kaskus). Padahal selama ini saya kira kerja bareng rama.</p>
<div id="attachment_818" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-818" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010376/"><img class="size-medium wp-image-818" title="Leonita" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010376-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=3a872d65fe9ddc9b612e9c652237d3f3" alt="Ini nih, Leonita" /></a><p class="wp-caption-text">Ini nih, Leonita</p></div>
<p>Leoni cerita banyak soal personal branding. How she got through into the barrier of online communities. Gimana cara dapat &#8216;pengakuan&#8217; dalam waktu singkat. Gimana caranya agar kita bisa dengan cepat dikenal dan &#8216;nancep&#8217; di mind and heart para stakeholder kita. Sesuai dengan spesialisasi utamanya, personal branding.</p>
<p>Satu kunci yang diberikan oleh Leoni adalah tentang &#8216;being different&#8217;, &#8216;being brave&#8217;, dan &#8216;being yourself&#8217;. Dapat &#8216;kuliah gratis&#8217; seputar personal branding memang mengasyikkan. Saya mungkin lebih berpengalaman urusan entrepreneurship, managing team, dan online marketing secara umum, tapi urusan personal branding (proven lagi!) saya bisa belajar banyak dari beliau.</p>
<p>Saya pribadi memang merasa Leoni ini &#8216;berbeda&#8217;. So setiap saat masuk ke sebuah komunitas, nggak mungkin mata nggak memandang dia. Dan dari sanalah awal cerita segala sesuatunya.</p>
<p>Saya nggak bisa cerita banyak kecuali anda menemui Leonita secara langsung. Sementara kita semua tahu seperti apa tipikal blogger di Indonesia, Leoni benar-benar berbeda dan karena itulah dia langsung mencuat dan melesat.</p>
<p>Leoni bilang bahwa saya sebenarnya sudah mempunyai modal sendiri. Saya adalah <a href="http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/">pemenang dari sebuah event prestigius</a> di Indonesia. Dan walaupun Leoni nggak bilang secara langsung, saya yakin penampilan saya cukup unik. Anda yang pernah bertemu saya secara langsung pasti ngerti apa yang saya maksudkan.</p>
<p>Though sometimes not everyone sees it in a positive way, ini tetap salah satu cara untuk berbeda. Inget tapi ya, this is the real me. Saya nggak berpenampilan begini hanya karena ingin berbeda dan dikenal. Tapi memang inilah penampilan saya sejak dulu <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_819" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-819" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/22022010378/"><img class="size-medium wp-image-819" title="Ollie" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/22022010378-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=4810d5685736b5ce09b1fc24f04636b3" alt="Ollie sedang dimintain pendapat" /></a><p class="wp-caption-text">Ollie sedang dimintain pendapat</p></div>
<p>Pendapat yang menyatakan bahwa lebih baik menjadi orang jelek diantara komunitas orang ganteng sebenarnya sering ada benarnya. Being different means the same to being memorized. Apakah berbeda secara positif atau negatif itu urusan belakangan. Dan anda selalu punya waktu untuk membuktikannya nanti&#8230;. wah, jadi banyak mbahas soal personal branding nih.</p>
<p><strong>Kembali ke ngobrol-ngobrol selepas event</strong></p>
<p>Ngobrol terus dilanjutkan dan peserta semakin bertambah. Obrolan berlanjut ke <a href="http://www.google.co.id/url?sa=t&amp;source=web&amp;ct=res&amp;cd=1&amp;ved=0CAYQFjAA&amp;url=http%3A%2F%2Fkarodalnet.blogspot.com%2F2010%2F02%2Fmario-teguh-diprotes-di-twitter.html&amp;ei=awiDS5OpPM-9rAf3w8zCBw&amp;usg=AFQjCNHB17bcL9vKK1MtSJxcJ1hdCVeYCw&amp;sig2=kh1xRhHfHPiraEy4Vhehag" target="_blank">blunder Mario Teguh di twitter</a> dan membahas mulai bagaimana itu bisa terjadi, apa yang seharusnya dilakukan oleh Mario Teguh, dan berbagai hal lainnya yang masih seputar itu.</p>
<p>Melebar juga akhirnya ke blunder pasangan pengantin terbaru mengenai hashtag MUI next haram. Yang walaupun nggak sempat heboh dan besar, tetap bisa jadi melukai personal branding orang orang dibelakangnya.</p>
<p>Semakin sore, akhirnya @ksetyadi pamit. Mau langsung meluncur ke Bandung katanya. Begitu juga dengan teman teman lain yang juga sepertinya punya urusan masing-masing.</p>
<h2>Lucunya di dekat pintu keluar ketemu dengan @dwirianto dan&#8230;</h2>
<p>berlanjutlah obrolan sampai lama sekali. Tapi materi obrolannya berbeda. Dan @mahadaya juga ada disana.</p>
<p>Materi obrolan akhirnya menyentuh ke startup Indonesia. Danny (@dwirianto) bercerita tentang performance kaskus setelah &#8216;dipegang&#8217; oleh dia. Pertumbuhan user melesat drastis dari sekitar 600rb user di 2008 (pencapaian setelah lebih dari 10 tahun beroperasi) menjadi lebih dari 1,4 juta user saat ini.</p>
<p>Danny juga menceritakan tentang bagaimana sulitnya merubah paradigma kaskus = porn menjadi sesuatu yang berbeda. Dan mereka berhasil, dengan luar biasa.</p>
<div id="attachment_822" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a rel="attachment wp-att-822" href="http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/attachment/at-markplus-powerlunch/"><img class="size-full wp-image-822" title="At MarkPlus PowerLunch" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/At-MarkPlus-PowerLunch.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=400&amp;h=267&amp;hash=3f8b3fdb162b90c641edeed1aa12907f" alt="Kiri ke kanan: Pitra, Brian (it's me!), Kristiono, Ollie " /></a><p class="wp-caption-text">Kiri ke kanan: Pitra, Brian (it&#39;s me!), Kristiono, Ollie </p></div>
