22 Apr 2008 | Oleh : Brian Arfi Tags: apple, bill gates, microsoft, steve jobs
Kategori : Bisnis, My Mind
Seru juga baca blognya pak Nuk yang satu lagi disini. Beliau terakhir menulis tentang Simplicity vs Complexity. Saya baru saja sadar ternyata ada juga perbedaan model presentasi seperti itu.
Yap, mungkin ini disebabkan karena saya memang blom nonton presentasinya orang luar negri hehehe…. Tapi seingat saya, beberapa kali saya nonton presentasi yang simpel. Presentasinya bener bener lebih ke arah dialog. Dan layar presentasi hanya menjadi poin poin pembicaraan aja. Malahan sering layar presentasi di biarkan begitu aja hanya sebagai penghias.
Tentu saja seperti yang dibilang suhu Nukman, presentasi model simpel dan interaktif seperti itu sedikit mengorbankan keruntutan dari materi yang dipresentasikan. Di lain sisi, presentasi yang runtut dan penuh dengan tulisan dan poin poin bahasan sering membosankan untuk dilihat… Saya jadi ingat kalo mahasiswa presentasi tentang sebuah bahasan materi, membosankan sekali
Tentu saja ada yang menarik karena melakukan presentasi yang out of the box, yang interaktif dan enak disaksikan.
Oiya, sumber lain yang membahas tentang pembandingan presentasi Bill dan Steve bisa dilihat disini.
Pertanyaannya sekarang adalah, apakah presentasi model Steve Jobs itu selalu cocok digunakan pada semua kondisi dan situasi?
sulki said on Friday, May 2, 2008, 15:29
Contoh gampangnya adalah file presentasi yang diberikan dosen untuk murid-muridnya untuk disimpan di flashdisk dan dipelajari sendiri di rumah karena dosennya sedang sakit.
Sedangkan contoh lainnya adalah presentasi tugas kuliah yang dibikin satu team supaya anggota team yang goblok sekalipun masih bisa ngejelasin di depan kelas karena seluruh materi udah ada di slidenya. :lol: cmiiw