3 Feb 2010 | Oleh : Brian Arfi Tags: DheZign, liputan, media online, surabaya
Kategori : Pengumuman
Beberapa waktu yang lalu, setelah memenangkan Wirausaha Muda Mandiri, banyak sekali liputan media yang saya dapatkan. Memang melelahkan, tapi juga menyenangkan tentu saja. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah saat membaca berita yang keluar.
Seringkali para jurnalis profesional ini bisa menceritakan apa yang saya alami dengan lebih natural, dan mengambil sudut pandang yang lebih menarik.
Alhamdulillah hasil liputan dari Warta Kota sudah keluar (sebenarnya sudah sejak hari minggu kemarin di bagian inspirasi, halaman 9). Tapi versi onlinenya juga ada dan bisa dicek di Website wartakota . Di sana ada sedikit gambaran mengenai siapa saya dan cara berbisnis saya. Nggak penting sih untuk dibaca kecuali siapa tahu bisa jadi pelajaran untuk anda.
Ada satu artikel lagi di koran wartakota yang saya tidak menyangka akan ditulis. Judulnya provokatif “Kalau Senang Langsung Tembak”. Wartawannya memang unik dan asik
Artikel itu sedikit banyak mengisahkan tentang pernikahan saya di umur 18 tahun. Buat yang penasaran tapi nggak sempat baca korannya minggu kemarin, artikelnya bisa dilihat di sini.
Selain itu, Harian umum duta masyarakat juga sempat menuliskan liputan tentang saya. Karena nggak tahu kapan versi cetaknya muncul, silahkan dibuka versi onlinenya. Artikel ini menceritakan bagaimana saya memulai bisnis saya dahulu.
Alhamdulillah selain itu hari senin, 1 Februari kemarin saya diundang untuk menghadiri Press Conference di ITS, Surabaya oleh rektorat ITS. Undangannya adalah untuk meliput bahwa ada mahasiswa ITS yang memenangkan kompetisi nasional WMM kemarin. Dari sana, ada beberapa media yang meliput, tapi belum ketahuan kapan publikasinya keluar.
Selain itu, JTV (jawapos TV) juga meminta untuk meliput kegiatan sehari-hari di kantor. Jadlah kegiatan kantor pusat kami di liput dan tinggal menunggu jadwal penayangan beritanya.
Hampir lupa, sewaktu di ITS, walaupun belum lulus (dan sepertinya tidak akan lulus dari ITS) saya sempat diminta ‘ndosen’ sebentar (sebentar tapi untuk 4 kelas sih) untuk sebuah mata kuliah mahasiswa semester 8 (yang mata kuliah tersebut bahkan belum saya ambil hahaha). Mata kuliah ini akan meminta mahasiswa untuk mendevelop sebuah business plan yang berkesempatan mendapatkan pendanaan dari DIKTI upto 40 juta (tanpa bunga) untuk setiap kelompoknya (kenapa ya kok baru ada setelah saya gak kuliah)
Itulah beberapa small winning (yang sebenernya klo digabung jadi big juga sih) dari saya. Mohon doanya supaya bisa lebih baik ke depannya. Apakah anda mendapatkan manfaat dari tulisan ini?
hafidsanjaya said on Sunday, February 7, 2010, 22:11
assalamualaikum, sebelumnya selamat untuk pak CEO untuk “Wirausaha Muda Mandiri” nya. . .
saya tertarik dengan quote “Mata kuliah ini akan meminta mahasiswa untuk mendevelop sebuah business plan yang berkesempatan mendapatkan pendanaan dari DIKTI upto 40 juta (tanpa bunga)”
bisa dijabarkan lebih lanjut mengenai quote diatas pak ?apa ada sarana untuk alumni?apa ada akses, untuk melihat atau “mengintip”(minimal garis besarnya) business plan dari mahasiswa?
tujuan saya menanyakan hal ini, tidak lain hanyalah memajukan dunia ukm dan wirausaha. . sekian. .
terimakasih
wassalamualaikum
Brian Arfi said on Monday, February 15, 2010, 1:38
Jujur saya sendiri kurang paham pak Hafid tentang garis besarnya. Karena bukan saya yang mendapatkan project itu.
Intinya, itu adalah project Hibah, untuk mahasiswa. bukan untuk alumni.
Cara Jitu mengatasi ketakutan memulai bisnis by Dhe Blog said on Tuesday, February 16, 2010, 12:02
[...] langsung bilang, apa dia nggak pernah ngelihat liputan saya dan bisnis saya di media? Dan langsung saya lanjutkan dengan penjelasan bahwa saya sering sekali [...]
afra said on Wednesday, February 24, 2010, 21:44
ok sgr mluncurr