<p>Obrolan akhirnya nyangkut ke dream dari @ksetyadi (yap, dia nggak pulang dan masih ikut ngobrol karena menarik banget pembicaraannya) tentang membuat Indonesia menjadi sillicon valleynya asia. Danny akhirnya bercerita tentang mimpinya membangun sebuah lokasi semacam RnD lab khusus untuk startup.</p>
<p>RnD lab ini berfokus untuk menciptakan dan membuat inovasi dalam hal produk. Dan tim dari Danny yang akan mencoba menghubungkannya dengan bisnis dan menjadikannya valuable secara materi.</p>
<p>Danny juga sharing tentang kerjasamanya dengan DailySocial dan Navinot untuk akan segera mengadakan <a href="http://rumahdot.com/tag/startup/">startup</a> award. Yap! a great news for you guys in the startup industry (including one of our division).S angat-sangat menyenangkan ngobrol dengan Danny. Terutama mengetahui kepeduliannya yang begitu besar pada startup Indonesia.</p>
<p>Setelah obrolan ini selesai, banyak diantara kami yang langsung meninggalkan MarkPlus. Saya? masih neruskan ngobrol dengan @mahadaya. Just the usual business and stuff.</p>
<p>So, itulah report dari Marketeer&#8217;s Power Lunch di bulan Pebruari ini. Not really a review i would say, since kebanyakan insight dan hal menarik justru saya dapatkan after event. Tapi memang seperti itulah seharusnya sebuah event yang bagus.</p>
<p>Btw, Check out <a href="http://www.flickr.com/photos/salsabeela/tags/markpluspowerlunch0210/" target="_blank">Ollie&#8217;s photo from yesterday</a> to get a feel of the event.</p>
<p>Ada yang punya masukan untuk Danny dan startup Indonesia? Atau untuk MarkPlus dan mungkin Marketeers? tuliskan dan komentar di sini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/814/indonesia-startup/marketeers-power-lunch-february-edition-review-or-not/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Jitu mengatasi ketakutan memulai bisnis</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 05:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Dhe Tips]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[startup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=794</guid>
		<description><![CDATA[Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya tentang tips, dimintai saran, dan diminta motivasinya tentang bisnis.
Walaupun saya merasa bisnis saya juga masih dalam tahap pertumbuhan, dan masih belum merasakan kesuksesan yang melimpah, saya sering tetap mencoba untuk berbagi apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya, berharap semoga apa yang saya ceritakan bisa membantu.
Nggak jauh tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-795" href="http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/attachment/failures/"><img class="alignleft size-medium wp-image-795" title="failures" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/failures-300x225.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=225&amp;hash=f756b86deea36beb347812c3eb99614e" alt="failures" /></a>Bukan cuma sekali dua kali saya ditanya tentang tips, dimintai saran, dan diminta motivasinya tentang <a href="http://fauzan.dhezign.com/category/bisnis/">bisnis</a>.</p>
<p>Walaupun saya merasa <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">bisnis saya </a>juga masih dalam tahap pertumbuhan, dan masih belum merasakan kesuksesan yang melimpah, saya sering tetap mencoba untuk berbagi apa yang sudah pernah saya alami sebelumnya, berharap semoga apa yang saya ceritakan bisa membantu.</p>
<p>Nggak jauh tentang ini, barusan ada teman lama yang tiba-tiba nge-YM. Kebetulan, ini adalah hari dimana YM saya sempat menyala. Dimana hari hari lain YM ini tidak akan pernah aktif karena saya <a href="http://twitter.com/dhezign">lebih aktif di twitter</a> <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anyway, teman ini bercerita bahwa ia sudah sejak lama ingin memulai berbisnis. Dan memang sekitar tahun lalu, beliau ini pernah repot-repot main ke tempat saya di Jakarta (bawa oleh-oleh pula).</p>
<p>Kemudian saat itu dia cerita sambil sharing tentang bisnis yang ingin ia bangun. Dan saat itu pertama kali suaminya dikenalkan pada saya.</p>
<p>Kembali ke sore tadi. Di YM dia sharing mengenai ketakutannya memulai bisnis. Saya nanya, kenapa takut? Dia bilang, cuman takut aja, mungkin karena takut mulai.</p>
<p>Nah, karena saya makin gak paham, saya tanya lebih jauh. Sebab takutnya itu kenapa, karena dia sudah lakukan langkah persiapan, eh, pas mau marketing kok <span id="more-794"></span>stop karena takut.</p>
<p>Dia tetap tidak bergeming, dan semakin bingunglah saya kenapa bisa takut. Karena bingung, akhirnya saya langsung kasih solusi. Solusi jitu yang paling tepat untuk semua orang yang takut untuk memulai bisnis.</p>
<p>Saya tanya satu kali lagi apa dia benar benar mau mendengar saran saya. Karena saking ampuhnya, saran saya ini sering membuat orang stress.</p>
<p>Dia bilang, ya.</p>
<p>Maka saya tulis besar besar make bold:</p>
<h1>GAK USAH BISNIS.</h1>
