
Seperti yang telah anda tahu, beberapa waktu yang lalu MarkPlus mengadakan campaign untuk para blogger menulis tentang 100 artikel Pak Hermawan Kartajaya yang ditulis di kompas. Karena saya sedang malas untuk cari tahu linknya dan telkomsel flash sedang parah koneksinya, jadi silahkan dicari sendiri. Ada di subkategori di dalam kategori bisnis dan keuangan.
Campaignnya sendiri dilakukan melalui pages MarkPlus di facebook, lebih tepatnya TheMarketeers. Dan saya pribadi mengetahuinya dari tweet @salsabeela di timeline twitter saya. So, sebenarnya saya pikir seandainya campaign serupa juga dilakukan di twitter, terutama menembak praktisi new wave marketing yang sebagian blogger akan menghasilkan hasil yang lebih bagus.
Karena dari 100 tiket yang disediakan ternyata hanya 68 blogger yang mendaftarkan diri. Itu artinya semua yang mendaftarkan artikelnya akan mendapatkan tiket. Bahkan Pitra dapat dua, apakah itu berarti dia boleh bawa tas untuk mbungkus makanan disana? hehehe…
Itulah sebabnya saya tuliskan di atas bahwa campaignnya yang memanfaatkan social media kurang maksimal. Pertama, karena tidak memanfaatkan twitter. Kedua, karena terkesan ‘half-assed’. Maksudnya, agak nggak niat gitu lho campaignnya.
Wajar sebenarnya karena klaim MarkPlus akan ada 4000 lebih participant. Itu artinya, tim yang ngurusin event ini juga nggak akan bisa fokus di free ticket untuk 100 blogger. Tapi, seandainya tujuannya adalah memantapkan dan menancapkan eksistensi MarkPlus di ranah online, saya rasa ini patut dijadikan pelajaran berharga untuk event tahun depan.
Terutama saya yakin, karena tahun depan media online dan blogger akan menjadi kekuatan yang tidak lagi bisa diabaikan. Contohnya, kalau anda sudah mendengar tentang kasus Prita dan RS OMNI yang saya tuliskan disini, update terakhir yaitu tentang gerakan pengumpulan uang receh untuk membantu Ibu Prita dalam membayar denda senilai 204juta.
Kenapa receh? supaya berat dan malu-maluin :p PernikMuslim.com juga membantu menjadi salah satu posko pengumpulan uang receh di Surabaya. Detail lengkap mengenai gerakan ini bisa dicek di sini.
Komentar tulisan saya yang saya sertakan dalam event ini adalah komunikasi 2 arah sebagai bentuk new wave marketing. Jujur, awalnya sangat singkat, tapi kemudian saya tambahkan beberapa materi tulisan dari @anakcerdas yang saya temukan sewaktu blogwalking.
Anyway, selamat untuk para pemenang tiket gratis MarkPlus Conference 2010 (termasuk saya) ! Kita boleh bangga karena kita blogger mendapatkan the best deal dibanding participant yang lain. Even students harus bayar Rp300.000 :p
Yang mau datang jangan lupa kabari ya
kita ketemuan disana. Meet You There!
List pemenang yang juga bisa dilihat disini adalah:
| 1 |
Adeke Dini Fahransa |
Bloggers @ Markplus Conference 2010 |
| 2 |
Elia Bintang |
new wave marketing: titik terang untuk pekerja seni. |
| 3 |
Erick Bramantyo |
Coding dalam New Wave Marketing |
| 4 |
Metta Yulianto |
Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 |
| 5 |
Hendry Gunawan |
Maslow, Sosialisasi, Esteem, Aktualisasi, dan New Wave Marketing |
| 6 |
Simbok Venus |
Ngerumpi[dot]com, teori Maslow, dan New Wave Marketing |
| 7 |
Deddy Andaka |
New Wave: The New Era of People Power |
| 8 |
Maydina Zakiah Siagian |
Ketika karakter dan sisi sosial menjadi bagian penting dari sebuah brand | refleksi New Wave Marketing |
| 9 |
Made Lasmadiarta |
Tiga Langkah Membangun Loyalitas di Era New Wave |
| 10 |
Heidi Kabul |
Brand Tidak Ada Gunanya Tanpa Karakter |
| 11 |
Damayanti Iriani Dante |
Tanggapan Artikel |
| 12 |
Rani Fadjar |
Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 |
| 13 |
Pitra Satvika |
Karakter Fiktif dalam Social Media |
| 14 |
Irfan Zj |
Bloggers @ MarkPlus Conference 2010 |
| 15 |
Diki Andeas |
Chickenstrip 163: Co-Creation di Dunia Webcomic |
| 16 |
Catur Pw |
Online atau Offline? |
| 17 |
Ai Zathan |
“Bloggers @ MarkPlus Conference 2010″ |
| 18 |
Pitra Satvika |
