8 Nov 2009 | Oleh : Brian Arfi Tags: Pelayanan Pelanggan, Web Hosting
Kategori : Web Hosting
Malam ini kebetulan sewaktu saya sedang ngecek inbox facebook dan menemukan curhat salah satu rekan dari MM Smiley karena baru saja putus dengan calon istrinya (pacarnya), saya menemukan iklan hosting yang tampak menarik di sisi kanan facebook.
Penasaran, saya buka websitenya disini. Cukup berat loadingnya (bisa juga karena koneksi saya yang kurang sip) dan websitenya penuh gambar dan banner. Anyway, paketnya cuma ada tiga sepertinya. Dan kalau saya perhatikan, harganya murah sekali. Saya bisa bilang ini harga yang termurah yang pernah saya temui untuk perusahaan webhosting.
Paket yang paling mahal, yaitu Rp 75.000 untuk unlimited segalanya. Unlimited disk space, unmetered bandwidth, dan tak ada batasan lainnya. Lalu kenapa saya menulis posting ini? Tentu saja karena ada yang aneh dari penawaran tersebut.
Pertama, Anda pasti tahu kenapa harga dedicated hosting jauh lebih mahal dibandingkan harga shared hosting. Jelas jawabannya adalah karena untuk dedicated hosting Anda sendirilah yang akan menggunakan semua resource server tersebut. Seluruh kekuatan prosesor, memory, diskspace, bandwidth, dll, semuanya anda gunakan sendiri.
Namun berbeda ceritanya jika anda menggunakan shared hosting. Kemampuan satu server akan dibagi-bagi untuk banyak orang. Nah, banyak disini relatif, bisa 10, bisa 100, bisa 1000. Apa yang ada di bayangan anda kalau anda ditawari server seharga 10 juta dengan harga hosting yang hanya Rp 75.000 per bulan? berapa banyak orang yang menggunakan satu server yang sama dengan anda? Anda bayangkan sendiri.
Yang pasti, menurut pengalaman saya dalam memanage PernikMuslim.com sebelum kami pindahkan ke hosting yang kami manage sendiri, salah satu akibat dari terlalu banyaknya pihak yang menggunakan server tertentu akan menyebabkan server tidak mampu menangani http request. Akibatnya, website akan tidak muncul jika server sedang overload, dan percayalah itu akan sering terjadi
Itu tadi yang pertama. Yang selanjutnya menurut saya pribadi malah lebih mengkhawatirkan. Cek screenshot dibawah ini:
![]()
Terutama yang saya lingkari merah. Anda perhatikan bahwa disebelah kanan bawah ada garansi uptime 99,9%. Sementara di bagian SLA, “tidak memberikan jaminan terhadap network dan hardware uptime”. Saya jadi terheran-heran dan bertanya-tanya… maksudnya garansi uptime tapi tidak memberikan jaminan itu apa?? Janji kosong?
Silahkan anda renungkan
Suwahadi said on Sunday, November 8, 2009, 3:29
Gile… 400rb/tahun udah dapat Unlimited? *geleng²*
Brian Arfi said on Sunday, November 8, 2009, 11:30
bukan nggak mungkin sebenernya 400rb dapet unlimited…. tapi SLA, garansi, dan kekhawatiran bahwa website akan sering time out karena banyak yang naruh disana itu serem.
Btw, klo ngeliat SLAnya, berarti seharusnya bikin website download/repository/backup seperti IDWS gitu diperbolehkan lho. hehe….