16 Dec 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: Facebook, internet marketing, Pelayanan Pelanggan, social media, strategi, tujuan, twitter
Kategori : social media
Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya mengenai pentingnya social media untuk bisnis anda ini adalah bagian ketiga dari tulisan saya tentang cara memulai social media campaign untuk bisnis anda.
Tentu saja, post kali ini lebih ditujukan kepada anda yang memiliki budget terbatas dan ingin melakukan dan mengawasi social media campaign anda sendiri. Namun, jangan khawatir karena untuk anda yang memang ingin fokus di core business anda dan ingin menyewa penyedia online marketing services, beberapa tips di sini akan membantu anda menemukan penyedia layanan yang cocok untuk anda.
Lima langkah dasar sebelum memulai
Pertama, ada lima langkah yang harus anda lakukan dan persiapkan dalam memulai social media campaign untuk bisnis anda. Kelima langkah tersebut adalah:
Jika anda perhatikan, maka kelima langkah diatas tidaklah jauh berbeda dengan langkah-langkah dasar yang harus dilakukan untuk memulai sesuatu yang baru. Kenapa? Karena itulah tepatnya yang akan anda lakukan.
Baik, saya akan jabarkan satu per satu.
1. Menentukan target dan tujuan dari campaign
Tidak ada gunanya anda pergi melakukan sebuah perjalanan jika anda tidak tahu kemana tujuan anda. Sama dengan hal itu, maka tidak ada gunanya anda melakukan social media campaign jika anda tidak mengerti tujuan social media campaign yang anda lakukan.
Tentu saja, seperti kebanyakan orang, banyak pebisnis yang cenderung menginginkan semua tujuan dapat dicapai dengan satu campaign. Yang mana kita sama sama tahu ada satu dari dua kemungkinan yang akan terjadi yaitu, social media campaignnya gagal, atau tidak mencapai hasil yang maksimal.
Seperti membangun bisnis anda, saat bisnis anda masih dalam tahap awal, anda tidak bisa membiarkannya begitu saja dan kemudian mencari aktivitas lain dan membangun bisnis lainnya. Adalah sangat penting berfokus pada satu hal sampai selesai dan sukses.
Sama halnya dengan social media campaign anda. Tentukan tujuannya terlebih dahulu. Semakin spesifik semakin bagus!
Saya akan tuliskan beberapa contoh tujuan yang bisa anda tentukan dalam memulai social media campaign anda:
Ingat, jangan sekali-kali terjebak dan menyusun banyak tujuan dalam satu campaign. Akan lebih bijak dan cerdas untuk memulai dahulu dengan sebuah tujuan, dan kemudian dilanjutkan dengan tujuan lainnya.
2. Mendefinisikan dan menentukan tim dan resource yang anda miliki
Setelah mengetahui apa tujuan anda. Sekarang saatnya menganalisa dan mencari tahu apa saja sebenarnya resource yang anda miliki. Langkah ini sangat erat kaitannya dengan pilihan apakah anda akan menggunakan jasa layanan marketing online, ataukah melakukannya sendiri.
Jika anda termasuk pengusaha yang lebih suka fokus pada inti kompetensi anda, maka adalah lebih baik dan sangat disarankan untuk menggunakan jasa pihak ketiga yang lebih profesional. Karena bagaimanapun juga, selain memiliki pengetahuan dan pengalaman lebih banyak dibandingkan anda, social media campaign itu memakan waktu yang tidak sedikit.
Jadi akan lebih baik jika anda manfaatkan waktu anda untuk meningkatkan income bisnis anda dibandingkan anda harus mempelajari sesuatu yang baru dan mengalami learning curve yang tidak perlu ada seandainya anda menggunakan online marketing services.
Tentu saja, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk menggunakan jasa mereka. Dari yang saya tahu, biaya ini berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 30 juta per bulannya di Asia tenggara. Ada juga yang biayanya dihitung per campaign. Jadi silahkan tentukan sendiri yang mana yang paling sesuai untuk anda.
Namun jika anda memiliki tim marketing yang kuat, diantara mereka ada dan bahkan mungkin banyak yang sudah terbiasa menggunakan social media, punya kemampuan analisis yang kuat, dan mencintai dunia internet dan social media, akan jauh lebih baik jika anda menggunakan tim anda sendiri.
Jika anda tidak memiliki keduanya (tidak ada budget maupun tim yang bisa diandalkan), maka solusi satu-satunya adalah melakukannya sendiri. Tapi ingat, anda harus tetap ingat untuk fokus di kompetensi utama anda dan tahu kapan waktunya menyerahkan social media campaign anda pada orang lain. Entah itu penyedia layanan online marketing profesional ataupun tim anda sendiri.
Sebagai gambaran singkat, tim yang anda miliki haruslah mereka yang mempunyai skill, PR, Marketing, Customer Service, Brand, Technical, dan Legal. Tentu saja ini adalah kondisi idealnya. Intinya adalah anda memiliki setiap bagian dari tim anda di social media campaign anda.
