8 Nov 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: social media, twitter
Kategori : social media
![]()
Melanjutkan tulisan saya tentang panduan menggunakan twitter bagian 1, kali ini saya akan membahas tentang hambatan terbesar seseorang dalam menggunakan twitter, terutama untuk mereka di negara yang masih baru kenal dengan twitter.
Bukan hanya sekali atau dua kali saya mendapatkan pertanyaan seperti, “twitter ini cara makenya gimana sih?” atau “buat apa sih twitter?” atau “following itu apa? follower itu apa?” dan yang sejenis lainnya. Ya memang, tidak dipungkiri bahwa masih banyak remaja sok gaul yang memiliki skill bahasa Inggris yang kurang memadai tapi keinginan yang besar untuk belajar (biar nggak ketinggalan jaman).
Mungkin, buat anda para profesional dan pebisnis, tidak demikian keadaannya. Tapi saya yakin masalah yang akan saya bahas di sini juga dialami oleh sebagian besar anda yang ingin mulai menggunakan twitter.
Permasalahan utama yang sebagian besar dari kita akan alami saat menggunakan twitter adalah bahwa kita akan bingung apa yang akan kita lakukan. Memang saat ini twitter memberikan 3 panduan/langkah yang bisa kita lakukan. Seperti misalnya mencari teman kita yang ada di email contact kita yang juga sudah menggunakan twitter. Tapi itu sebenarnya tidak cukup.
Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya di panduan menggunakan twitter bagian 1, sifat twitter adalah 1 arah. Dan dari mana kita bisa mendapatkan email jason fried misalnya? Atau email dari @nukman? Karenanya biasanya kita bingung dalam hal siapa yang akan kita follow.
Twitter punya data pengguna ‘recommended’nya sendiri, tentu saja mereka biasanya adalah orang terkenal, artis, atau orang orang hebat. Dan tentu saja mereka biasanya BUKAN dari Indonesia. Inilah yang menyebabkan masalah yang saya sebutkan di atas.
Nah, lalu bagaimana cara menyelesaikannya? Seperti yang sudah saya tulis di sini, satu hal yang harus anda perhatikan untuk mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan twitter adalah memfollow orang yang tepat. Dan di sini saya akan berbagi beberapa cara yang saya gunakan dalam mencari tahu siapa orang orang itu.
Tentu saja setiap dari kita memiliki tujuan sendiri-sendiri dalam menggunakan twitter. Salah satu Kebanyakan karyawati saya contohnya, lebih memilih menggunakan twitter sebagai alat untuk mengetahui status artis idolanya. Bisa jadi ini disebabkan mereka belum tahu potensi twitter yang sebenarnya (dan itu salah satu alasan saya membuat posting ini). Namun bagi kita yang lain, twitter bisa jadi kita manfaatkan sebagai alat untuk mendapatkan ilmu yang sangat berharga dari guru guru besar di dunia dan bidang kita masing masing.
Kesalahan terbesar bagi anda pebisnis yang serius dalam menggunakan twitter untuk media komunikasi dan terus meningkatkan valensi diri melalui pembelajaran adalah berpikir bahwa memiliki banyak follower itu keren.
Tidak, memiliki berapa banyak follower itu tidak ditentukan oleh keahlian atau skill anda. Jumlah follower anda mengikuti hukum umum di dunia nyata. Semakin terkenal anda, walaupun kebanyakan tweet anda isinya adalah sampah, tetap saja anda akan memiliki banyak follower.
Jadi, fokus pada tujuan utama kenapa anda menggunakan twitter, dan jangan pedulikan berapa banyak follower anda untuk awalnya. Sama seperti dalam membangun bisnis dan brand perusahaan anda, membangun follower itu butuh waktu dan tidak bisa dikerjakan dalam waktu singkat.
Bagaimana dengan anda? Apakah anda punya tips lain yang bisa anda bagikan mengenai cara memfollow orang yang tepat?
widjibhasuki said on Monday, November 9, 2009, 15:09
Komunikasi 2 Arah Sebagai Bentuk New Wave Marketing by Dhe Blog said on Monday, November 30, 2009, 20:29
Meningkatkan jumlah follower anda, panduan menggunakan twitter (3) by Dhe Blog said on Thursday, December 3, 2009, 23:53
rara said on Sunday, February 28, 2010, 23:24
tanjung said on Friday, August 13, 2010, 17:14
Brian Arfi said on Wednesday, August 18, 2010, 14:04