<p>Yap. Itulah tips cara jitu saya untuk mengatasi ketakutan memulai bisnis yang saya ceritakan pada teman saya ini. Tentu saja, dia langsung stress (sepertinya) karena YMnya bertuliskan &#8220;argh T_T&#8221;</p>
<p>Kemudian dia nanya lagi, ada nggak sesuatu yang bisa membangkitkan semangatnya dia.</p>
<p>Dan jawaban saya, &#8220;kembalikan ke tujuannya, ngapain bisnis?&#8221;</p>
<p>Dijawabnya, &#8220;untuk menggapai impian&#8221;. Halah&#8230; abstrak banget, saya nggak bisa berkutik karena jawabannya juga nggak jelas sih. Makanya trus saya nanya lebih jelas, apa impiannya.</p>
<p>Dibilangnya, &#8220;banyak&#8221; DIENGG&#8230;.. &gt;.&lt;</p>
<p>Kemudian dia mengalihkan arah pembicaraan ke pertanyaannya selanjutnya. Do&#8217;i bertanya apakah <a title="keladi tikus, busana muslimah, al-quran digital" href="http://www.pernikmuslim.com">PernikMuslim</a> dan <a title="web developer indonesia, jakarta web design" href="http://www.dhezign.com">DheZign</a> pernah gagal atau nggak. Saya langsung menahan tawa sebisanya karena perut serasa mau keluar semua gara gara kaget <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya langsung bilang, apa dia nggak pernah ngelihat <a href="http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/">liputan saya dan bisnis saya di media</a>? Dan langsung saya lanjutkan dengan penjelasan bahwa saya <strong>sering sekali gagal</strong>.</p>
<p>9 kali berbisnis, semuanya gagal total. Belum ngitung pengalaman dagang, yang juga gak begitu menghasilkan. Ditambah lagi dalam bisnis yang sekarang, sering kesandung juga. Ditolak supplier, dimaki orang, dianggap remeh, dihina, bingung gak bisa gaji karyawan. Semuanya sering dan jadi makanan sehari-hari.</p>
<p>Langsung kagetlah dia. Pikir saya dalam hati, lah masak dia nggak tau kalo memang seperti inilah resiko berbisnis. Dan kemudian saya menerawang ke masa-masa awal dulu di&#8217;cuci otak&#8217; di entrepreneur university oleh pak Purdi Chandra&#8230; ternyata sama.</p>
<p>Memang biasanya pemula dalam berbisnis sering menbayangkan yang indah indah saja. Takut juga gagal, tapi nggak ngerti kalau konsekwensi berbisnis adalah seperti yang sudah saya ceritakan diatas.</p>
<p>Dia melanjutkan pertanyaan dengan,apa yang membuat saya nggak putus asa, dan langsung direvisi pertanyaannya jadi, apakah saya pernah putus asa?</p>
<p>Lanjut tulis ke dia, bahwa saya sering sekali putus asa, desperate istilah kerennya, sedih, stress, bahkan pingin mati, itu sering saya alami. Kalau nggak karena istri dan anak mungkin saya sudah lama nggak hidup, hehe&#8230; Mungkin itulah jalan yang ditunjukkan Allah pada saya, menikah muda karena memang saya butuh dari sisi emosional juga (selain dari faktor jasmani).</p>
<p>Nggak usah wirausaha, putus asa, sedih, stress, bahkan pingin mati juga pasti dialami oleh orang orang biasa. Cuma, biasanya entrepreneur itu mengalami hal-hal itu lebih sering <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>Itulah pilihan hidup.</h2>
<p>Makanya, yang sering saya katakan, wirausaha itu <strong>bukan</strong> untuk semua orang. Nggak salah kalau ada yang bilang semua orang itu <strong>bisa </strong>sukses berwirausaha. Permasalahannya bukan pada bisa atau nggak. Kenyataannya, nggak semua orang mau membayar harganya.</p>
<p>Ibaratnya naik pesawat. Semua orang tentu saja bisa naik pesawat. Tapi apakah semua orang mau naik pesawat? belum tentu. Ada yang takut, ada yang nggak mau bayar harganya, ada yang males. Macem-macem.</p>
<p>Nah itulah kenyataan dunia.</p>
<p>Wirausaha atau jadi entrepreneur itu juga sama. Semua orang bisa, tapi seringkali nggak mau bayar harganya. Jadi nggak semua orang akhirnya menjadi sukses dengan wirausaha. Harga dari sukses wirausaha ya itu tadi, dirundung banyak sekali permasalahan serius. Yang seringkali kita nggak ngerti ada jalan keluarnya atau nggak.</p>
<p>Ibarat kita ditinggalkan disebuah ruangan gelap gulita, tanpa sedikitpun cahaya, dan kita disuruh untuk mencari jalan keluar. Dunia bisnis dan wirausaha itu <strong>persis </strong>seperti itu.</p>
<h2>Seperti intan yang harus mengalami proses panjang</h2>
<p>Semua orang tahu perumpamaan ini. Bahwa untuk menjadi indah, intan harus melewati proses panjang. Bagi tetesan air untuk menghancurkan batu, juga butuh proses dan waktu yang lama.</p>
<p>Sedihnya, jarang yang menangkap esensinya. Memang mereka banyak mengerti bahwa untuk menjadi sukses itu butuh pengorbanan, dan butuh waktu. Tapi, <strong>mengerti dan melaksanakan</strong> itu beda jauh. Melaksanakan sendiri itu tentu jauh lebih sulit.</p>
<p>Itulah wirausaha.</p>
<p>Jadi, kalau anda masih takut berwirausaha, takut gagal, ikuti saran dan solusi jitu dari saya di atas. Maka anda akan menghindari kegagalan dalam bisnis (yang sebenarnya adalah syarat mutlak untuk mencapai kesuksesan).</p>
<p>Apakah tulisan ini bermanfaat untuk anda? Punya pendapat lain? Silahkan berbagi disini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/794/entrepreneurship/cara-jitu-mengatasi-ketakutan-memulai-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Google buzz hanyalah trend sesaat?</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 05:09:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[google buzz]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[
&#8216;Noblesse Oblige&#8217;
Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.
Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton Eden of the East? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa Google [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-770" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/eden_of_the_east-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-770" title="eden_of_the_east" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/eden_of_the_east1-300x168.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=168&amp;hash=1ac2b7d24578aa3beaf5262e9a5aea4e" alt="eden_of_the_east" /></a><strong>&#8216;Noblesse Oblige&#8217;</strong></p>
<p>Itulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, &#8220;with great power, comes great responsibility&#8221;.</p>
<p>Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Eden_of_the_East">Eden of the East</a>? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa <a href="http://buzz.google.com" target="_blank">Google buzz</a> sedikit banyak mirip dengan apa yang bisa dilakukan oleh project eden dalam film itu. Dan satu lagi, film di atas jelas <strong>bukan film porno</strong></p>
<p>Oiya, film itu merupakan anime (kartun) sepanjang 12 episode. Tapi obrolan tentang anime dan Eden of the East saya stop disini. Kita akan lanjut membicarakan tentang Google buzz.</p>
<p>Apakah anda sudah mencoba Google buzz? Jika belum, mungkin sudah saatnya anda mencoba. Tapi bagi anda yang sudah pernah mencoba, bagaimana pendapat anda? Terlalu mirip dengan twitter? Lebih asyik daripada twitter? Terlalu membuka privasi di depan orang lain?</p>
<p><a href="http://mashable.com/2010/02/12/google-buzz-twitter-reactions/" target="_blank">Mashable mengadakan polling</a> pada para pengguna twitter mengenai pendapat<span id="more-762"></span> mereka tentang Google buzz. Dan tidak mengejutkan, karena ternyata pendapatnya benar benar tersebar. Ada yang suka, menyambung hangat, penasaran, benci, bahkan nggak peduli dan tetap setia dengan twitter.</p>
<div id="attachment_781" class="wp-caption alignnone" style="width: 532px"><a rel="attachment wp-att-781" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/googlebuzz-twitter-stats/"><img class="size-full wp-image-781" title="googlebuzz-twitter stats" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/googlebuzz-twitter-stats.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=522&amp;h=293&amp;hash=7c8db19175275a3f5a527bac6abe56d6" alt="courtesy of mashable.com" /></a><p class="wp-caption-text">courtesy of mashable.com</p></div>
<p>Terlepas dari berbagai pendapat itu, ternyata penggunaan Google buzz meningkat tajam. Dan walaupun tersandung berbagai masalah seperti <a href="http://mashable.com/2010/02/13/google-buzz-changes/" target="_blank">privacy setting</a>, banyak pengguna terus berdatangan mencoba Google buzz.</p>
<p>Ok, nyatanya memang membahas secara spesifik tentang google buzz saja akan sangat menghabiskan waktu dan diskusi juga bisa menjadi sangat panjang. Tapi disini saya akan membahas lebih jauh tentang potensi tersembunyi dari Google buzz, yang tentu saja bisa jadi berhubungan sangat erat dengan bisnis anda.</p>
<p>Kami di dhezign biasa mengamati perkembangan dunia teknologi dan kemudian mencari tahu tentang efeknya pada dunia bisnis. Dan tebakan kami memang biasanya tidak jauh dari kenyataan, seperti yang terjadi pada Google Wave yang tidak begitu sukses.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-763" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz/"><img class="alignnone size-medium wp-image-763" title="google buzz" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-300x182.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=518&amp;h=313&amp;hash=5ce1c018a21e98b90af74a965c9cb7e7" alt="google buzz" /></a></p>
<p>Rekan-rekan saya di twitter seperti <a href="http://media-ide.bajingloncat.com/2010/02/09/menjaga-kerahasiaan-pribadi-di-social-media/" target="_blank">@anakcerdas</a> dan <a href="http://kristiono-setyadi.net/2010/02/google-buzz-ancaman-terbaru-twitter-dan-facebook/" target="_blank">@ksetyadi</a> pesimis bahwa google buzz akan menjadi trend dan mampu bertahan menjadi salah satu social network yang digunakan secara aktif. Sementara mbak <a href="http://virtual.co.id/blog/internet-marketing/berita-di-era-social-media-apa-yang-harus-dilakukan-reporter-dan-apa-yang-perlu-disadari-narasumber/" target="_blank">@iimfahima </a>berpendapat bahwa tidak ada yang mampu meramalkan dunia social network karena sangat cepat perkembangannya.</p>
<h2>Nah, apakah nasib Google buzz akan sama seperti wave?</h2>
<p>Menurut prediksi saya, sepertinya jawabannya adalah tidak. Karena apa yang anda ketahui dan gunakan saat ini hanyalah awal dari google buzz. Potensi terbesarnya bukanlah pada google buzz yang terintegrasi dengan email. Tapi pada <a href="http://www.google.com/intl/en/mobile/buzz/" target="_blank">google buzz versi mobile</a>.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-764" href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/attachment/google-buzz-mobile/"><img class="size-medium wp-image-764 alignleft" title="google buzz mobile" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/google-buzz-mobile-300x100.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=330&amp;h=110&amp;hash=5bbbcc651984f9e5d5b04d25f2df9b57" alt="google buzz mobile" /></a>Anda sebaiknya tahu bahwa google memang sudah merilis versi mobile untuk android dan iphone. Dan tentu saja pada platform lainnya dalam waktu dekat kemudian. Ini akan membawa efek yang luar biasa. Apalagi, jika anda tahu bahwa biasanya smartphone sudah dilengkapi dengan fasilitas GPS.</p>
