-
15
Feb 2010Apakah Google buzz hanyalah trend sesaat?
Oleh : Brian Arfi
Kategori : Featured, social media
Tags: Bisnis, Facebook, google, google buzz, internet marketing, twitterItulah frasa yang sering diucapkan dalam Film di atas yang terjemah kasarnya mirip dengan yang kita sering dengar di movie Spiderman, “with great power, comes great responsibility”.
Tulisan ini akan saya awali dengan bertanya pada anda. Ada yang pernah nonton Eden of the East? Kalo belum, sayang sekali karena masa depan yang akan dibawa Google buzz sedikit banyak mirip dengan apa yang bisa dilakukan oleh project eden dalam film itu. Dan satu lagi, film di atas jelas bukan film porno
Oiya, film itu merupakan anime (kartun) sepanjang 12 episode. Tapi obrolan tentang anime dan Eden of the East saya stop disini. Kita akan lanjut membicarakan tentang Google buzz.
Apakah anda sudah mencoba Google buzz? Jika belum, mungkin sudah saatnya anda mencoba. Tapi bagi anda yang sudah pernah mencoba, bagaimana pendapat anda? Terlalu mirip dengan twitter? Lebih asyik daripada twitter? Terlalu membuka privasi di depan orang lain?
Mashable mengadakan polling pada para pengguna twitter mengenai pendapat mereka tentang Google buzz. Dan tidak mengejutkan, karena ternyata pendapatnya benar benar tersebar. Ada yang suka, menyambung hangat, penasaran, benci, bahkan nggak peduli dan tetap setia dengan twitter.
Terlepas dari berbagai pendapat itu, ternyata penggunaan Google buzz meningkat tajam. Dan walaupun tersandung berbagai masalah seperti privacy setting, banyak pengguna terus berdatangan mencoba Google buzz.
Ok, nyatanya memang membahas secara spesifik tentang google buzz saja akan sangat menghabiskan waktu dan diskusi juga bisa menjadi sangat panjang. Tapi disini saya akan membahas lebih jauh tentang potensi tersembunyi dari Google buzz, yang tentu saja bisa jadi berhubungan sangat erat dengan bisnis anda.
Kami di dhezign biasa mengamati perkembangan dunia teknologi dan kemudian mencari tahu tentang efeknya pada dunia bisnis. Dan tebakan kami memang biasanya tidak jauh dari kenyataan, seperti yang terjadi pada Google Wave yang tidak begitu sukses.
Rekan-rekan saya di twitter seperti @anakcerdas dan @ksetyadi pesimis bahwa google buzz akan menjadi trend dan mampu bertahan menjadi salah satu social network yang digunakan secara aktif. Sementara mbak @iimfahima berpendapat bahwa tidak ada yang mampu meramalkan dunia social network karena sangat cepat perkembangannya.
Nah, apakah nasib Google buzz akan sama seperti wave?
Menurut prediksi saya, sepertinya jawabannya adalah tidak. Karena apa yang anda ketahui dan gunakan saat ini hanyalah awal dari google buzz. Potensi terbesarnya bukanlah pada google buzz yang terintegrasi dengan email. Tapi pada google buzz versi mobile.
Anda sebaiknya tahu bahwa google memang sudah merilis versi mobile untuk android dan iphone. Dan tentu saja pada platform lainnya dalam waktu dekat kemudian. Ini akan membawa efek yang luar biasa. Apalagi, jika anda tahu bahwa biasanya smartphone sudah dilengkapi dengan fasilitas GPS.Dengan fasilitas GPS ini, google buzz dapat memisahkan buzz-buzz berdasarkan lokasi anda. Anda ingat dengan Koprol? Location-based microblogging service buatan anak bangsa? Kira kira mirip dengan itulah. Tapi, sementara Koprol tidak memanfaatkan fungsi GPS, google buzz bisa jadi menggunakannya.
Apa perbedaannya? Di Koprol, anda harus ‘sign in’ di sebuah tempat untuk dapat tahu apa yang terjadi dan aktivitas di tempat itu. Artinya, Koprol tidak secara otomatis mengetahui di daerah mana anda berada. Sementara jika menggunakan fitur GPS, google buzz bisa langsung mendeteksi dimana anda berada dan memberikan feed/buzz yang ada di sekeliling anda!
Ini artinya jika bisnis anda bergantung sangat besar pada kehadiran orang di sekeliling bisnis anda, seperti misalnya restoran, rumah makan, promo, event dadakan, atau lainnya, anda bisa (dan sudah seharusnya) memanfaatkan google buzz secara maksimal.
Belum terjadi, tapi anda harus bersiap!
Tentu saja, sedikit paparan di atas memang belum terjadi saat ini. Utamanya karena smartphone dengan GPS belum membudaya di Indonesia. Tapi bukan tidak mungkin dalam waktu satu tahun ke depan akan menjadi kenyataan.
Tapi, melihat pertumbuhan Facebook yang begitu luar biasa. Dan dengan lebih dari 400 juta pengguna, tidak ada yang meragukan Facebook sebagai social network terbesar di dunia. Sebagai perbandingannya, Gmail hanya memiliki 36 juta unique visitor tahun lalu. Artinya, orang yang menggunakan Gmail jumlahnya masih kalah jauh dibanding facebook.
Belum lagi, anda pasti sudah tahu bahwa facebook berencana meluncurkan layanan email. Project Titan namanya.
Tapi ingat, walaupun google tidak pernah berhasil sebelumnya dalam dunia social network, google berupaya keras menanggulangi masalah itu. Contohnya dengan merekrut social media expert baru-baru ini.
Bisnis harus terus beradaptasi
Terlepas dari itu semua, tidak merubah fakta bahwa anda (dan bisnis anda tentunya) harus terus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terbaru. Utamanya apabila teknologi itu dapat mengubah peta persaingan bisnis anda nantinya.
Seharusnya, mereka yang bergerak di industri Franchise, Restoran dan Fast Moving Consumer Goods adalah yang paling mampu mendapatkan efek maksimal dari teknologi google buzz mobile di masa depan ini.
Mau tahu lebih banyak, atau sekedar berbincang dengan saya tentang ini atau pemanfaatan dunia internet untuk bisnis anda? Undang saya untuk ngobrol atau ngopi bareng dengan menghubungi saya via email, facebook, atau twitter.
Apakah anda punya pendapat lain? Apa saya melewatkan sesuatu? Silahkan Berbagi dan share disini komentar anda
8 komentar di " Apakah Google buzz hanyalah trend sesaat? "
Tinggalkan Komentar








edy sulastomo said on Monday, February 22, 2010, 22:24
Brian Arfi said on Monday, February 22, 2010, 23:44
Thanks dah mampir mas :)
mortgage refinancing said on Tuesday, February 23, 2010, 1:57
Saya justru baru tau fittur ini dari postingan mas di milis TDA, dan berkunjung ke blog ini.
Nampaknya fitusnya semakin canggih, tapi mungkin akan mengganggu pengguna, karena banyak buzz yang diterima
salam
Abuafi said on Wednesday, April 7, 2010, 16:26
.. sebenarnya paling gampang kalo Google 'buy out' aja tuh facebook.. hehe..
Aulia said on Wednesday, September 29, 2010, 14:38
Brian Arfi said on Tuesday, October 5, 2010, 21:08
ary wisnu said on Sunday, June 19, 2011, 22:56
Brian Arfi said on Wednesday, June 29, 2011, 3:38