13 Dec 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: Bisnis, Dell Computer, Facebook, internet marketing, media online, new wave marketing, social media, Terlambat, twitter
Kategori : social media
Tidak sedikit dari kita yang mengalami benturan, hambatan, dan tantangan, yang seringkali terlalu berat atau kita tidak tahu bagaimana cara kita menyelesaikannya dalam memulai social media campaign kita.
Posting kali ini akan membahas tentang tantangan, hambatan, dan bagaimana cara menyikapinya. Sebagai kelanjutan dari posting saya mengenai memanfaatkan social media untuk bisnis. Sebelum selanjutnya saya menuliskan tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk memulai social media campaign anda.
Pertama, menurut IAB Platform Status Report – User Generated Content, Social Media & Advertising bahwa
In 2009, If you’re not on a social networking site, you’re NOT on the Internet.
Tapi nyatanya, masuk ke social media atau memulai social media campaign itu membuat ‘takut’ banyak perusahaan. Mengutip yang dikatakan oleh Andy @orangemood kemarin, social media itu seperti teensex. Semua orang ingin melakukannya, namun tidak ada yang tahu bagaimana cara melakukannya dengan benar. Dan setelah mencoba melakukannya, mereka bingung apakah hanya seperti itu rasanya (dan manfaatnya).
Jika anda memanfaatkan social media dengan efektif dan benar, maka anda akan terkejut bagaimana besar dampaknya terhadap bisnis anda. Contoh nyata sudah dilakukan oleh @delloutlet , menurut beberapa laporan yang saya baca, pertumbuhan pemasukannya yang dihasilkan dari twitter meningkat tajam.
Dan @delloutlet menghasilkan USD 3,000,000 (itu artnya sekitar 30 miliar rupiah!), bukan jumlah yang kecil lho. Jika anda penasaran, silahkan berkunjung kesini
Lalu kenapa banyak bisnis yang takut?
Seperti belajar menyetir mobil, semuanya akan jauh lebih mudah jika ada yang menuntun dan mengajarkan caranya kepada anda. Dibandingkan dengan mempelajari semuanya sendiri secara otodidak.
Adalah sebuah tindakan yang bodoh jika anda memulai berburu sebuah binatang sementara anda tidak tahu dimana lokasi binatang tersebut ditemukan. Sama dengan bisnis anda, seringkali anda merasa takut untuk memulai social media campaign karena anda tidak mengetahui dimana target market anda.
Jika memang anda melakukan sedikir research seperti yang saya sebutkan diposting saya sebelumnya, maka anda sedikit banyak akan menemukan bahwa ada (mungkin banyak) orang-orang yang berkata jelek tentang bisnis anda. Dan tentu saja, menerima makian dan hinaan dengan hati lapang itu sulit. Maka banyak bisnis yang takut dan keluar dari social media karena hal ini.
Mungkin jika anda adalah salah seorang yang menganggap bahwa social media itu adalah gratis, dalam arti tidak ada investasi apapun yang harus dikeluarkan, maka anda akan takut dan mundur ketika anda tahu bahwa pada kenyataannya, social media itu tidak gratis.
Anda membutuhkan waktu untuk mempelajarinya (and time is money! right?), dan apabila anda membayar jasa untuk online marketer seperti kami, anda akan heran kenapa tidak ada rumus yang pasti atau ROI yang jelas.
Ini disebabkan karena social media adalah sebuah hal yang baru. Dan semua orang serta bisnis masih mencari cara untuk memanfaatkannya dengan baik. Orang seperti saya yang bergerak di bidang online tahu lebih banyak dan sudah mempelajari studi kasus baik lokal maupun internasional.
Namun walaupun tahu daripada anda, bukan berarti tahu segalanya. Karenanya, tidak ada yang bisa memastikan ROI di social media. Yang ada adalah test and measure.
Hayoo… siapa yang melarang karyawannya facebookan? haha… ya saya mengerti perasaan anda. Bahkan saya pribadi mengancam karyawan PernikMuslim untuk melarang mereka membuka facebook jika tidak ada kinerja yang meningkat dan mereka terus memanfaatkan facebook untuk kepentingan pribadi mereka di jam kerja.
Memang, larangan di atas tidak belum saya berlakukan. Utamanya adalah karena, kesalahan bukan ada pada facebooknya. Facebook tidak membuang waktu anda dan karyawan anda. Karyawan andalah yang membuang waktunya.
Memang memblok akses facebook merupakan solusi jangka pendek untuk mengembalikan efisiensi kinerja karyawan. Namun jika anda bisa memberikan pengertian dan pengetahuan untuk karyawan anda mengenai bagaimana mereka dapat membantu perusahaan lewat pemanfaatan facebook, maka mereka akan dengan senang hati melakukannya.
Apalagi jika ada rewardnya.
Eits… nggak percaya? saya nggak akan menuliskan bagaimana caranya disini. Tapi mungkin saya akan membagi rahasia dan caranya kepada anda jika anda mengundang saya ngopi atau ngeteh
Kembali ke bahasan utama, itulah sebagian besar hambatan dan ketakutan yang dihadapi oleh brand dan bisnis saat memutuskan untuk memulai social media campaign mereka.
Setelah mengetahui ini, saya harap anda tidak takut dan ragu untuk memulainya sendiri. Atau dengan menggunakan jasa beberapa perusahaan yang berfokus di dunia online. Saya yakin ada banyak pilihan selain dari kami. Tinggal anda sesuaikan dengan kebutuhan anda.
Jangan lupa untuk berbagi dan menuliskan komentar anda jika anda menemukan tulisan saya bermanfaat.
Untuk selanjutnya, adalah bagian terakhir dari seri ini. Yaitu langkah-langkah untuk memulai social media campaign bisnis anda.
picture is courtesy of newcommbiz.com
ianjuve said on Sunday, December 13, 2009, 18:26
Brian Arfi said on Tuesday, December 15, 2009, 4:28
Step by step cara memulai social media campaign untuk bisnis anda by Dhe Blog said on Wednesday, December 16, 2009, 7:34