<p>Dengan fasilitas GPS ini, google buzz dapat memisahkan buzz-buzz berdasarkan lokasi anda. Anda ingat dengan <a href="http://blog.koprol.com/2009/11/yahoo/" target="_blank">Koprol</a>? Location-based microblogging service buatan anak bangsa? Kira kira mirip dengan itulah. Tapi, sementara Koprol tidak memanfaatkan fungsi GPS, google buzz bisa jadi menggunakannya.</p>
<p>Apa perbedaannya? Di Koprol, anda harus &#8217;sign in&#8217; di sebuah tempat untuk dapat tahu apa yang terjadi dan aktivitas di tempat itu. Artinya, Koprol tidak secara otomatis mengetahui di daerah mana anda berada. Sementara jika menggunakan fitur GPS, google buzz bisa langsung mendeteksi dimana anda berada dan memberikan feed/buzz yang ada di sekeliling anda!</p>
<p>Ini artinya jika bisnis anda bergantung sangat besar pada kehadiran orang di sekeliling bisnis anda, seperti misalnya restoran, rumah makan, promo, event dadakan, atau lainnya, anda bisa (dan sudah seharusnya) memanfaatkan google buzz secara maksimal.</p>
<h2>Belum terjadi, tapi anda harus bersiap!</h2>
<p>Tentu saja, sedikit paparan di atas memang belum terjadi saat ini. Utamanya karena smartphone dengan GPS belum membudaya di Indonesia. Tapi bukan tidak mungkin dalam waktu satu tahun ke depan akan menjadi kenyataan.</p>
<p>Tapi, melihat pertumbuhan Facebook yang begitu luar biasa. Dan dengan lebih dari <a href="http://mashable.com/2010/02/04/facebook-400-million/" target="_blank">400 juta pengguna</a>, tidak ada yang meragukan Facebook sebagai social network terbesar di dunia. Sebagai perbandingannya, Gmail hanya memiliki <a href="http://mashable.com/2009/09/08/gmail-more-engaged/">36 juta unique visitor tahun lalu</a>. Artinya, orang yang menggunakan Gmail jumlahnya masih kalah jauh dibanding facebook.</p>
<p>Belum lagi, anda pasti sudah tahu bahwa facebook berencana <a href="http://dailysocial.net/2010/02/09/kemanakah-facebook-akan-melangkah/" target="_blank">meluncurkan layanan email</a>. Project Titan namanya.</p>
<p>Tapi ingat, walaupun <a href="http://rumahdot.com/web-business/google-sucks-at-social/">google tidak pernah berhasil sebelumnya dalam dunia social network</a>, google berupaya keras menanggulangi masalah itu. Contohnya dengan <a href="http://news.cnet.com/8301-1023_3-10446272-93.html" target="_blank">merekrut social media expert</a> baru-baru ini.</p>
<h2>Bisnis harus terus beradaptasi</h2>
<p>Terlepas dari itu semua, tidak merubah fakta bahwa anda (dan bisnis anda tentunya) harus terus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Utamanya apabila teknologi itu dapat mengubah peta persaingan bisnis anda nantinya.</p>
<p>Seharusnya, mereka yang bergerak di industri Franchise, Restoran dan Fast Moving Consumer Goods adalah yang paling mampu mendapatkan efek maksimal dari teknologi google buzz mobile di masa depan ini.</p>
<p>Mau tahu lebih banyak, atau sekedar berbincang dengan saya tentang ini atau pemanfaatan dunia internet untuk bisnis anda? Undang saya untuk ngobrol atau ngopi bareng dengan menghubungi saya via <a title="Web consultant indonesia" href="http://www.dhezign.com">email</a>, <a href="http://facebook.com/brianarfi" target="_blank">facebook</a>, atau <a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">twitter</a>.</p>
<p>Apakah anda punya pendapat lain? Apa saya melewatkan sesuatu? Silahkan Berbagi dan share disini komentar anda</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan social media dengan benar &#8211; Kenapa komunitas milist sulit untuk dipindah ke social network</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 12:01:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[tangandiatas]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=778</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti kenal dengan komunitas TDA. Komunitas bisnis dengan anggota lebih dari 10.000 orang ini adalah salah satu komunitas bisnis terdepan yang patut diperhitungkan di Indonesia.

Kegiatan awalnya dimulai dari milist. Kemudian berlanjut dengan mengadakan kopdar, event-event, dan training. Saat ini, TDA sudah memiliki website sendiri. Dan baru kemarin via milist, Pak Roni Yuzirman, salah satu founder, mengajak rekan rekan TDA untuk bersilaturahim lewat tangandiatas.ning.com

Apakah ini langkah yang tepat?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-786" href="http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/attachment/enquete-de-satisfaction/"><img class="alignnone size-full wp-image-786" title="Engaged?" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/engagedornot.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=523&amp;h=342&amp;hash=053cb65617ebc3e479e5bb6c087149af" alt="Engaged?" /></a></p>
<p>Beberapa waktu yang lalu <a href="http://roniyuzirman.wordpress.com/2010/02/13/come-join-me-on-tda-business-community/" target="_blank">@roniyuzirman</a>, founder komunitas tangandiatas, mengajak secara terbuka milist TDA untuk bergabung ke <a href="http://tangandiatas.ning.com" target="_blank">tangandiatas.ning.com</a>.</p>
<p>Saya salut dengan pak Roni yang terus menerus memikirkan <a href="http://tangandiatas.com" target="_blank">komunitas TDA</a> ini dan tidak berhenti memberikan inovasi dan selalu berusaha memberikan yang terbaik.</p>
<p>Walaupun begitu, saya sebagai seseorang yang sedikit lebih berpengalaman di <a href="http://rumahdot.com/">dunia online</a> merasa sayang apabila niatan positif itu tidak diarahkan dengan maksimal.</p>
<p>Ibarat senjatanya sudah tajam, oke, dan sempurna, tapi pemanfaatannya salah sasaran.</p>
