14 Nov 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: kuliner, Money Back, pelayanan, Pelayanan Pelanggan, pizza, stasiun
Kategori : Entrepreneurship, Pelayanan Pelanggan
Pagi ini, saya hendak berangkat ke Surabaya. Selain memang karena sudah dijadwalkan, kebetulan dapat banyak Pe eR dan tugas dari banyak guru bisnis yang telah membagikan inti sari pengalaman bisnisnya kepada saya.
Ada sesuatu yang menarik terjadi, selain karena saya hampir kesasar sampai Pulogadung di stasiun Gambir tepatnya. Karena saya sampai sekitar pukul 08.00, sementara kereta baru berangkat pukul 9.30, maka saya putuskan untuk mampir ke sebuah restoran, Pizza’s namanya di dekat loket 4 untuk sejenak nge-blog.
Nah, apa yang menarik? Beberapa saat setelah saya memesan pizza calizone dan Aqua 600ml, saya mendapati dua orang yang duduk di meja sebelah asap rokoknya mengganggu sekali akan segera beranjak pergi. Kereta mereka berangkat pukul 8.30 Entah kemana.
Yang menarik adalah, pizza pesanan mereka setelah 20 menit ditunggu belum juga muncul. Sementara mereka sudah takut ketinggalan kereta (bahkan update terakhir ini saya nggak yakin mereka keburu naik itu kereta hehe…). Untungnya, mereka santai dan nggak marah-marah, mereka berniat sekedar meninggalkan pizzanya, dan menjelaskan itu secara baik-baik pada pelayan di sini.
Tentu saja, pelayan di sini mencoba meyakinkan bahwa ’sebentar lagi’ jadi. Entah berapa lama tepatnya
Namun, setelah sudah sangat mepet waktunya, mbak kasir saya lihat mengembalikan uang pizza yang sudah dibayarkan. Saya yakin mbak itu bukanlah manager atau pemilik, walaupun mungkin adalah orang kepercayaan pemilik (kan yang pegang uang biasanya orang kepercayaan). Ternyata setelah saya konfirmasi, mbak kasir itu tadi benar adalah person in charge dari restoran tersebut.
Terlepas siapa nanti yang harus bertanggung jawab, bayaran siapa yang akan dipotong, saya percaya ini adalah sebuah pelayanan yang sangat bagus. Saya salut, dan inilah yang seharusnya kita lakukan untuk pelanggan kita. Saya yakin pelanggan yang uangnya dikembalikan tadi akan menyebarkan kejadian ini. Sebagaimana saya menuliskannya di blog ini.
Sudahkah anda memberikan layanan yang membuat pelanggan anda jatuh cinta kepada bisnis anda?
Recent Comments