Dan tentu saja, skill tim seperti apa yang anda butuhkan sangat dipengaruhi oleh objective/tujuan anda.
3. Menentukan strategi yang akan anda tempuh
Setelah paham betul apa tujuan anda dan resources apa saja yang anda miiki. Sekarang saatnya merumuskan strategi yang akan anda tempuh. Tergantung tujuannya, apa yang anda rumuskan bisa jadi sesuatu yang sangat sederhana, atau sesuat yang amat sangat kompleks.
Misalnya, jika tujuan campaign anda adalah meningkatkan jumlah fans anda di facebook, maka yang harus dilakukan adalah memikirkan benefit apa yang akan anda berikan jika mereka menjadi fans bisnis anda. Bisa juga dengan mengadakan perlombaan yang hanya bisa diikuti oleh fans anda. Atau juga dengan menggunakan strategi viral.
Apa yang saya sebutkan di atas saya anggap cukup sederhana jika misalnya dibandingkan dengan tujuan yang lebih kompleks dan integrated. Misalnya, untuk tujuan meningkatkan sales.
Merumuskan strategi untuk mencapai peningkatan sales melalui social media campaign tidak semudah meningkatkan jumlah fans bisnis anda di facebook.
Karena untuk meningkatkan sales, yang harus diimprove dan dilakukan tidak bisa hanya berkutat di social medianya saja. Social media campaignya harus juga menyentuh komponen teknologi, customer service, availability barang (ato jasa) yang anda tawarkan.
Misalnya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebelum memulai campaign anda dimulai di social media, pertama-tama anda harus memaksimalkan website anda terlebih dahulu. Bagaimana caranya meningkatkan lama waktu kunjungan, mengurangi bounce rate visitor anda, meng’guide’ visitor untuk melakukan action yang diinginkan.
Serta dari sisi iklan, harus juga dilakukan test and measure tentang bagaimana caranya mendapatkan clickthrough yang maksimal, price per lead yang rendah, dan tentu saja menentukan media apa yang menjangkau segmen market yang anda bidik.
Dari sisi hosting dan teknologi, website dan server anda harus mampu untuk menangani jumlah kenaikan visitor yang mungkin dadakan dan diluar dugaan. Karena sifat buzz di dunia online sering kali tidak bisa ditebak. Akan menjadi sangat konyol dan melukai brand dan bisnis anda jika tiba tiba website anda mati karena tidak bisa menangani popularitas gara gara aktivitas social media campaign anda.
Dan jangan lupa, dari sisi business process yang anda miliki, anda juga harus siap menangani kemungkinan lonjakan permintaan. Jangan sampai terjadi kasus seperti yang dialami oleh smartjump terjadi pada anda.
Ini sebagian gambaran dari bagaimana menyusun strategi yang sesuai dengan objective/tujuan anda.
4. Mengukur dan menganalisa hasil
Semua yang anda lakukan bisa diukur, dan apa yang bisa diukur bisa diimprove. Perkataan lama (kurang lebih gitu lah) yang sering saya lihat dipajang di lab statistik sewaktu saya kuliah dulu memang benar. Jika anda ingin mengetahui efektif tidaknya apa yang anda lakukan, mulailah mengukur!
Ada banyak alat yang bisa anda gunakan untuk mengukur kesuksesan campaign anda. Termasuk diantaranya google analytics, netvibes, klout, facebook’s insight. Dan jangan lupa, ada banyak macam dari social media. Yang paling populer di Indonesia saat ini adalah facebook, dan kemudian disusul oleh twitter, multiply, koprol, youtube, dan masih banyak lainnya.
Tentu saja anda harus memilih social media mana yang akan anda gunakan, dan tools apa yang akan anda gunakan sebagai acuan. Dan ingat, yang bisa anda jadikan ukuran bukan hanya hal kuantitatif saja, namun juga kualitatif seperti loyalitas, interaktivitas, dan influence.
5. Membuat penyesuaian dan perbaikan
Setelah anda melakukan pengukuran dan analisa tentang campaign anda. Tugas anda selanjutnya adalah membuat penyesuaian atas strategi dan campaign anda. Apa yang berhasil bisa diduplikasi dan diperbanyak. Apa yang tidak berjalan dengan semestinya bisa dikurangi atau dihilangkan sama sekali.
Tentu saja anda harus tetap ingat untuk berada dijalur tujuan semula. Jangan melenceng atau keluar jalur sebelum campaign anda benar-benar berhasil.
Baca juga mengenai hambatan dalam memulai social media campaign dan cara memanfaatkan social media untuk bisnis anda untuk pemahaman yang lebih menyeluruh.
Apakah anda punya masukan dan saran tentang bagaimana anda melakukan social media campaign anda? Silahkan berkomentar dan berbagi disini.
andy said on Thursday, January 28, 2010, 13:47
Cici said on Wednesday, April 21, 2010, 15:35