<p>Tidak, ini bukan kritik, tapi lebih ke arah masukan, dan mungkin sedikit &#8216;bawel&#8217; saya sebagai bukti kepedulian saya terhadap komunitas TDA <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Menurut saya seharusnya akan jauh lebih bagus apabila bukan di Ning social network<span id="more-778"></span> TDA ini dibuat.</p>
<p>Kenapa? karena ini akan membuat tangandiatas.com (yang sampai sekarang sepertinya underutilized) akan semakin turun fungsi dan kegunaannya. Akan lebih baik apabila mengembangkan aplikasi social networking internal di tangandiatas.com walaupun fakta membuktikan akan sulit untuk berkembang.</p>
<h2>Apa sebenarnya yang membuat social networking website itu sukses?</h2>
<p>Social networking, sama seperti handphone, email, fax, dan televisi. Kekuatannya ada di jumlah pengguna. Jadi akan sulit mengharapkan ada banyak orang yang berkumpul dan login di sebuah social network yang kebutuhannya/scope bahasannya spesifik. Itulah kenapa, jika jumlah penggunanya kecil akan sulit untuk berkembang dan punya momentum. Mirip sekali dengan <a href="http://fauzan.dhezign.com/762/social-media/apakah-google-buzz-hanya-trend-sesaat">kegagalan Google Wave</a>.</p>
<p>Karena sama seperti bentuk dasar social network awalnya yaitu forum online, social network sangat bergantung pada banyaknya jumlah pengguna dan keaktifan pengguna itu. Berbeda jauh dengan portal vertikal (yang membahas tema spesifik tertentu, seperti RumahDot yang <a title="web programming, web design, web business indonesia" href="http://rumahdot.com/">membahas tentang dunia web development, web design, dan web business</a>) atau blog atau milist.</p>
<h2>Topik Spesifik</h2>
<p>Portal vertikal, blog, dan milist memenuhi kebutuhan orang untuk saling berbagi dan berinteraksi atas dasar TOPIK SPESIFIK. Jadi, yang berkumpul adalah mereka dengan kebutuhan tertentu dan minat tertentu yang sama.</p>
<p>Dan karena sifat kebutuhannya adalah &#8216;tertentu&#8217;, maka tidak bisa diharapkan orang akan terus menerus login dan memantau perkembangan di portal vertikal, blog, ataupun milist. Berbeda jauh dengan facebook atau kaskus atau <a href="http://twitter.com/dhezign">twitter</a>, yang rasanya kurang komplit dan nggak enak klo sehari aja blom buka ketiga aplikasi itu.</p>
<p>Karena diketiga aplikasi itu, yang penting adalah banyaknya jumlah user disana. Sehingga yang terjadi adalah numbers game. Saat kita memiliki 500 teman, kemungkinan ada salah satu dari mereka yang mengucapkan, atau mengupload foto, atau menulis sesuatu yang menarik minat kita.</p>
<p>Sementara masalahnya dengan apapun yang membahas tentang hal spesifik (misalnya entrepreneurship dan bisnis), kemungkinan besar jumlah update yang menarik jauh lebih sedikit untuk memaksa kita terus menyimaknya.</p>
<p>Kesimpulannya, akan sulit memindahkan habit dari dunia yang spesifik menuju dunia yang general. Seperti yang akan terjadi dengan memindahkan budaya milist ke social network di ning. Tentu saja, pendapat saya ini bisa jadi salah.</p>
<p>Saya akhiri dengan pertanyaan:</p>
<p>kenapa harus login di tangandiatas.ning.com kalo kita bisa bertemu di facebook, baca update milist di email, dan belajar bisnis dan tips dengan berkunjung ke blog teman teman TDA?</p>
<p><em>image is courtesy of recognitionworks.net</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/778/teknologi/memanfaatkan-social-media-dengan-benar-kenapa-komunitas-milist-sulit-dipindah-ke-social-network/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan Brian Arfi (CEO PT. DheZign OS) di beberapa media awal Februari</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 06:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengumuman]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[liputan]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=758</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, setelah memenangkan Wirausaha Muda Mandiri, banyak sekali liputan media yang saya dapatkan. Memang melelahkan, tapi juga menyenangkan tentu saja. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah saat membaca berita yang keluar.
Seringkali para jurnalis profesional ini bisa menceritakan apa yang saya alami dengan lebih natural, dan mengambil sudut pandang yang lebih menarik.
Alhamdulillah hasil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-759" href="http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/attachment/foto-di-wartakota-online/"><img class="size-full wp-image-759 alignleft" title="foto di wartakota online" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/foto-di-wartakota-online.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=300&amp;h=216&amp;hash=8becc70b242ee1660d8e6af8dac8e241" alt="foto di wartakota online" /></a>Beberapa waktu yang lalu, setelah memenangkan Wirausaha Muda Mandiri, banyak sekali liputan media yang saya dapatkan. Memang melelahkan, tapi juga menyenangkan tentu saja. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah saat membaca berita yang keluar.</p>
<p>Seringkali para jurnalis profesional ini bisa menceritakan apa yang saya alami dengan lebih natural, dan mengambil sudut pandang yang lebih menarik.</p>
<p>Alhamdulillah hasil liputan dari Warta Kota sudah keluar (sebenarnya sudah sejak hari minggu kemarin di bagian inspirasi, halaman 9). Tapi versi onlinenya juga ada dan bisa dicek di <a href="http://www.wartakota.co.id/read/inspirasiusaha/20842" target="_blank">Website wartakota</a> . Di sana ada sedikit gambaran mengenai siapa saya dan cara berbisnis saya. Nggak penting sih untuk dibaca kecuali siapa tahu bisa jadi pelajaran untuk anda.</p>
