-
27
Dec 2007Jual OnLine Vs Jual OffLine
Oleh : Brian Arfi
Kategori : Bisnis, DheZign, PernikMuslim
Tags: desain web, DheZign, E-Commerce, penjualan, PernikMuslim, websiteDi sebuah milis, ada salah seorang rekan bertanya tentang tips and trik untuk jualan online.
>DH.Rekan sekalian, saya berencana menawarkan beberapa barang untuk saya jual via internet. Adakah di antara rekan2 yang mengetahui kelemahan2, kendala, maupun tips2 lainnya yang berhubungan dengan berjualan di internet? Kontennya : baju anak + dewasa, sandal, kerajinan rumah tangga, dan software aplikasi hasil kreasi tim saya. Terima kasih sebelumnya.”
Nah, saya posting disini replyan saya supaya terdata dan gak hilang seperti tulisan tulisan saya sebelumnya.
Untuk jualan di internet, ada beberapa hal yang sangat penting untuk diperhatikan.
Dari pengalaman, saya coba sharing perbedaan toko online dan offline.
1. Online : Distrust Environment / Offline : More Trusty Environment
Maksudnya, untuk berjualan di internet dan mendapatkan kepercayaan itu jauh lebih susah dibandingkan buka toko offline/real. Karena di internet yang budayanya ‘tidak percaya’/'banyak tipuan’. Hal ini menyebabkan kebanyakan orang memilih ambil sikap curiga terlebih dahulu jika mampir ke sebuah situs penjualan/e-commerce. Tentu saja, hal ini sangat dipengaruhi oleh tampilan/desain websitenya, serta sales letter/narasi yang dibawakan.
2. Online : Relatively Low Investment, Lower Turn Around Rate / Offline : Relatively High Investment, Faster Turn Around RateJika dibandingkan dari modal yang harus dikeluarkan, jelas Online JAUH lebih rendah dibandingkan dengan offline. Namun yang perlu diperhatikan adalah, Turn Around / Perputaran untuk bisnis online rata rata relatif jauh lebih lambat dibandingkan offline. Apalagi jika menyasar retail/end user seperti kami.
Namun, Online mempunyai Potensial yang sangat besar dimasa depan. Apalagi jika anda adalah salah satu pionir di bidang tersebut (online). Besar kemungkinan di masa depan, Online akan sangat mendukung dan bahkan sangat mungkin untuk menjadi tulang punggung utama pemasukan bisnis anda, tentu saja jika di manage dengan baik.
3. Online : Less Competitor, Relatively Higher Competition / Offline : More Competitor, Relatively Lower Competition (IMHO)
Mungkin tidak semua orang setuju atas pandangan saya ini
tapi sejauh pengamatan saya, di bidang online (apalagi indonesia) kompetitornya belum banyak, TAPI kompetisinya jauh lebih berat. Kenapa? Di internet kita pernah dengar, “Gratis itu terlalu mahal!” dan itu memang benar. Di internet BANYAK sekali barang gratisan. Dan banyak dari yang gratis gratis itu akhirnya berujung pada Hoax, S.PAM, pencurian CC, dll (baca nomor 1). Karena itu, kita dituntut lebih lihai dan kreatif untuk memenangkan hati visitor website kita.Sedangkan di Offline, Kompetitornya lebih banyak, namun persaingannya (sekali lagi IMHO) masih lebih ‘wajar’ dibandingkan dengan online.
Nah, kalo yang mau dijual itu barang barang mulai baju sampai kerajinan rumah tangga, akan lebih baik kalo dibuatkan website yang fokus. Jadi JANGAN SEKALI-KALI memasukkan sandal dan software dalam satu website e-commerce. KECUALI website e-commerce anda sudah sangat besar dan dikenal menyediakan segala macam barang barang (seperti www.Amazon.com)
Jika masih awal, akan lebih baik untuk fokus pada satu jenis/satu grup barang pada satu website. Karena visitor akan lebih mudah melihat apa isi dan kemana arah website anda. Beda kalo isinya campur aduk. Sama aja sebenarnya sama toko offline, kalo pingin sukses, mbok ya jangan bikin rumah makan yang sekalian jual bahan bangunan. Di online prinsip ini tetap sama.
Untuk promosinya, kalo saya sih dulu awal make SEO (silahkan googling untuk info lebih lanjut). Nah setelah pengunjung lumayan stabil, saya mulai fokus ke customer relation untuk menghandle dan mengirim berita serta update update penting ke customer. Walaupun sampai saat ini SEO dari situs www.PernikMuslim.com tetep saya improve, tapi nggak se getol dulu, karena fokusnya sekarang adalah maintenance pelanggan (dan semoga terjadi getuk tular…amiin.)
Nah, darisini dapat diketahui bahwa, bikin website memang gampang, memang murah. Tapi kalo anda mau website anda sukses, anda butuh lebih dari sekedar ‘tukang’ yang mengerjakan website anda. Anda butuh Web Consultant
seperti saya.Jika butuh quotation tentang investasi yang dibutuhkan untuk membuat website yang tepat sasaran dan mempunyai desain menawan, silahkan kunjungi www.DheZign.com dan kirim email pertanyaan ke email yang tercantum disana. Nggak mesen nggak masalah, yang penting nanya dulu
Itu aja dulu, semoga bermanfaat.
4 komentar di " Jual OnLine Vs Jual OffLine "
Tinggalkan Komentar





Toko Online Anda Tidak Menghasilkan penjualan? « Abu Ramza’s Personal Life Sketch said on Saturday, February 23, 2008, 15:55
Menjawab Pertanyaan Pengunjung PernikMuslim.com « Abu Ramza’s Personal Life Sketch said on Sunday, February 24, 2008, 7:52
hendy bulu said on Friday, July 23, 2010, 15:36
kalo mau sukses konsultasi dan gunakan jasa bung fauzan :)
Salam sukses rekan Bootcamp.
Brian Arfi said on Friday, July 23, 2010, 15:59