Branding Melalui Pengalaman Interaktif |
| 19 |
Nurfadilla Sofianita |
New Wave Marketing : Start with Community |
| 20 |
Dedi Dwitagama |
Dunia Dalam Genggaman GURU BLOGGER |
| 21 |
Agung Setiyo Wibowo |
Boost Your Brand by Character Building |
| 22 |
Fany Ariasari |
New Wave Marketing, Semua Serba Horisontal |
| 23 |
Risna Cahyati |
Langkah Awal Aplikasi Teori “Codification” pada Blog |
| 24 |
Leonita Julian |
Komunitas, Kebutuhan Diterima Oleh Lingkungan Sosial |
| 25 |
Nico Alyus |
The WHO Generation |
| 26 |
Nawang Wulan |
Menjaring Kesetiaan Lewat Kecantikan |
| 27 |
Wiwik Wae |
SEKTE 2.0 |
| 28 |
Rangga Priser |
Nguping ngupingers team di Axioo Intel Marketing Award Ikuh |
| 29 |
Didi Suprapta |
Menggerakan Pelanggan sebagi Marketer dalam Era Web 2.0 |
| 30 |
Mada Mahadaya |
Merek yang Efisien Melalui Efektivitas Branding |
| 31 |
Sartika Kurniali |
Be A Rock Star in The New Wave Marketing Era |
| 32 |
Hadi Gunawan |
New Wave’s Customer Management on Internet Marketing |
| 33 |
Aulia Halimatussadiah |
Promotion = Conversation = Blog |
| 34 |
Chicha Syahrul |
New Wave Diary |
| 35 |
Prilly Iryati |
Conversation, Blog & Seasonal Event |
| 36 |
Gitong Bagus RachmanSyah |
Cara Cerdas IKEA, SEARS & INTEL |
| 37 |
Thiar Thea |
A brand without character is nothing |
| 38 |
Muhammad Ilman Akbar |
Kaskus: Brand Indonesia yang New Wave Banget! |
| 39 |
Wiku Baskoro |
MTV Lokal Sudah ‘Habis’? |
| 40 |
Prihardadi Supardi |
Konten Hebat Bagi yang Tepat |
| 41 |
Isnuansa Maharani |
http://isnuansa.com/one-to-many-tidak-mati/ |
| 42 |
La Nashia Baraqbah |
KetikaKonsumen Menjadi Inovator |
| 43 |
Fajrin Hanggoro |
Pricing Policy for SOE in B2B Market |
| 44 |
Arham Haryadi |
Trend sebagai strategi dasar Marketing dan Ilmu Komunikasi 2.0 |
| 45 |
Arin Isaka |
Beradaptasi dengan Zaman Modern |
| 46 |
Fauzan Abu Ramza |
Komunikasi 2 Arah Sebagai Bentuk New Wave Marketing |
| 47 |
Ahmad Muchtar Nasir |
New Wave Marketing: Live in Networking or Die |
| 48 |
Christiyani Kabul |
Komen untuk rekomendasi dalam sepotong pizza |
| 49 |
Patih Fatihurrizqi |
Marketing di mata Mahasiswa awam marketing |
| 50 |
Adnan Mubarak |
Membangun Karakter dalam Marketing di Era New Wave |
| 51 |
Ali Budiman |
Hukum Girard 250 dan Pentingnya Networking |
| 52 |
Toro Jazzo |
Marketing Dalam Mencapai Kesuksesan |
| 53 |
Radix Hidayat |
Star Wars Expanded Universe | Tabula Rasa |
| 54 |
Wahyu Awaludin |
Tempat Wahyu Bertumbuh – AnakUI.com, Komunitas Sosial Masyarakat New Wave di UI |
| 55 |
Peter Kohar |
Personal Branding ala Michael Jackson dan Hermawan Kertajaya | Belajar Internet Marketing | Bisnis d |
| 56 |
Rani Amelia |
Brand Tidak Ada Gunanya Tanpa Karakter « Ralyaandfinger’s Blog |
| 57 |
Ryan Kristomuljono |
Black Campaign Dalam Persaingan |
| 58 |
Erica Novianti Lukas |
Ric’s: Mengembangkan Produk Melalui Komunitas, Why Not? |
| 59 |
Anisah Sofwati |
Anis’ Palace » Blog Archive » Memberikan Pengalaman Berkesan Kepada Pelanggan |
| 60 |
Andi S. Boediman |
Ideonomics: Turning Ideas into Economy: Konektor Sosial, Bagian dari Community Marketing |
| 61 |
Veri Nurhansyah Tragistina |
Marketing Kami: Meraih Kemenangan Sesungguhnya |
| 62 |
Giovani Esabella J. Sutanto |
Extraordinary Shares: Management Brand di Kedai Kopi StarBucks (Paman Howie) |
| 63 |
Febryanty Putry |
puputajaaja: tanggapan: Kolom New Wave Marketing “Manajemen Pelanggan di Kedai Kopinya Paman Howie” |
| 64 |
Ideaz Write |
Cakap-cakap bukan Cuap-Cuap |
| 65 |
Afiyan Afee |
Jualabiz: Merek di Era New Wave: Tunjukkan Siapa Anda Sesungguhnya |
| 66 |
Edy Rolan |
Markplus Conference 2010] Character-Building Share « Markitplus’s Blog |
| 67 |
Arya Gede Wicaksana |
Bangunlah Karakter Perusahaan dengan Jiwa dan Hati Positif « GEO Business Center |
| 68 |
Anthony Prijatna |
Ombak Pemasaran Model Baru
|
Juanita Vyatri said on Sunday, December 6, 2009, 12:02
disuruh bawa KTP yah. Yang nggak pake nama asli gimana tuh klaimnya. hahaha
. ribut.. ribut..