<p>Ada satu artikel lagi di koran wartakota yang saya tidak menyangka akan ditulis. Judulnya provokatif &#8220;Kalau Senang Langsung<span id="more-758"></span> Tembak&#8221;. Wartawannya memang unik dan asik <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Artikel itu sedikit banyak mengisahkan tentang pernikahan saya di umur 18 tahun. Buat yang penasaran tapi nggak sempat baca korannya minggu kemarin, artikelnya bisa <a href="http://www.wartakota.co.id/read/inspirasiusaha/20843" target="_blank">dilihat di sini</a>.</p>
<p>Selain itu, Harian umum duta masyarakat juga sempat menuliskan liputan tentang saya. Karena nggak tahu kapan versi cetaknya muncul, silahkan dibuka <a href="http://www.dutamasyarakat.com/artikel-27407-tidak-harus-repot-ketika-akan-memulai--.html " target="_blank">versi onlinenya</a>. Artikel ini menceritakan bagaimana saya memulai bisnis saya dahulu.</p>
<p>Alhamdulillah selain itu hari senin, 1 Februari kemarin saya diundang untuk menghadiri Press Conference di ITS, Surabaya oleh rektorat ITS. Undangannya adalah untuk meliput bahwa ada mahasiswa ITS yang memenangkan kompetisi nasional WMM kemarin. Dari sana, ada beberapa media yang meliput, tapi belum ketahuan kapan publikasinya keluar.</p>
<p>Selain itu, JTV (jawapos TV) juga meminta untuk meliput kegiatan sehari-hari di kantor. Jadlah kegiatan kantor pusat kami di liput dan tinggal menunggu jadwal penayangan beritanya.</p>
<p>Hampir lupa, sewaktu di ITS, walaupun belum lulus (dan sepertinya tidak akan lulus dari ITS) saya sempat diminta &#8216;ndosen&#8217; sebentar (sebentar tapi untuk 4 kelas sih) untuk sebuah mata kuliah mahasiswa semester 8 (yang mata kuliah tersebut bahkan belum saya ambil hahaha). Mata kuliah ini akan meminta mahasiswa untuk mendevelop sebuah business plan yang berkesempatan mendapatkan pendanaan dari DIKTI upto 40 juta (tanpa bunga) untuk setiap kelompoknya (kenapa ya kok baru ada setelah saya gak kuliah)</p>
<p>Itulah beberapa small winning (yang sebenernya klo digabung jadi big juga sih) dari saya. Mohon doanya supaya bisa lebih baik ke depannya. Apakah anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/758/pengumuman/liputan-brian-arfi-ceo-pt-dhezign-os-di-beberapa-media-awal-februari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Viral Gap membuat online branding tidak efektif? Reply for navinot</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 06:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=748</guid>
		<description><![CDATA[
Jika anda pembaca setia Navinot, siang ini Ivan baru saja post berjudul Gaps in Indonesian Internet. Sementara post ini benar benar penuh insight dan melihat kondisi internet secara proporsional. Ada beberapa hal yang ingin saya utarakan mengenai post ini.
Generation Gap
Ivan menyebutkan bahwa ada gap generasi yang terjadi dalam pengguna internet Indonesia. Tentu saja kita semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-749" href="http://fauzan.dhezign.com/?attachment_id=749"><img title="bridge-gap" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/02/bridge-gap.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=515&amp;h=341&amp;hash=7c278794e148c244cdb40947760b9772" alt="bridge-gap" /></a></p>
<p>Jika anda pembaca setia <a href="http://navinot.com/" target="_blank">Navinot</a>, siang ini Ivan baru saja post berjudul <a href="http://www.navinot.com/2010/02/02/the-gaps-in-indonesian-internet/?utm_source=twitterfeed&amp;utm_medium=twitter&amp;utm_campaign=Feed%3A+Navinot+%28Navinot%29&amp;utm_content=Twitter" target="_blank">Gaps in Indonesian Internet</a>. Sementara post ini benar benar penuh insight dan melihat kondisi internet secara proporsional. Ada beberapa hal yang ingin saya utarakan mengenai post ini.</p>
<p><strong>Generation Gap</strong></p>
<p><a href="http://twitter.com/ivansielegar" target="_blank">Ivan</a> menyebutkan bahwa ada gap generasi yang terjadi dalam pengguna internet Indonesia. Tentu saja kita semua tahu kebanyakan pengguna internet di Indonesia adalah anak muda. Dan kebanyakan orang berumur di atas 40 tahun belum punya ketergantungan yang tinggi terhadap internet.</p>
<p>Tapi kalau kita merasa internet adalah media yang kurang<span id="more-748"></span> <img title="More..." src="http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />efektif, just because oldies memegang peranan penting dalam bisnis, saya kurang sependapat. Kenapa? karena walaupun mereka telat dan cenderung lambat mengadopsi, trendnya menunjukkan bahwa arahnya memang benar.</p>
<p>Saya pernah membaca sebuah research yang mengatakan bahwa pengguna facebook di US, yang meningkat justru generasi &#8216;tua&#8217;nya. Walaupun saya kurang ingat dimana saya membaca research itu.</p>
<p>Sama juga dengan UKM. Harus diakui memang kebanyakan UKM lebih senang pada hal-hal yang sifatnya DIY (Do It Yourself) dan tidak suka membayar orang lain. Tapi saya yakin saat entrepreneurship semakin meluas di Indonesia, mereka juga akan meningkat ilmunya. Dan mulai mencari bantuan profesional untuk urusan Internet ini.</p>
<p><strong>Economy Gap</strong></p>
<p>Kalau yang ini, saya sepakat 100% <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Viral Gap</strong></p>
<p>Nah, yang ini, penting sekali untuk dibahas.</p>
<p>Ivan menjelaskan bahwa karena pengguna internet tidak merata, dan tidak &#8216;rapat&#8217;, online branding  dan marketing juga tidak begitu efektif. Paling tidak dibandingkan dengan singapore (anda harus membaca <a href="http://www.navinot.com/2010/02/02/the-gaps-in-indonesian-internet/" target="_blank">artikel aslinya </a>karena sayang untuk dilewatkan).</p>
<p>Saya hanya kurang sepakat karena, walaupun &#8216;density&#8217;nya kurang, bukan berarti online branding dan marketing kurang efektif di dunia maya. Karena kita semua tahu bahwa tidak semua benda bisa di&#8217;brand&#8217; atau dipasarkan secara online (paling tidak untuk saat ini).</p>
