20 Aug 2008 | Oleh : Brian Arfi Tags: mastermind, tangandiatas
Kategori : Bisnis, My Mind
Mastermind dimana saya tergabung sebenarnya sudah dimulai sejak sekitar 2 bulan yang lalu, namun baru kesampaian untuk nulis sekarang.
Pertama, kenapa kok Mastermind Smiley ??? Itu karena di Surabaya, mastermind disebut dengan angka, mulai dari Mastermind 1, Mastermind 2, Mastermind 3, dan seterusnya. Dan berhubung karena kami BENCI kurang begitu suka disebut dengan angka, jadilah kita cari nama sendiri yang memang merepresentasikan grup kami. Akhirnya Mastermind Smiley sampai saat ini adalah SATU SATUnya mastermind yang memiliki nama KEREN di surabaya. hahaha…
Saya lupa siapa yang ngusulkan namanya, tapi namanya pas banget karena memang di mastermind kami, semua pada murah senyum dan banyak becandanya.
Anyway, Mastermind Smiley ini dimulai karena saya merasa kurang mendapatkan temen curhat (bisnis) setelah SEC dan para pengurusnya agak vakum. Ya sebenarnya sih nggak vakum vakum amat, cuma sibuk ngurusin acara reality show gelaran JTV berjudul 30 hari menjadi pengusaha. Yang sampai saat ini saya blom pernah nonton satu episode pun, dikarenakan baik karena saya jarang banget nonton tipi (cuma langganan wisata kuliner ajah hehehe), jadwal tayangnya pun gak jelas. JTV gitu loh…. what do u expect? hehehe…
Kebetulan dari seluruh pengurus SEC (termasuk saya), sepertinya hanya saya saja yang nggak ikutan berpartisipasi. Alasannya ya karena saya kurang setuju sebenernya. Acara pengusaha dijadiin reality show. Karena bakalan banyak muatan muatan kepentingan pihak pihak tertentu. Kalo kita ingat acara Donald Trump “The Apprentice”, jangan sebut itu acara reality show wirausaha. Karena kenyataannya, para peserta dididik untuk jadi “kacung”nya donald trump :p Better be a king in a backwater country, than a slave in a grand empire right?
Ya, balik ke topik. Karena mereka pada sibuk nyiapin acara itu, ya saya jadi termenung. Akhirnya saya hubungi Rony Orysu (sudah saatnya dia mesen ke DheZign untuk membenahi websitenya dia hehehe) untuk membuat semacam grup bisnis kecil. Dan konsep yang diambil adalah mastermind yang dipopulerkan oleh Action coach dan kemudian TDA. Tentu aja, nggak plek dan dimodifikasi sesuai keinginan kami.
Jadi mastermind smiley dimulai dari saya, Rony, dan kemudian datang Nando, dari blueprinting (anggota mastermind 2 surabaya, ndobel dia hehehe). Kemudian ketambahan anggota lain dan sampai sekarang ada 5 orang (rencana dikeluarin satu sih).
Kalo nggak males (<— musuh terbesar) insya Allah di kesempatan yang akan datang saya akan ulas sedikit sedikit tentang ini.
Recent Comments