Pitra said on Sunday, December 6, 2009, 12:05
Kalau berdasarkan pengalaman tahun lalu, lebih dari 50% peserta Markplus Conf adalah undangan. Jadi perkataan “free ticket winners” dari Markplus ini agak2 berlebihan sebetulnya . Coba dari Facebook Page mentargetkan 100 peserta. Dari Twitter-nya Pandji juga bagi2 100 tiket (yg ini malah lebih efektif). Lalu belum lagi dari @leonisecret yg menawarkan tiket gratis ke milis blogger. Jadi kalau saya bilang “free ticket winners” ini lebih ke arah membangun hype saja. Karena sebenarnya, lebih dari 50% tiket adalah memang sudah jatah gratisan. =)
Ada satu hal yang sebenarnya kurang dari HK dan Markplusnya. Mereka IMHO paham teori New Wave (ya mereka yang buat), tapi study case selalu contoh luar. Untuk eksekusinya sendiri di ranah social media, mereka nggak punya experience sama sekali. Memang social media hanya 1/3 bagian dari konsep New Wave. Tapi lucu kan kalau berteori tidak berdasarkan pada contoh kasus yg dialaminya sendiri?
Seperti tahun lalu, saya senang datang ke Markplus Conf, tapi saya tidak akan lagi berharap banyak dari situ. Kenapa? Haha, nanti dirimu rasakan sendiri saja ya kalau sudah ikut di dalamnya.
btw, Facebook Connect-nya error.
Brian Arfi said on Sunday, December 6, 2009, 12:44
Eh… bosnya mampir sini :p
Yap, kita semua tahulah event seperti ini itu punya tag price selangit dan dibelakang free ticket dibagikan secara massal.
Even tujuan dari datang ke markplus conference hanya untuk makan dan networking masa gak bisa berharap banyak? hehe…
Oiya, saya pribadi memang jarang (baca:ga pernah) baca teori teori tentang new wave marketing, jadi saya ga akan paham tentang itu. Baca, ngamati, dan mengalami sendiri study case di Indonesia jelas jauh lebih seru saya yakin.
Btw, facebook connect yang mana? DisQus?
Pitra said on Sunday, December 6, 2009, 12:50
wahaha kalau cuma makan dan networking ya pasti ekspektasinya terpenuhi, karena makanannya enak banget tahun lalu
)
iya yang error FB Connect yg Disqus.
Sartika Kurniali said on Monday, December 7, 2009, 15:11
Wah kalau seperti itu apa ngga kasihan ya orang-orang yang terpaksa membayar hampir sejeti itu?
seperti subsidi silang saja kepada kita-kita ini.
Mungkin bisa dibilang MarkPlus itu memang lebih condong ke konsep atau yang bersifat riset. Lihat saja dari tulisannya condong lebih melirik dari sisi teori dan konsep secara akademik. Lagian sepertinya mereka juga mungkin tidak atau belum memiliki tim yang bakal jadi eksekutor teori ini. Tapi jangan salah kita banyak temui praktisi yang jago penerapannya, tapi tidak punya dasar konsep yang kuat. Ini juga salah. Memang perlu ada perpaduan yang pas antara keduanya.
Walau bisa dibilang jangan berharap banyak, tapi seharusnya di sini akan banyak orang yang punya minat sama berkumpul dan ini yang penting agar bisa bertukar ide. Minimal antara kita yang sudah ikut kontes bloggernya. Apalagi Pitra sampai mengirim 2 posting. Apa akhirnya jadi dapat 2 tiket? hehe..