<p>Tapi, ada beberapa hal yang justru sangat efektif jika dipasarkan melalui media online.</p>
<p>Karena mungkin secara geografis densitynya kurang. Tapi jika dilihat dari behaviour, dan kelompok yang ada, biasanya justru &#8216;density&#8217;nya tinggi skali.</p>
<p>Misalnya, coba tanya pada mereka yang biasa &#8216;nangkring&#8217; di wetiga (Jl Langsat no. 3) di malam hari. Kebanyakan sudah dekat sekali dengan dunia online. Coba juga tanya pada mereka para gamers. Atau pada technology freak.</p>
<p>Selain itu, mereka terekspos sebegitu seringya di dunia online. Pada social media utamanya.</p>
<p><strong>Kesimpulannya</strong></p>
<p>Selama targeting bisa dilakukan dengan bagus, dan kemudian strategi dan eksekusi campaign juga maksimal, bukan berarti online marketing/online branding tidak efektif.</p>
<p>Terutama karena media konvensional sekarang sedang &#8216;cinta mati&#8217; dengan social media <img src='http://fauzan.dhezign.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/748/bisnis/viral-gap-membuat-online-branding-tidak-efektif-reply-for-navinot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menang! Juara 1 Wirausaha Muda Mandiri Terbaik Indonesia!</title>
		<link>http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/</link>
		<comments>http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2010 12:41:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Brian Arfi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Startup]]></category>
		<category><![CDATA[award]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[DheZign]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fauzan.dhezign.com/?p=729</guid>
		<description><![CDATA[Seminggu belakangan ini anda nggak akan melihat tulisan saya update di blog ini. Kenapa? Karena memang sejak seminggu yang lalu, Bank Mandiri mengadakan penjurian Final Ajang Wirausaha Muda Mandiri Nasional, sebuah event penghargaan prestisius untuk wirausahawan muda di Indonesia.
Peserta utamanya adalah mahasiswa dan alumni dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Total mencapai lebih dari 1700 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-730" href="http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/attachment/img0360a/"><img class="alignnone size-full wp-image-730" title="Brian Arfi Juara 1 Industri Kreatif Wirausaha Muda Mandiri Indonesia" src="http://fauzan.dhezign.com/wp-content/plugins/autothumb/image.php?src=/wp-content/uploads/2010/01/IMG0360A.jpg&amp;aoe=1&amp;q=100&amp;w=522&amp;h=696&amp;hash=2c92d4fcd693e4861568f994384220da" alt="Brian Arfi Juara 1 Industri Kreatif Wirausaha Muda Mandiri Indonesia" /></a>Seminggu belakangan ini anda nggak akan melihat tulisan saya update di blog ini. Kenapa? Karena memang sejak seminggu yang lalu, <a href="http://bankmandiri.co.id" target="_blank">Bank Mandiri</a> mengadakan penjurian Final Ajang Wirausaha Muda Mandiri Nasional, sebuah event penghargaan prestisius untuk wirausahawan muda di Indonesia.</p>
<p>Peserta utamanya adalah mahasiswa dan alumni dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Total mencapai lebih dari 1700 entrepreneur muda.</p>
<p>Alhamdulillah atas izin Allah kemudian dukungan dari tim kami yang solid, juga doa dan dukungan dari rekan rekan semuanya <a title="web development jakarta, online marketing Indonesia" href="http://www.dhezign.com">DheZign Online Solution</a> berhasil menjadi finalis dan akhirnya mendapatkan JUARA 1 Wirausaha Mandiri Terbaik di Indonesia untuk kategori Industri Kreatif mahasiswa.</p>
<p><a href="http://twitter.com/dhezign" target="_blank">Saya</a> mohon maaf sebesar besarnya baru bisa kembali lagi menulis karena jadwalnya luar biasa padat dan lelah sekali setelah penghargaan RI-2 jumat kemarin. Karena langsung disambung dengan Mandiri Expo yang pengunjungnya Luar Biasa BUANYAK. 5000 lembar kartu nama ludes<span id="more-729"></span> sebelum event berakhir.</p>
<p>Kompetisi kemarin lumayan berat, karena walaupun kategori mahasiswa, ternyata banyak sekali yang memiliki pencapaian yang luar biasa. Seperti Omzet dan profit yang sudah milyaran.</p>
<p>Special thanks buat <a href="http://twitter.com/vyatri">Istri saya</a> yang mendukung terus dimasa susah, Mas Hendy <a href="http://twitter.com/kebabturki">Baba Rafi </a>yang sudah meluangkan waktunya yang berharga untuk memoles cara presentasi saya sehingga 56 slide presentasi bisa PAS kurang dari 10 menit dibawakan. Beliau mengajarkan caranya kepada saya untuk berfokus pada kelebihan yang saya miliki dan menunjukkannya pada dewan Juri level nasional kemarin.</p>
<p>Nggak lupa untuk komunitas-komunitas yang terus mendukung saya dari awal seperti Surabaya Entrepreneur Club (SEC), <a href="http://tangandiatas.com" target="_blank">Tangan di Atas</a> (TDA), dan yang terbaru <a href="http://pengusahamuslim.com" target="_blank">Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia</a>, especially pak Fadil (founder Zahir Accounting) dan pak Nukman (Virtual Consulting).</p>
<p>Tanpa temen temen semua sulit rasanya membayangkan saya bisa memenangkan penghargaan nasional prestisius ini.</p>
<p>Semoga ke depannya saya bisa terus memberikan kontribusi ke dunia entrepreneurship di Indonesia. Dan juga untuk <a href="http://rumahdot.com">industri online</a> pada khususnya sehingga bisa terus maju dan membawa Indonesia mendapatkan pengakuan dunia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fauzan.dhezign.com/729/entrepreneurship/menang-juara-1-wirausaha-muda-mandiri-terbaik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