Anyway saya juga akan datang. Mari kita adakan kopdar sebagai sesama pemenang tiket gratis ini :p
Pitra said on Monday, December 7, 2009, 19:50
Halo Sartika (eh gw manggilnya apa ya?) Sesama penulis buku harus tukeran tanda tangan dong..:))
Kalau yang bayar hampir sejuta ya rugi2nya mereka. Lagi pula mereka2 yg bayar ini kebanyakan dari korporat kok (alias satu kantor “ditodong” utk beli banyak tiket) Tapi setahu gw sih tahun lalu, biaya seminar itu pun sudah tercover oleh sponsor. Untungnya si Markplus gede kok dari event ini.
Kalo dari sisi teori HK memang jago kok. Hihi, kita2 jg butuh HK, karena suara HK lebih didengar para klien. Hihi, kalau kliennya sudah aware dgn dunia “new wave” yang diuntungkan juga kita sebagai praktisi.
Btw, saya malah punya 10 tiket, tapi 8 tiket sudah saya bagi2in tadi di twitter. =)
Brian Arfi said on Tuesday, December 8, 2009, 6:33
Kalo dengerin seminarnya HK, gunanya yaitu untuk diambil materi dan 'reference' aja supaya kalo ngobrol ke client bisa 'pinjam nama' pak HK hehehe…
Tujuan kesana utamanya socializing kok (dan Makan). Kan saya orang baru di komunitas Jakarta, jadi harus banyak2 berbaur.
Brian Arfi said on Tuesday, December 8, 2009, 6:36
Eh… penulis ya?
Keren… Btw, untuk event markplus conf ini bener kata mas Pitra, HK kita butuhin karena dia yang didengerin sama orang korporat dan perusahaan. Kalo untungnya gede malah saya baru tahu hehe… soalnya biasanya tahun2 pertama ngadain kan rugi. Tapi ini sudah yang kesekian kali sih…
Dan kiprah HK sudah puluhan tahun di bidang ini, sekali koar2 banyak lah yang dateng. Hitung aja client mereka kalo ditodong suruh beli 50 tiket per company :p
Btw, Mas Pitra, tolong dikenalin sama kolega2nya nanti ya disana :p
Brian Arfi said on Tuesday, December 8, 2009, 6:37
Yang didaftarkan nama asli kok. Cuman markplusnya aja yang dodol ngeliat nama penulis disini adalah nama pena
Sartika Kurniali said on Tuesday, December 8, 2009, 10:35
Panggil Tika saja. Ntar tukeran ttd aja di acara markplus
)
Sampai bisa menodong perusahaan seperti itu… keren juga haha.. Ngomong2 soal sponsor, tidak nyadar salah satu sponsornya Nokia. Posting saya malah agak menyorot Nokia secara negatif. Bisa jadi ngga dimasukkan ke bukunya nih >.<
Waw…. yang sudah bergelut di dunia online memang laen ya jatah tiketnya
Brian Arfi said on Tuesday, December 8, 2009, 16:13
Oiya, tentang FB Connect DisQus yang error… ntar dicari tahu deh, soalnya nggak pernah make FB connect. yang dipake twitter oauth soalnya
Review MarkPlus Conference 2010 (1) General overview dan pendapat saya by Dhe Blog said on Friday, December 11, 2009, 15:42
[...] saya berniat untuk segera menulis dan sharing tentang event MarkPlus Conference 2010 yang saya ikuti tanggal 10 desember 2009 kemarin. Tapi berhubung event full sekali, mulai dari pagi [...]
maydina said on Monday, December 14, 2009, 19:06
baru mampir di blog ini..salam kenal..:)
nb: ooh ternyata gitu toh..pantes hehehe..(baru baca komennya mas pitra ttg dibalik mark conf) Hmm..kayaknya tujuannya lebih ke networking kali yah kemaren? apa saya salah ya..?sekilas pengamatan aja..but itung2 skali-kali nimba ilmu dari HK langsung (Selama ini kan cuma baca bukunya..)
eh kapan2 mas Pitra n de gank knapa gak ngisi sekalian..kan sudah menerapkan teori2nya HK dalam bisnis n community-nya
Brian Arfi said on Monday, December 14, 2009, 23:39
Wah, ditodong tih mas Pitra :p
Makasih sudah mampir mbak
Sebenernya kemarin ada beberapa materi yang sangat berbobot. insya Allah akan saya tulis di review bagian 2 dan 3. Dan ada juga materi yang bikin ngantuk haha… overall, saya beruntung datang gak bawa teman jadi disana bisa banyak banyak networking